8 Manfaat Cokelat Yang Belum Anda Ketahui

little baby eat cake

IndonesiaOne.org – Para ilmuwan telah menyatakan bahwa mengonsumsi coklat dalam jumlah yang disarankan bisa membuat diri kita menjadi lebih baik secara emosional, sebab dapat meningkatkan kadar endorfin (senyawa kimia yang membuat orang merasa senang dan meningkatkan daya tahan tubuh) Bahkan coklat juga bisa melindungi kita dari penyakit hati.

Berikut ini adalah beberapa manfaat cokelat yang belum anda ketahui :

  1. Coklat membuat kita “sedikit” lebih umur panjang

Peneliti dari Harvard University di Amerika Serikat melakukan penelitian terhadap 8000 pria berusia 65 tahun dan mendapati bahwa mereka yang mengonsumsi coklat 3 kali dalam sebulan, dapat hidup hampir setahun lebih lama dibandingkan yang tidak. Mereka menyimpulkan hal ini mungkin berkaitan dengan adanya fakta tentang kandungan antioksidan dalam coklat, yaitu polifenol yang juga ditemukan dalam anggur merah yang mencegah oksidasi kolesterol jahat. Antioksidan diketahui mampu mencegah kanker.

  1. Coklat baik untuk mengatasi stres.

Adanya pendapat ini karena coklat mengandung asam valerat, yang berfungsi untuk menenangkan dan mengurangi ketegangan. Kandungan gula dalam coklat juga bisa mengurangi stress. Sebab kandungan gula didapati memiliki efek pengurang rasa sakit dan membuat tenang pada bayi dan binatang. Sebab rasa manis mengaktivasi zat sejenis opiat dalam otak.

  1. Coklat membuat perasaan menjadi lebih baik.

Ada sejumlah alasan ilmiah mengenai hal tersebut. Aroma coklat didapati dapat memperlambat gelombang otak, membuat kita jauh lebih tenang. Seringkali otak kita didominasi oleh gelombang beta – frekuensi dalam kondisi sadar atau normal. Saat aktivitas otak kita melambat kepada gelombang alfa, kita mengalami perasaan tenang yang menyenangkan namun tetap dalam kondisi waspada. Hal itu juga membuat kita melepaskan zat endorfin dalam otak. Hal ini mirip dengan tindakan farmakologis seperti tindakan untuk menghilangkan rasa sakit dan memberikan rasa bahagia.

  1. Coklat tidak menyebabkan jerawat.

Meskipun banyak remaja menyalahkan coklat akibat jerawat yang muncul, hal tersebut ternyata tidak bisa disokong oleh data ilmiah. Para ilmuwan di Universitas Missouri melakukan penelitian dengan mengonsumsi coklat selama seminggu – tidak ada efek jerawat yang timbul.

  1. Ahli gizi berpendapat bahwa coklat tidak membuat berat badan bertambah.

Kamu tidak bisa menyalahkan makanan bila berat badan bertambah. Selama tidak mengonsumsi kalori berlebihan, sebenarnya kita tidak akan gemuk.

  1. Coklat membantu untuk mencerna susu.

Para peneliti dari Universitas Rhode Island membuktikan coklat dapat merangsang aktivitas enzim laktase dalam usus. Enzim ini diperlukan untuk mencerna laktos, kadar gula dalam susu. Gejala kembung, kram, dan diare yang dialami oleh para penderita yang alergi. Satu setengah sendok kecil coklat dalam secangkir susu sangat menolong terjadinya proses tersebut.

  1. Coklat meningkatkan nafsu makan. 

Hal ini disebabkan coklat mengandung zat sejenis kanabinoid yang diketahui memengaruhi hipotalamus, yaitu bagian otak yang mengontrol rasa lapar. Memang ini kurang ideal jika kita sedang melakukan diet namun bagi mereka yang ingin menambah berat badan atau sedang dalam pemulihan, coklat bisa menjadi kebutuhan untuk mengembalikan selera makan.

  1. Coklat dapat membuat kita lebih waspada. 

Coklat mengandung stimulan yaitu teobromina, sejenis zat kafein yang dianggap bisa membuat kita lebih waspada. Namun teobromina tidak memiliki efek samping di antaranya rasa gelisah seperti pada kafein, dan coklat hanya mengandung sedikit kafein – segelas kopi mengandung 85 mg kafein dibanding 3 kotak coklat yang hanya mengandung 1 mg kafein.