Home / BICARA - BINCANGAN RAKYAT / Hiburan / 20 Hewan Paling Mematikan di Alam Semesta

20 Hewan Paling Mematikan di Alam Semesta

Indonesiaone.org – Siapa yang kuat dia yang menang, itulah hukum rimba. Di alam liar, ada banyak satwa dan tumbuhan yang memiliki sistem pertahanan tubuh dan senjata pembunuh untuk dapat bertahan hidup dan tidak menjadi korban dalam rantai makanan yang ada.

Beberapa di antaranya memiliki senjata pembunuh yang sangat mematikan dan sangatlah berbahaya, terutama untuk manusia. Inilah 20 Hewan paling mematikan di alam semesta :

1. Kalajengking Deathstalker

Kalajengking Deathstalker (Leiurus quinquestriatus) adalah spesies kalajengking dengan racun yang paling mematikan. Racun Deathstalker merupakan campuran dari berbagai racun neurotoxin yang sangat kuat dan menyebabkan rasa sakit yang tidak tertahankan, demam, diikuti dengan koma, kejang-kejang, kelumpuhan dan bahkan kematian.
Kalajengking ini dapat ditemukan di Afrika Utara dan Timur Tengah.
poised-deathstalker

2. Lebah madu Afrikanisasi

Lebah madu Afrikanisasi atau juga dikenal sebagai lebah pembunuh, adalah jenis lebah hibrida yang dihasilkan dari perkawinan silang antara lebah Afrika (Apis millifera scutellata) dengan berbagai jenis lebah madu Eropa. Sebuah eksperimen yang berujung kepada kekacauan pada tahun 1957  dimana para peternak lebah ingin mengawinsilangkan antara lebah Afrika dan lebah Eropa secara tidak sengaja melepaskan sebagian lebahnya. Lebah ini lebih agresif daripada lebah Eropa, lebah ini telah menyebar sampai keluar Amerika. Mereka ditakuti di berbagai daerah karena dikenal memiliki gerombolan yang sangat banyak jumlahnya dan tidak segan-segan untuk mengejar targetnya sampai beberapa mil jauhnya.


African-Killer-Bee

3. Badak

Badak adalah salah satu hewan paling berbahaya dan menjadi salah satu hewan yang menyebabkan kematian manusia terbanyak di seluruh dunia. Di India dan Nepal, badak merupakan penyebab utama kematian manusia, melebihi jumlah yang disebabkan oleh harimau dan macan tutul. Badak memiliki pengelihatan yang buruk, namun memiliki indra pendengaran dan penciuman yang sangat tajam. Mereka sangat mudah kaget dan sangat sulit untuk lolos dari kejaran hewan ini kecuali kamu dapat lari hingga lebih dari 40 meter per jam.

Rhinoceros_wallpaper

4. Siput Kerucut

Kalau kamu ingat lagu yang sempat populer “keong racun”, mungkin inilah versi aslinya di dunia nyata. Satu tetes racun dari siput ini dapat mengakhiri 20 nyawa manusia. Siput kerucut  juga dikenal sebagai ‘Cigarette Snail’, dikarenakan saat kamu tersengat oleh hewan ini, kamu akan memiliki sisa waktu yang cukup untuk merokok satu batang rokok.

Berhati-hati lah saat kamu berenang di lautan bebas karena sengatan dari siput ini dapat berakibat fatal. Belum ditemukan anti toksin untuk racun hewan ini.

Siput Kerucut

5. Ikan Batu

Ikan batu atau Stonefish (Synanceia verrucosa) adalah salath satu ikan paling berbahaya di dunia dengan racun mematikan di tubuhnya. Tetapi yang membuat ikan ini lebih berbahaya adalah kemampuannya untuk berkamuflase sehingga kamu tidak akan bisa membedakan manakah batu karang sungguhan dan mana ikan batu.

Ikan ini berburu mangsa dan menunggu ikan lain untuk datang dan secepat kilat membuka rahangnya memakan ikan yang lewat tersebut.

Ikan Batu

6. Hiu Putih

Ikan hiu (Carcharodon carcharias) merupakan salah satu makhluk mengerikan yang ada di lautan. Predator legendaris ini mungkin menempati puncak rantai makanan di lautan. Mereka memakan apa saja yang mengambang di lautan, contohnya perahu, papan seluncur, manusia, dan pelampung. Mereka sebenarnya bukanlah ikan pemakan manusia karena manusia memiliki tulang yang banyak.

Jika kamu terkena gigitan hiu saat sedang berenang di lautan, maka biasanya setelah gigitan pertama hiu akan membiarkanmu mengambang di laut dengan luka pendarahan yang parah.

Hiu Putih

7. Black Mamba

Salah satu hewan paling ditakuti di seluruh dunia, bahkan oleh orang setempat sering disebut ‘perwujudan kematian (death incarnate). Di Afrika black mamba (Dendroaspis polylepis) dikenal di beberapa mitos dan legenda setempat dan dikenal secara luas sebagai predator yang sangat agresif, sangat cepat, dan langsung menyerang meskipun tidak diprovokasi.

black-mamba-7

8. Kerbau Afrika

Hewan liar yang satu ini memiliki sifat dasar (nature) yang sangat liar dan hingga saat ini belum pernah berhasil dijinakkan. Di seluruh Afrika hewan ini diberi julukan “Widowmaker” dan “Black Death” karena bertanggung jawab atas kematian manusia yang cukup banyak setiap tahunnya melebihi kematian yang disebabkan oleh hewan besar lainnya di benua Afrika.

Kerbau Afrika

9. Katak Beracun 

Hewan ini memang memiliki warna-warni yang lucu dan menarik, namun racun yang ia miliki cukup untuk membunuh 20.000 ekor tikus sekaligus. Dengan kata lain, hanya dengan 1 mikogram racun katak ini, kamu dapat membuat jantung binatang besar seperti sapi dan kerbau dapat berhenti berdetak.

Katak Beracun

 

10. Beruang Kutub

Beruang kutub (Ursus maritimus) adalah beruang paling karnivora diantara keluarga beruang lainnya. Mereka memiliki indra penciuman yang tajam, mereka dapat mencium bau bangkai ikan paus atau anjing laut dari jarak 20 mil dan dapat berenang sejauh 60 mil tanpa henti. Mereka tidak memiliki predator yang membuat mereka menduduki puncak rantai makanan. Hewan ini memakan hewan apa saja yang dilihatnya termasuk manusia, meskipun secara umum tidak benar-benar memakan manusia karena jarang ada manusia di kutub untuk dibunuh.

Beruang Kutub

11. Ubur-ubur Kotak

Ubur-ubur kotak (Kelas Cubozoa) terkenal akan bisanya yang sangat kuat dan akan berakibat fatal apabila disengat oleh manusia. Membunuh manusia lebih banyak di setiap tahunnya daripada ikan hiu, buaya, dan ikan batu apabila digabungkan. Hewan ini telah banyak dikenal sebagai binatang paling beracun di dunia.

Ubur-Ubur

12. Singa Afrika

Pada umumnya manusia bukanlah daftar makanan dari hewan ini, namun beberapa singa diketahui pernah memangsa manusia. Salah satu yang terkenal adalah Tsavo man-eaters (pemakan manusia) pada tahun 1898 dimana ia menganiaya dan memakan 28 pekerja rel kereta di Kenya, Afrika.

Lion

13. Ular Boomslang

Ular boomslang (Dispholidus typus) adalah ular bertubuh kecil asli dari sub-sahara Afrika. Kata ‘boomslang’ berarti ular pohon dari bahasa Afrika. Racun ular ini adalah hemotoxin, racun ini menonaktifkan proses pembekuan darah dan korban akan meninggal akibat pendarahan luar dalam. Ular ini sebenarnya adalah ular yang penakut, dan gigitannya pun umumnya terjadi apabila ia merasa terancam.

ular_boomslang_beracun

14. Ikan Buntal

Dikenal sebagai salah satu hewan vertebrata paling beracun di dunia. Hewan ini sering dibuat dan diolah menjadi makanan yang lezat di Jepang. Namun, tidak sembarang orang bisa mengolah ikan ini, harus koki yang terlatih dan benar-benar handal yang dapat mengolahnya. Salah-salah kita dapat membuat jantung kita berhenti berdetak, apalagi jika kemudian membahayakan orang-orang yang memakan masakan yang tidak diolah dengan benar.

Buntal

15. Hyena

Di Afrika hewan ini termasuk hewan predator bertubuh terbesar kedua setelah Singa. Hyena tutul adalah pemakan yang cepat dan sanggup menghabiskan seekor zebra hanya dalam waktu 15 menit saja. Dalam satu kelompok hyena dapat memiliki anggota sampai 80 ekor. Hyena diketahui pernah memburu manusia sebagai makanannya.

Hyena

16. Komodo 

Hewan yang satu ini adalah hewan asli Indonesia yaitu Komodo (Varanus komodoensis) , spesies kadal terbesar yang ada di dunia.

Memiliki karakteristik yang sama dengan beruang kutub, Komodo tidak pernah memilih-milih makanannya. Mereka memakan apapun mulai dari burung yang kecil hingga kerbau yang berukuran lebih besar dari tubuhnya. Air liur Komodo mengandung racun yang sangat berbahaya. Namun, penyerangan dan pembunuhan manusia oleh hewan ini jarang didapati jika manusia tidak memprovokasi atau menggangu Komodo terlebih dahulu.

Komodo

17. Lalat Tsetse

Lalat ini mungkin terlihat remeh, namun gigitan dan efek yang ditimbulkan dapat membahayakan nyawa. Lalat tsetse adalah lalat yang dapat ditemukan di Afrika, khususnya Afrika Tengah. Lalat ini adalah lalat penghisap darah dan menyebabkan ‘penyakit tidur’ di daerah Afrika. Sebutan penyakit tidur diberikan karena gigitan hewan ini menimbulkan penyakit yang apabila telah mencapai tahap lanjut, maka korban akan menjadi lemas dan mudah tertidur dan akhirnya meninggal dunia. Setiap tahunnya, sekitar 300,000 orang dilaporkan tewas akibat penyakit tidur ini.

Lalat Tsetse

18. Macan Tutul 

Macan tutul (Panthera pardus) adalah salah satu dari lima jenis kucing besar dari genus Panthera. Jika hewan lainnya yang terluka akan melarikan diri dan bersembunyi. Tidak dengan macan tutul. Jika hewan ini terluka maka ia akan bertambah menjadi lebih berbahaya. Hewan ini juga terkenal sangat kuat. Mereka menarik bangkainya ke atas pohon dan memakannya di sana.

Macan Tutul

19. Ular Carpet Viper

Ular Carpet Viper adalah salah satu spesies ular yang bertanggung jawab atas banyak kematian di  dunia karena gigitan ular. Meskipun bisa ular ini bukan yang paling beracun tetapi tetap saja ular ini sangat berbahaya. Racun ular ini adalah hemotoxin yang sama dengan ular boomslang. Sayangnya korban ular ini kebanyakan berasal dari daerah yang memiliki fasilitas medis yang belum modern sehingga korban mengalami pendarahan hingga meninggal.

Ular

20. Gurita Cincin Biru

Gurita cincin biru berukuran sangat kecil, hanya seukuran bola golf. Namun oleh para penyelam gurita ini sangat ditakuti. Racun yang dibawahnya konon dapat membunuh 26 manusia dalam hitungan menit. Ketika tergigit, kamu tidak akan merasa sakit apapun. Gurita cincin biru banyak ditemukan di Samudra Pasifik, Perairan Jepang dan Australia.

Gurita Cincin

Check Also

Seorang Pria Terbang Sejauh 25 KM Mengendarai 100 Balon Helium, Terinspirasi dari Film “UP”

Seorang petualang asal Inggris baru-baru ini menjalani pengalaman yang sangat unik yaitu terbang setinggi 8000 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *