12 Kejadian Yang Buat Kesel Saat Berkendara

384
12 Kejadian Yang Buat Kesel Saat Berkendara

IndonesiaOne.org – Bagi anda pengendaran kendaraan bermotor, pastinya sering alami kejadian – kejadian yang buat kita kesel mendadak. Alhasil emosi kita menjadi negatif saat berkendara. Bahkan bisa membuat kita akhirnya bertengkar dengan pengguna jalan lainnya. Tentunya kejadian – kejadian itu bukanlah harapan kita bersama. Mau tau ngak kejadian – kejadian apa saja yang buat kita kesel saat berkendara?

  1. Saat diklaksoni dari belakang saat lampu merah baru berganti ke hijau

Pernah ngak sih, saat kita lagi di barisan paling depan lampu merah, lalu lampu baru saja berpindah ke warna hijau satu detik sudah ada yang klakson – klakson dari belakang seolah – olah kita kita tidak memperhatikan lampu dan lamban untuk menginjak gas? Kesel banget kan kita pastinya? Padahal hanya satu detik loh perpindahan lampunya. Rasanya kita pengen teriakan aja orang – orang yang dibelakang kita. Ya begitulah kondisi berkendara di kota – kota besar. Manusia sudah kehilangan kata “sabar”.

  1. Saat lampu masih merah tapi sudah ada yang meminta anda untuk menerobos dan melanggar aturan dengan cara diklaksoni selama mungkin.

Ini bisa buat kita sangat kesel. Tentunya sebagai penggunan jalan yang baik kita ingin selalu patuh terhadap aturan lalu lintas. Sudah sewajarnya jika ada lampu merah kita berhenti. Tapi rupanya niatan kita untuk taat sering menghadapi cobaan di jalan raya. Ada banyak orang – orang yang tidak peduli rambu – rambu. Dan membuat kita terpaksa melanggar karena ada desakan dari gerombolan kendaraan untuk menerobos lampu merah. Biasanya ada orang yang tidak bergeming sekalipun klakson dari belakang mendesaknya untuk maju. Itulah sikap harusnya juga kita lakukan untuk mendidik mayoritas orang yang selama ini tidak taat aturan.

  1. Saat kendaraan yang berada di depan anda sen kiri tapi belok kanan atau sebaliknya

Nah ini dia yang cukup membahayakan. Pasti sering kita alami bertemu pengendara motor yang nyalakan sen kiri tapi ternyata belok kanan. Alhasil membuat kita ngerem mendadak dengan sangat kaget. Kesel pun bertambah saat orang tersebut memasang muka tanpa dosa dan berjalan begitu saja seolah tidak terjadi apa – apa. Kita hanya bisa geleng – geleng kepala dan memendam rasa kesel. Pengen marah tapi terkadang ibu – ibu yang melakukan itu. Gak mungkin marah karena keinget ibu dirumah…hihihihi….

  1. Saat ada kendaraan yang belok tanpa lampu sen

Ini tentunya beda tipis sama point nomer 3. Bedanya kita masih bisa memaklumi sedikit karena berpikir mungkin saja orang tersebut lupa. Keselnya ngak terlalu parah – para banget. Karena kita juga sering lupa nyalain lampu sen kalau mau belok….wkwkwkwkw…

  1. Saat ada pengendara roda dua yang menggunakan kakinya sebagai pengganti lampu sen.

Nah yang satu ini lagi trend banget untuk pengendara roda dua. Padahal lampu sennya tidak rusak. Tapi biar kelihatan gahar, jadi pake kaki buat tanda belok. Mungkin dia lagi ngebayangin pake motor Harley dan jalan bareng sama geng – geng motor…buahahahahahaha…Perilaku tersebut sering mengecoh kita, karena kita sebenarnya tidak paham apa maksudnya menjulurkan kaki. Seolah memaksa pengendara lain agar tidak berjalan disebelahnya dengan “ancaman” kakinya yang disodorkan. Sebab tidak mungkin pengendaran lain menabrak kakinya. Pastinya pengendara lain akan mengalah.

  1. Saat angkot berhenti sembarangan

Tentunya tidak semua sopir angkot mempunyai perilaku buruk. Ada juga yang punya mobil bagus tapi kelakuan kayak sopir angkot yang tiba – tiba berhenti mendadak saat laju kendaraan sedang cepat. Ini seringkali membuat kesel terpendam dan sulit diungkapkan dengan kata – kata. Biasanya kita yang waras akan mengalah dan tidak mau mempersoalkan lebih lanjut.

  1. Saat ada kemacetan tanpa sebab

Pasti semua kita yang berkendara sering mengalami kemacetan yang tanpa sebab. Saat melewati kemacetan kita tidak menemukan adanya kendaraan yang berhenti, lampu merah, atau kecelakaan. Memang aneh. Tapi itulah fakta yang seringkali terjadi. Misterius…..tapi nyata….!

  1. Saat ingin buang air kecil/besar tapi tidak menemukan pom bensin atau WC umum.

Nah yang satu ini cukup membuat kita kerepotan. Apalagi jika rasa ini sudah tidak tertahankan lagi sedangkan WC umum dan pom bensin tidak ada disekitar kita. Dan yang lebih parahnya kita sedang terjebak di dalam kemacetan yang cukup parah dan panjang. Sangat menjengkelkan situasi seperti ini tentunya. Tapi biasanya semakin kita kesal maka rasa ingin buang air kecil/besar semakin tidak tertahankan. Jadi daripada kesel mendingan kita tarik nafas yang panjang dan menenangkan pikiran agar tidak ngompol di dalam mobil.

  1. Saat ban bocor.

Ban kendaraan alami kebocoran tentunya hal yang lumrah saja. Tapi tentunya tidak semua kita siap dan mau menghadapi hal itu. Apalagi jika wanita yang mengendarai mobil atau motor. Pastinya akan lebih repot lagi. Dan yang seringkali membuat kita bertambah kesal saat tukang tambal ban atau bengkel jauh dari lokasi. Alhasil kita harus berkotor – kotor ria untuk mengganti ban dengan ban cadangan. Dan yang buat tambah kesal saat mengetahui ada paku yang masuk ke dalam ban karena ulah para penebar paku. Ya itulah salah satunya bagian peristiwa yang harus kita lewati dengan kesabaran tingkat tinggi. Dan yang bisa buat kesel banget peristiwa ban bocor terjadi saat kita mau ke pesta nikahan dengan memakai baju yang bagus. Alhasil kita harus kotor – kotoran pasang dongkrak dibawah mobil sambil keringetan buat pasang ban pengganti. Biasanya kita langsung memutuskan untuk membatalkan ke acara resepsi pernikahan. Kasiannnn banget ya…..hehehehe…..

  1. Saat ada konvoi kendaraan yang arogan.

Pernahkah anda melihat konvoi kendaraan roda dua maupun roda empat yang menutupi jalan? Apalagi jika dilakukan dengan sikap arogan dan sok jago yang meresahkan pengguna jalan lainnya. Ini tentunya membuat kita kesal, tapi ngak bisa marah, karena takut dikeroyok….,hahahahaha… Ya udahlah, kita biarin aja mereka lewat sambil kita menepi di pinggir jalan dan mengurangi kecepatan kendaraan.

  1. Saat ada pejabat melewati jalan dengan sirine dan pengawalan yang berlebihan.

Presiden Jokowi sebagai kepala negara Republik Indonesia memberikan contoh yang sangat baik saat kendaraannya melewati jalan raya. Tidak ada bunyi sirene, dan tidak ada pengalawan yang berlebihan. Bahkan kendaraan beliau pun turut ikut menikmati macetnya kota besar. Alhasil teladan itu membuat kita seringkali menyikapi para pejabat atau orang yang melewati jalan ingin mendapatkan prioritas lebih dengan kalimat “kritis”; “Pak Jokowi aja presiden ngak begitu, kok pejabat dibawah Jokowi kelakuannya seperti yang punya jalan saja”. Kurang lebih begitulah ungkapan kekesalan kita yang sering kali kita ucapkan.

  1. Saat ada korban kecelakaan yang menjadi tontonan.

Ini dia yang terakhir. Seringkali pengendara bermotor sibuk menonton korban kecelakaan yang sedang bergelimang darah. Alhasil kemacetan pun bertambah panjang. Memang kita harus peduli terhadap korban kecelakaan. Tetapi bukan berarti hal itu dijadikan tontonan. Melainkan butuh tindakan cepat untuk menyelamatkan korban. Bisa langsung membawanya ke rumah sakit setempat atau memberikan pertolongan pertama dengan sesegara mungkin menggunakan obat yang ada di dalam kotak P3K.

Itulah dua belas kejadian yang seringkali buat kita kesel. Tapi sebenarnya, apapun peristiwa yang terjadi, tidak sewajarnya jika kita membiarkan hati kita larut dalam kekecewaan sehingga mempengaruhi emosi kita seharian. Ada baiknya kita mengucap syukur. Karena ada kalanya kita pun seringkali membuat pengguna jalan lainnya menjadi kesal. Jadi, peristiwa – peristiwa di atas tidak perlu menjadi permasalahan yang besar. Anggap saja angin lalu penambah kesegaran kita saat sedang berkendara. Atau anda bisa meresponi dengan tertawa. Anggap saja kejadian – kejadian tersebut sebagai hiburan sesaat. Belajarlah mencari sesuatu yang positif dalam kejadian yang negatif. Dengan demikian emosi kita akan tetap positif dan stabil sepanjang hari.