12 Makanan Super untuk Penderita Diabetes

6-Makanan diabetes

Indonesiaone.org – Diabetes adalah salah satu penyakit kronis yang banyak menyerang manusia modern terutama di perkotaan. Penyakit ini cukup menjengkelkan karena banyaknya pantangan makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes. Namun sebenarnya, ada banyak makanan yang sangat baik bagi penderita diabetes.

Berikut ini Indonesiaone merangkum 12 makanan super untuk penderita diabetes :

Dark Chocolate

Coklat Hitam

Coklat adalah makanan yang kaya akan kandungan nutrisi flavonoid yang mengurangi resistensi insulin, meningkatkan sensitivitas insulin, dan mengurangi kadar gula darah serta menurunkan nafsu makan. Tetapi tidak semua coklat baik untuk tubuh, terutama coklat campuran yang justru mengandung banyak gula dan susu.

Coklat yang baik dikonsumsi oleh penderita diabetes adalah dark chocolate atau coklat hitam. Dalam salah satu penelitian di tahun 2008 oleh University of Copenhagen, orang-orang yang mengkonsumsi coklat hitam pada umumnya merasakan penurunan nafsu makan terutama pada makanan manis, asin, dan makanan berlemak.

Flavonoid dalam coklat juga terbukti menurunkan risiko stroke, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi risiko risiko terkena serangan jantung sebanyak 2 %.

Brokoli

Brokoli

Brokoli adalah makanan super anti-diabetes. Sayuran bunga seperti brokoli, kale, dan kembang kol  mengandung senyawa sulforaphane yang memicu proses anti-inflamasi yang meningkatkan kontrol gula darah dan melindungi pebuluh darah dari kerusakan kardiovaskular yang seringkali diakibatkan oleh penyakit diabetes. (Penyakit jantung adalah penyebab utama kematian bagi penderita diabetes, sehingga perlindungan ini bisa menjadi penyelamat.)

Sulforaphane juga membantu aktivasi mekanisme detoksifikasi alami tubuh, menetralisir bahan kimia penyebab kanker yang berbahaya menjadi senyawa yang lebih ringan yang dapat dikeluarkan dengan mudah oleh tubuh.

Blueberry

BlueBerry

Blueberry adalah buah yang luar biasa bagi penderita diabetes.

Memiliki kandungan serat tidak larut (yang “membuang” lemak jahat dari sistem tubuh anda) dan serat larut (yang memperlambat proses pengosongan perut dan meningkatkan kontrol gula darah).

Dalam sebuah studi oleh USDA, konsumsi 2,5 cangkir jus blueberry per hari selama 12 minggu menurunkan kadar glukosa darah, menurunkan depresi, dan meningkatkan daya ingat. Para peneliti menyimpulkan semua ini berkat zat anthocyanin di dalam buah tersebut, yaitu bahan kimia alami yang menyusutkan sel-sel lemak dan merangsang pelepasan hormon adiponektin yang mengatur kadar glukosa darah.

Oatmeal

Oatmeal

Oatmeal kaya akan magnesium yang membantu penggunaan glukosa tubuh dan mensekresikan insulin dengan benar.

Sebuah percobaan selama 8 tahun menunjukkan penurunan 19% risiko diabetes tipe 2 pada wanita yang melakukan diet yang kaya akan magnesium. Sementara 31% penurunan risiko terkena diabetes bagi orang yang secara rutin mengkonsumsi biji-bijian.

Oatmeal penuh dengan serat, nutrisi dan antioksidan yang membantu pencernaan dan menstabilkan gula darah.

Ikan

Ikan

Ikan merupakan makanan yang sangat kaya akan protein.

Merupakan makanan yang tidak hanya enak, namun juga sangat bergizi dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Ikan juga kaya dengan omega-3 yang memiliki segudang manfaat bagi kesehatan seperti menurunkan kolesterol, membantu perkembangan fisik dan mental, dan meningkatkan penyerapan vitamin yang larut dalam lemak.

Mengkonsumsi ikan secara rutin dapat menurunkan risiko stroke sebanyak 3%. Dengan catatan, ikan diolah dengan cara dipanggang, dibakar atau dikukus saja. Ikan yang diolah dengan digoreng, justru sebaliknya menaikkan risiko terkena serangan stroke.

Minyak Zaitun

Minyak Zaitun

Konsumsi diet dengan minyak zaitun terbukti mengurangi risiko diabetes sebanyak 50 persen.

Selain itu, minyak zaitun juga meningkatkan rasa kenyang terbaik jika dibandingkan dengan mentega, minyak sayur, ataupun minyak babi.

Minyak Zaitun kaya akan nutrisi antioksiden yang melindungi sel dari kerusakan dan mencegah perkembangan penyakit jantung.

Bayam

Bayam

Bayam adalah salah satu sayuran hijau yang terbukti menurunkan risiko terkena diabetes.

Orang yang mengkonsumsi lebih dari satu porsi sehari bayam memangkas risiko terkena diabetes sebanyak 14 persen. Sayuran ini juga kaya dengan vitamin K dan mineral seperti magnesium, folat, fosfor, kalium, dan seng.

Meskipun bayam adalah makanan yang juga kaya akan kalsium, di dalam bayam terdapat nutrisi lain yang disebut asam oksalat yang mencegah penyerapan kalsium.  Tapi anda dapat menurunkan kadar asam oksalat dengan merebus bayam dengan air mendidih selama satu menit.

Ubi Jalar

Ubi Jalar

Dalam salah satu studi, para peneliti menemukan bahwa ubi jalar mengurangi tekanan HbA1c antara 0,30 sampai 0,57 persen dan glukosa darah 10 sampai 15 poin.

Ubi jalar juga mengandung anthocyanin dan antioksidan yang diyakini memiliki anti-inflamasi dan antivirus.

Kenari

Kenari

Kenari merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang dapat ditemui di hampir semua belahan dunia.

Makanan super yang satu ini mengandung asam lemak tak jenuh yang disebut asam alfa-linolenat yang telah terbukti dapat mengurangi peradangan pada tubuh. Kenari juga mengandung L-arginine, omega-3, serat, vitamin E dan fitokimia lain yang ditemukan pada jenis kacang-kacangan.

Kandungan kenari yang kaya akan antioksidan, antikanker, antivirus, dan sangat efektif menurunkan kolesterol membuatnya menjadi snack yang sangat cocok bagi anda yang ingin mengurangi dan bahkan membalikkan keadaan yang kronis akibat penyakit diabetes maupun jantung.

Kayu Manis

Kayu Manis

Rempah-rempah yang satu ini adalah salah satu makanan yang membantu mengurangi kadar gula darah. Dalam beberapa studi, menunjukkan bahwa orang yang mengkonumsi 1gram atau lebih kayu manis setiap harinya mengalami penurunan kadar gula darah sebanyak 30%.

Kayu manis juga bermanfaat dalam menurunkan triglycerin, Kolesterol LDL (Kolesterol jahat), dan Kolesterol total sebanyak 25%.

Alasan kayu manis memiliki segudang manfaat dikarenakan kandungannya yang kaya akan kromium, mineral yang meningkatkan efek dari insulin. Kayu manis juga kaya akan polifenol, antioksidan yang mengumpulkan semua radikal bebas di dalam darah dan melindungi anda dari peradangan pada sistem tubuh bagian bawah. Semua manfaat ini juga ikut menjaga tubuh anda terproteksi dari serangan diabetes dan jantung.

Sawi Hijau

Sawi Hijau

Sayuran hijau seperti Sawi hijau adalah sumber vitamin C yang sangat baik, yang membantu mengurangi cortisol  di dalam tubuh dan menurunkan peradangan di dalam tubuh.

Sawi hijau merupakan makanan yang kaya akan asam alfa-lipoic (ALA), nutrisi yang membantu tubuh mengatasi stress. ALA juga membantu mengurangi gula darah dan memperkuat syaraf yang rusak akibat neuropati diabetes.

Hanya saja, hati-hati dalam mengolah sawi hijau. Jangan sampai terlalu matang karena akan mengeluarkan bau sulfur yang kurang sedap. Kukus sawi hijau selama lima menit saja sudah cukup.

Kunyit

Kunyit

 

Kunyit mungkin telah menjadi makanan herbal yang telah berjasa menjaga kesehatan umat manusia selama ribuan tahun. Makanan tradisional India banyak mengandung beras dan nasi putih yang jika dicerna meningkatkan gula darah secara dramatis. Kari India yang terkenal selalu menjadikan kunyit sebagai bahan rempah-rempah utamanya, yang selain menambah lezat rasanya juga memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan.

Kurkumin adalah bahan aktif di dalam kunyit, yaitu senyawa yang mengatur metabolise lemak di dalam tubuh. Kurkumin bekerja langsung pada sel-sel lemak, sel pankreas, sel ginjal, dan sel-sel otot, meredakan peradangan dan memblokir aktivitas dari tumor jahat penyebab kanker.

Segudang manfaat dari kunyit ini membuatnya mampu membalikkan resistensi insulin, gula darah yang tinggi, dan kolesterol tinggi serta gejala lain yang terkait dengan obesitas.