6 Manfaat Mempelajari Bahasa Asing

6 manfaat belajar bahasa asing

IndonesiaOne.org – Ketika orang bertanya-tanya alasan mengapa orang seharusnya mempelajari bahasa asing, para guru dan ahli pada umumnya berfokus kepada manfaat yang berbeda-beda, kebanyakan adalah alasan yang berhubungan dengan unsur sosial ataupun praktis. Seperti halnya kesempatan memiliki pekerjaan yang lebih baik, gaji lebih besar, wawasan yang lebih luas, lebih percaya diri saat bepergian dan mempelajari budaya baru, kesempatan untuk bertemu orang dari negara lain ataupun ataupun menggunakan media sosial lebih efektif, dll.

Namun demikian, sangatlah sedikit penjelasan tentang salah satu alasan terpenting mengapa orang seharusnya mulai mempelajari bahasa asing: berbicara lebih dari satu bahasa menjagai otak dalam kondisi yang baik lebih lama dan bahkan membantu otak berfungsi dengan lebih baik.

Memahami dan mampu berbicara bahasa asing artinya mengembangkan aturan sistem baru yang kompleks untuk memahami bagaimana menghubungkan kata-kata menjadi sebuah frasa, kemampuan membuat kalimat dan mengerti bagaimana mengucapkannya, juga yang paling penting adalah belajar bagaimana memahami dan menciptakan pesan yang menyampaikan arti yang dimaksud. Semua proses ini terjadi di dalam otak dengan cara yang berbeda-beda yang membuat kita mempraktikkannya. Pernahkah kita berpikir bahwa seperti tubuh kita membutuhkan latihan fisik agar tetap fit, otakpun membutuhkannya?

Penelitian ilmiah lainnya telah menunjukkan betapa bermanfaatnya orang mempelajari bahasa asing: mempertebal lapisan neuron yang menghasilkan gagasan, bahasa, memori, dan kesadaran yang memberikan banyak manfaat. Berikut adalah sedikit manfaat yang telah dibuktikan dalam penelitian tersebut.

Sebagai orang dewasa, kita tahu caranya belajar: kita tahu strategi pembelajaran yang bagus, yang menjadikan kita murid yang lebih baik melebihi seorang anak atau bahkan orang muda.

  1. Fleksibilitas kognitif yang lebih baik: ini artinya orang yang berbicara dua bahasa dapat beradaptasi dengan situasi baru atau situasi tak terduga lebih cepat daripada orang yang hanya berbicara satu bahasa sebab mempelajari sebuah bahasa yang baru mengembangkan area berpikir dan meningkatkan kemampuan untuk fokus dan memproses informasi.
  1. Meningkatkan kemampuan memori dan membuat kita menjadi pemikir yang lebih waspada: setiap kali muncul satu kata baru, kita harus mengingatnya dan mengaplikasikannya, ini merupakan latihan untuk memperkuat daya ingat dan meningkatkan kreativitas.
  1. Mempertajam kemampuan pendengaran dan membuat otak bekerja secara maksimal: untuk mendengar, memahami, menafsirkan, dan menghasilkan jenis suara dari bahasa yang baru, orang yang sedang belajar harus mengamati informasi yang ambigu dan membedakan data yang relevan dengan data yang tidak relevan.
  1. Meningkatkan perhatian dan kemampuan pengambilan keputusan: bahasa yang baru memiliki ekspresi dan idiom dengan arti yang berbeda-beda, yang membuat orang yang sedang belajar berpikir tentang apa yang pantas untuk situasi tertentu dan apa yang mungkin menyinggung penutur asli.
  1. Membangun kemampuan melakukan tugas ganda: orang-orang yang berkemampuan dua bahasa mengembangkan keterampilan untuk mengganti di antara dua sistem percakapan, tulisan, dan struktur kalimat – yaitu bahasa ibu dan bahasa yang sedang dipelajari. Mengganti-ganti struktur yang berbeda menjadikan mereka juga ahli dalam tugas ganda.
  1. Melindungi dari penyakit dementia dan Alzheimer’s (gejala pikun): penyebab dari penyakit ini tidak diketahui, tetapi penelitian medis telah menetapkan bahwa mempelajari bahasa kedua dapat mencegah munculnya atau meringankan efek dari penyakit tersebut.

Contoh-contoh di atas menunjukkan bahwa terus belajar dalam usia dewasa bermanfaat bagi kesehatan dan mendatangkan kebahagiaan.

Jadi, kenapa tidak menantang diri Anda untuk membuktikan manfaat ini! Lakukan saja dan bagikan hasilnya dengan rekan Anda.

Sumber : wallstreetenglish

Penterjemah : Siska Srilanti