5 Kebiasaan Kecil yang Menyedot Kebahagiaanmu

19-Kebiasaan

Melakukan hal yang sama terus menerus dan mengharapkan  hasil yang berbeda adalah suatu kebodohan. – Anonim

Ada banyak hal-hal baik yang sebetulnya bisa datang dalam hidup kita, namun terhalang atau tertunda oleh kebiasaan dan gaya hidup yang kita miliki sendiri. Namun seringkali kita tidak menyadarinya.

Inilah 5 kebiasaan kecil yang mungkin kita anggap remeh tapi justru dapat “menyabotase” kebahagiaan dalam hidupmu :

1. Kebiasaan Tidak Menepati Janji

Banyak orang yang punya kebiasaan untuk menepati janji pada orang lain, tapi ga tepat janji pada diri sendiri.

Contoh paling mudah seperti harapan saat ulang tahun atau resolusi awal tahun. Misalnya : gaya hidup sehat dan olahraga. Tapi begitu mood kita berubah, kita jadi ga melakukan hal-hal yang sebetulnya kita inginkan.

Kita secara perlahan kehilangan kekuatan dan kontrol atas pikiran kita.

Kata-kata kita seharusnya menjadi kehormatan kita

Integritas

Cara yang baik untuk mendobrak kebiasaan ini adalah menjanjikan pada dirimu sendiri “hadiah” setiap kali kamu menyelesaikan target/goal yang kamu tentukan. Tidak perlu hadiah yang mahal/sulit, cukup hadiah sederhana seperti membeli ice cream atau makanan favorit jika target tercapai, dan lainnya.

Hadiah kecil tersebut memberi rasa puas dan kebanggaan tersendiri dan akan memotivasi kita untuk mencapai target yang lebih besar.

Hal ini membantu melatih otak kita untuk berfokus menyelesaikan target/goal yang kecil dan kemudian kepada target/goal yang besar.

2. Kebiasaan Snoozing Alarm / menunda bangun tidur.

Meskipun kedengarannya lucu dan sepele, namun kebiasaan ini adalah pembunuh nomor satu dari produktivitas dalam hidup kita.

Seringkali kita berpikir bahwa itu hanya masalah sistem dan jam tubuh kita beroperasi. Kita mungkin tidak sadar, tetapi yang sebetulnya terjadi adalah kita telah kalah dalam pertempuran pertama di hari itu, dan menyetting diri kita untuk kekalahan-kekalahan lain setelahnya.

Susah Bangun Pagi

Cara yang baik untuk mendobrak kebiasaan ini adalah merapikan tempat tidur kita setiap bangun pagi.

Seorang Admiral angkatan Laut bernama William H. McRaven menceritakan pengalamannya berlatih di pasukan elite SEAL dimana para seniornya selalu memastikan setiap paginya para pasukan junior melipat tempat tidur mereka dengan rapi dan sempurna. Pada awalnya McRaven merasa hal ini sangat sepele dan tidak penting, namun di kemudian hari ia menyadari pentingnya hal tersebut.

“Melipat tempat tidur di pagi hari memberimu rasa bangga telah melakukan sesuatu dengan benar di awal harimu. Hal ini akan memotivasimu melakukan segala sesuatu dengan benar setelahnya. Bahkan walaupun kamu mengalami hari yang sangat buruk, kamu akan pulang ke rumah dan melihat tempat tidur yang tertata rapi, membuatmu yakin bahwa hari esok pasti akan lebih baik.”

Raih kemenangan kecil di pagi hari, membuatmu mampu meraih kemenangan yang lain di hari itu.

3. Kebiasaan Mantengin Gadget atau Smartphone Sebelum Tidur

Kebiasaan untuk melihat smartphone atau gadget sebelum tidur memiliki efek negatif membuat kita sulit untuk tidur. Kalaupun kita mudah untuk tidur, kualitas tidur yang kita dapatkan tidak sebaik dan senyenyak jika sebelum tidur kita tidak melihat cahaya artifisial dari gadget ataupun smartphone.

Mantengin Gadget

Cara yang baik mendobrak kebiasaan ini adalah mematikan gadget dan smartphone satu jam sebelum jam tidur kita dan melakukan aktivitas lain sebelum tidur seperti membuat to-do-list untuk esok hari, berdoa, membaca kitab suci, dan lain-lain.

Istirahat yang cukup dan berkualitas akan menyehatkan tubuh dan jiwa kita.

4. Kebiasaan untuk menyesali hal yang sudah terjadi

Cara kita mengutarakan sesuatu pada diri kita sendiri dapat mempengaruhi keseluruhan paradigma kita.

“Harusnya tadi aku lakuin ini..”
“Coba tadi gw beresin tugas itu…”
“Coba kalo dulu gue ga salah jurusan kuliah….”

Perkataan-perkataan tersebut membuat kita selalu berangan-angan dan lupa untuk melihat kebaikan di saat ini.

Menyesal

Cara yang baik untuk mendobrak kebiasaan tersebut adalah merubah cara pandang dan cara kita bersikap atas suatu kesalahan/kekeliruan :

“Lain kali saya akan…..”

Hal ini membuat kamu dapat selalu menarik pelajaran dari setiap kesalahan dan kejadian buruk yang terjadi. Di lain waktu, kamu akan lebih bijak dalam menghadapinya. Masalah tersebut tidak akan lagi menjadi batu penghalang melainkan menjadi batu loncatan.

5. Mengiyakan semua ajakan dan kesempatan yang datang

Kebiasaan yang satu ini seringkali membuat kita terseret kepada hal-hal yang sebetulnya ga perlu. Apalagi di era media sosial dimana kita bisa melihat postingan teman dan kerabat liburan ke tempat yang asik ataupun pamer gadget dan baju barunya membuat kita merasa sayang melewatkan ajakan dan kesempatan yang datang. Kita pun mengiyakan setiap tawaran yang datang.

Customer-Retention

 Temen ngajak jalan diiyain padahal ada kerjaan mendesak yang harus dikerjain. Ada tawaran liburan diiyain jadi gagal nabung deh, ada SPG menawarkan barang diskonan diiyain dan lain-lainnya.

Cara yang baik mendobrak kebiasaan ini adalah menentukan prioritas dan mulai berfokus pada hal-hal yang benar-benar penting dan berguna bagi masa depanmu. Saat tawaran atau ajakan datang, mulailah berfikir dahulu sebelum menjawab : “Apakah kesempatan/tawaran ini betul-betul bermanfaat dan aku butuhkan ?”

Saatnya Action

Pilihan di tanganmu.

Kita semua kadang melakukan kesalahan.Kalau kamu sadar bahwa 5 kebiasaan tersebut ternyata memang membawa efek yang kurang baik bagi hidupmu, ini waktunya kamu memilih apakah akan membiarkan kebiasaan tersebut berubah menjadi karakter dalam hidupmu atau merubahnya.

 Selamat mencoba…