Home / BERANI - BERTEKAD dan NIAT / 4 Prinsip Tentang Financial Freedom yang Harus Kamu Ketahui !!!

4 Prinsip Tentang Financial Freedom yang Harus Kamu Ketahui !!!

IndonesiaOne.org – Mungkin bagi kamu yang masih berada dalam usia remaja ataupun anak muda belum terlalu memikirkan segala sesuatu yang berhubungan dengan keuangan. Karena memang pendapatan kamu masih disokong oleh orangtua dan belum merasakan bagaimana mencari pemasukan sendiri.

Tapi sesungguhnya mempelajari bagaimana mengelola uang dengan baik sejak dini sangatlah bermanfaat bagi dirimu sebagai bekal saat kamu sudah memiliki pendapatan sendiri. Sehingga kamu tidak perlu masuk kedalam jerat masalah keuangan seperti hutang, kekurangan uang dsb.

Dan berikut ada 4 hukum Ilahi atau prinsip kebenaran hidup yang hakiki mengenai financial freedom yang dituturkan oleh Steven Agustinus seorang Potential Explorer serta Motivator yang handal :

1. Jangan Mengharapkan Mukjizat Tanpa Kamu Mengubah Gaya Hidupmu Terlebih Dahulu

Prinsip Financial Freedomimage via : www.gurl.com

Jangan pernah mengharapkan terjadinya ‘mukjizat’ atau miracle dalam hal masalah keuanganmu tanpa pertama-tama kamu mengubah gaya hidupmu yang masih salah. Berikut hal-hal yang perlu diketahui dari poin 1 :

  • Masalah keuangan yang kamu alami selalu disebabkan karena gaya hidupmu yang ‘terlalu tinggi’ bahkan mungkin melebihi pendapatanmu yang ada. “Besar pasak daripada tiang”
  • Seberapapun banyaknya uang yang kamu miliki, akan selalu membuatmu merasa kurang karena memang cara pandangmu mengenai uang sudah salah terlebih dahulu.

2. Financial Freedom Tidak Hanya Mengandalkan ‘God-Factor’ Tetapi Harus Dibarengi Dengan Usahamu

Prinsip Financial Freedom 2image via : dainspires.wordpress.com

Berikut hal-hal yang perlu diketahui dari poin 2 :

  • Orang yang hidup dengan mentalitas “lampu aladin” tidak akan pernah diberkati
  • Persekutuan rohanimu dengan Tuhan memang sangat menentukan berhasil atau tidaknya usahamu. Namun bagaimanapun juga tetap harus ada usaha yang kamu lakukan. Maksudnya adalah : Adanya tekad untuk mengubah gaya hidup dan mengelola keuangan dengan tertib dan tidak malas dalam bekerja (memastikan jumlah uang yang keluar tidak lebih besar dari jumlah uang yang masuk, mendahulukan kebutuhan pokok, dan sebisa mungkin mempunyai uang untuk ditabung, dan menjadi orang yang rajin dalam bekerja seperti melakukan untuk Tuhan) Sebab pada prinsipnya, berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya. Usaha kita untuk mengumpulkan kekayaan akan selalu berakhir dengan penderitaan dan jatuh dalam pencobaan. Sebab Tuhan memberkati orang. Saat sikap hati dan gaya hidup kita benar, maka berkatlah yang akan mengejar – ngejar kita.

3. Bertekun Dan Melakukan Prinsip Kebenaran

Crossing out Lies and writing Truth on a blackboard.image via : missionalmotherhood.com

Financial freedom hanya akan terjadi jika kamu dengan terus bertekun dan melakukan prinsip-prinsip kebenaran yang hakiki. Karena meskipun orang kaya yang meraih kekayaannya dengan cara-cara yang tidak halal pasti akan selalu mendapatkan efek samping yang buruk dan negatif dalam hidupnya. Berikut hal-hal yang perlu diketahui dari poin 3 :

  • Jika kamu tidak pernah mengembalikan apa yang sebenarnya menjadi ‘milik Tuhan’ (seperti contoh dalam kontek agama nasrani, mengalokasikan persepuluhan dari pendapatan untuk dikembalikan kepada Tuhan) maka kamu akan selalu mendapati kondisi finansialmu terus mengalami gangguan seperti contoh hutang, kehilangan, kebutuhan besar yang tidak terduga dll.
  • Jika kamu tidak pernah menabur maka kamu tidak akan pernah menuai. Maksudnya adalah jika kamu tidak belajar untuk memberi maka hidupmu tidak akan pernah diberkati.
  • Jika kamu tidak memiliki integritas hidup maka tidak akan ada orang yang mempercayaimu bahkan pintu-pintu kesempatan jadi tertutup

4. Bijaksana Untuk Mengelola Keuangan

Prinsip Financial Freedom 4image via : praxis.blog.hu

Untuk dapat menikmati financial freedom secara permanen maka kamu membutuhkan hikmat untuk mengelola keuangan. Berikut hal-hal yang perlu diketahui dari poin 4 :

  • Meskipun tindakan memberi adalah prinsip yang diajarkan oleh Sang Pencipta namun Tuhan tidak mau untuk kamu memberi dengan dorongan ketamakan. Sehingga setelah kamu memberi justru kamu alami penderitaan. Karena jika Tuhan mendorong untuk kita memberi, pastinya Tuhan tidak akan pernah mebuat kita alami kekurangan, kebangkrutan ataupun masalah-masalah lainnya.
  • Ketidak-mampuanmu dalam membedakan antara ‘liabilitas’ (hutang yang harus dilunasi pada masa datang pada pihak lain) dan ‘investasi’ hanya akan menjerumuskanmu dalam masalah keuangan.

penulis : Sherlynda Oktavia

Check Also

20 Ciri Pribadi Yang Dewasa

IndonesiaOne – Selama ini orang berpikir, semakin bertambahnya usia maka seseorang akan menjadi dewasa. Ternyata …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *