Bosen Nge-Jomblo Terus ?? Nah Ini Dia Cara Untuk Kamu Bisa Mencari Pasangan Hidup Yang Tepat !!

191
jomblo

IndonesiaOne.org – Banyak orang bertanya, gimana sih sebenarnya cari pasangan hidup yang tepat dan gimana membangun hubungan pacaran yang langgeng dengan pasangan tersebut ??

Nah untuk kamu bisa memiliki pasangan yang tepat dan hubungan yang langgeng, sebenarnya sederhana asal kamu bisa melewati beberapa fase-fase atau step kehidupanmu di bawah ini dengan baik. Berikut beberapa fase-fase yang harus kamu lalui untuk menemukan pasangan hidupmu yang tepat menurut IndonesiaOne.org :

1.  Kamu Harus Menemukan Tujuan Hidupmu yang Sesungguhnya

mencari pasangan hidup 1Sebelum kamu mendapatkan jodoh atau pasangan idamanmu yang tepat, fase awal yang harus dimasuki olehmu adalah kamu harus tahu terlebih dahulu mengerti dan mendapatkan apa yang menjadi tujuan hidupmu yang sesungguhnya atau tujuan Ilahi dalam dirimu.

Tanpa kamu mengetahui dan mengenali apa yang menjadi tujuan hidupmu maka percayalah hubungan yang kamu bangun nantinya juga tidak memiliki tujuan yang benar dan pasti. Dan pada akhirnya hidupmu berakhir hanya dengan rantai kehidupan yang biasa tanpa menyelesaikan tujuan hidupmu yang spesifik.

Kebanyakan perpisahan dalam sebuah hubungan terjadi diakibatkan kedua insan tidak mengetahui apa yang menjadi TUJUAN DARI HUBUNGAN yang sedang mereka bangun sesungguhnya, hanya berlandaskan sebatas suka sama suka. Padahal jika mereka mengetahui penyatuan hubungan antara pria dan wanita yang sesungguhnya itu sudah ditetapkan untuk memiliki tujuan yang mulia dari Yang Maha Kuasa.

Sudahkah kamu tahu apa yang menjadi tujuan

2.  Mulai Wujudkan Tujuan Hidupmu

mencari pasangan hidup 2Setelah kamu mengetahui apa yang sebenarnya menjadi tujuan hidupmu ada di bumi ini, maka dalam dirimu akan mulai muncul suatu kerinduan untuk bisa mewujudkan tujuan itu. Sudah pasti untuk merealisasikan tujuan itu, langkah awalnya adalah kamu harus menghidupi prinsip kebenaran dalam dirimu dengan cara mengikuti tuntunan hati nurani yang murni.

Dalam fase ini, kamu akan mendapati bagaimana seluruh fokus, waktu, tenaga dan keberadaan hidupmu sepenuhnya tercurah untuk mewujudkan setiap arahan dan perintah yang Tuhan taruh melalui hati nuranimu tersebut. Sehingga kamu tidak lagi mengejar sesuatu yang manusiawi atau fana belaka namun mulai fokus mewujudkan tujuan hidupmu yang sesungguhnya.

Mungkin kamu bertanya, “mengapa sangat penting untuk kita semua harus mengetahui tujuan hidup kita yang sesungguhnya ???“. Sebelum menjawab pertanyaan itu, coba kamu lihat benda-benda yang ada di sekitarmu sekarang atau mungkin smartphone/ komputer yang sedang kamu gunakan untuk membaca artikel ini. Nah benda-benda itu diciptakan selalu memiliki TUJUAN dan FUNGSInya. Terlebih kita sebagai manusia, pastinya punya tujuan yang mulia mengapa Tuhan menciptakan kita di masa sekarang ini.

Jika kamu sudah mengetahui apa yang menjadi tujuan hidupmu, maka kamu akan merasakan bagaimana menemukan pasangan hidup yang tepat dan membangun sebuah kelanggengan dari hubunganmu tersebut. Bahkan pasangan yang telah Tuhan siapkan itu, nantinya akan menjadi dinamo yang membuat kamu berjalan lebih kuat dan cepat dalam mengarungi perjalanan kehidupan ini.

3.  Akan Mulai Ada Gambaran Mengenai Sebuah Keluarga

mencari pasangan hidup 3

Sementara kamu terus berjalan dalam tujuan hidupmu itu dan terus berusaha untuk hidup dalam prinsip kebenaran. Maka Sang Pencipta akan mulai menanamkan suatu kerinduan dan angan-angan dalam hatimu tentang  keluarga yang didambakan. Dengan lembut dan sangat perlahan Tuhan akan mulai menyingkapkan melalui suara hati nuranimu yang murni mengenai sekelumit dari rencana Sang Pencipta bagi keluarga yang akan kamu bangun di masa depanmu nanti.

Tetapi jika kamu salah meresponi fase ini, maka kamu akan dengan TERBURU-BURU MENCARI PASANGAN dan melakukan segala cara untuk mengejar target dalam memiliki pasangan. Pada akhirnya kamu pun harus mengalami hal-hal yang menyakitkan akibat salah memilih pasangan. Andaikan saja kamu mau bersabar dan terus mengikuti waktu Tuhan, maka percayalah di waktu serta kondisi yang tepat Sang Pencipta itu akan mempertemukan kamu dengan pasangan hidupmu itu.

Maka dari itu, mulailah berfokus untuk menumbuhkan kematangan atau kedewasaan karakter dalam dirimu setiap harinya. Sehingga saat waktu pertemuan dengan jodohmu itu datang, kamu dan calonmu itu sudah berada dalam posisi seseorang yang memiliki mentalitas yang matang.

4.  Menyadari Kekurangan/ Keterbatasanmu

mencari pasangan hidup 4Kamu akan mulai menyadari kekurangan atau keterbatasan yang kamu miliki dalam menjalani tujuan hidupmu itu. Karena pada dasarnya tanpa adanya keberadaan seorang wanita yang mendampingi pria, maka pria tersebut akan menjadi seseorang yang ‘tidak sempurna’.

Sementara kamu terus berusaha merealisasikan tujuan hidupmu yang sesungguhnya, secara otomatis kamu akan terhisap dalam sebuah komunitas yang juga memiliki prinsip kebenaran hidup yang sama dengan dirimu. Ketika kamu mulai tergabung dengan komunitas tersebut, maka kamu akan merasa ada teman-teman lain yang sanggup memberikan support, inspirasi, penjagaan dan lain sebagainya kepadamu untuk melakukan sesuatu dengan lebih baik lagi secara bersama-sama.

Nah di dalam komunitas itulah, Tuhan akan mulai membawa dan mempertemukanmu dengan calon pasangan itu kepadamu.

5.  Mulai Menyadari Bahwa ‘Unsur Yang Hilang’ Dalam dirimu, Ternyata Ada Di Dalam Diri Calon Pasanganmu

mencari pasangan hidup 5Secara perlahan, kamu akan mulai dekat dengan seseorang yang istimewa. Ada sesuatu yang sangat menarik perhatianmu dari wanita tersebut, yang membuatmu merasa suka berada di dekatnya. Orang-orang mungkin menyebut hal itu sebagai ‘gejala awal’ jatuh cinta. Tetapi sebetulnya hal itu terjadi karena konsep jatuh cinta yang selama ini orang miliki terbentuk oleh film dan cerita-cerita percintaan yang ada, padahal keinginan untuk berdekatan itu hanyalah disebabkan karena kamu merasa ‘MENJADI LENGKAP’ pada saat bersama dengan orang itu.

Sampai pada titik ini, jika kamu tidak meresponi secara dewasa, kamu bisa terjebak dalam kasus-kasus percintaan yang membuatmu melepaskan nilai-nilai moral dan akhlak yang ada. Akhirnya tindakan amoral bahkan parahnya banyak yang terjebak dalam hal freesex. Yang seharusnya kamu lakukan pada fase ini adalah mulai belajar menjembatani kekurangan yang kamu miliki dengan kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh seseorang yang istimewa itu bagimu.

Dan sebelum kamu menyatakan cinta kepadanya, pastikan kamu menceritakan hal itu kepada orangtua dan pemimpin kerohanianmu, agar setiap keputusanmu tidak bersifat subjektif atau hanya menilai dari sudut pandangmu sendiri. Kita sangat membutuhkan tuntunan dan arahan, jangan merasa berlagak tahu dan akhirnya mengambil keputusan yang salah. Bukalah diri terhadap penilaian-penilaian orang lain, itu akan membantumu mempertajam setiap pengambilan keputusanmu ini.

Ingat memilih pasangan itu SALAH SATU ASPEK YANG SANGAT KRUSIAL, karena caramu memilih pasangan akan menentukan BAGAIMANA PERJALANAN KEHIDUPANMU SELANJUTNYA !!

Penulis : Sherlynda Oktavia