Tips Keempat – Menghadirkan Surga di Rumah Tangga

Cara Menghadirkan Surga di Dalam Rumah Tangga

IndonesiaOne.org – Surga bagi kebanyakan orang dianggap sebagai tempat yang penuh damai dan ketenangan. Tidak ada air mata dan tidak ada kebencian, kemarahan, dendam, dan berbagai emosi negatif lainnya. Oleh karenanya, ada banyak orang setelah kematian ingin berada di surga. Pendek kata, sudah lelah menjalani kehidupan di bumi yang penuh dengan kepenatan. Apalagi jika hidup penuh dengan permasalahan, pastilah ingin cepat pulang ke surga.

Oleh karenanya kita perlu mengetahui suatu ‘rahasia’ kehidupan, bahwa suasana surga sesungguhnya bisa kita nikmati di bumi. Benarkah? Ya benar !! Kita bisa menikmati suasana surga di dalam rumah tangga !! Bukankah itu yang diimpikan oleh pasangan suami istri ketika ingin menikah? Namun faktanya, kehidupan berumah tangga justru seperti neraka di bumi. Pertengkaran dan kemarahan menjadi makanan hari – hari yang tak terhindarkan. Akibatnya, suami dan istri pun stress, dan anak menjadi korban. Alhasil rumah tangga yang awalnya diinginkan menjadi surga di bumi justru menjadi bencana bagi banyak pihak.

Bagaimana caranya ‘menciptakan’ surga dalam rumah tangga?

  1. Jangan menikah jika belum memiliki kecerdasan mental dan kecerdasan kerohanian.

Sorga-1
Banyak orang menikah hanya karena desakan, atau cinta sesaat. Atau maaf kata, mencari kepuasan seksual belaka. Alhasil, tantangan dan gesekan serta masa penyesuaian yang terjadi tidak bisa disikapi dengan benar. Emosi negatif akan selalu mendominasi komunikasi!!

  1. Pahami tujuan berumah tangga.

Sorga-2

Pernikahan bukanlah tujuan akhir dari kehidupan. Mempunyai anak juga bukan tujuan akhir dari kehidupan. Keluarga sesungguhnya mempunyai tujuan untuk membangun model kehidupan serta memultiplikasikan kebenaran. Melalui keluarga, akan muncul generasi yang berdaya guna bagi sekitar dan juga bagi bangsa dan negara.

baca juga : Inilah Peranan Suami dan Istri Dalam Sebuah Keluarga

  1. Ketahuilah, suami dan istri merupakan satu tim yang solid untuk mengarungi kehidupan.

Sorga-3

Sadarilah, sebagai satu tim ‘dilarang bermusuhan’. Inilah kata kunci dari suatu kemenangan. Tentunya, permasalahan dan tantangan pasti tidak bisa dihindari. Dan akan selesai dengan manis jika dihadapi sebagai satu tim. Permasalahannya, ada banyak pasangan rumah tangga menjadi hancur berantakan karena perbedaan respon dan reaksi justru membuat suami dan istri berhadapan untuk saling menyerang satu dengan yang lain. Hadapilah tantangan kehidupan dengan bekerjasama, saling menguatkan, saling menginspirasi, dan saling mendukung. Dengan demikian sekalipun tantangan besar sedang datang, namun sebagai suami istri (tim) akan terus tersenyum lebar dan bersyukur serta bersukacita senantiasa.

  1. Sadarilah, harta benda tidak akan pernah bisa menciptakan suasana surga di dalam rumah tangga.

Sorga-4

Salah cara berpikir dan dasar keyakinan. Banyak orang berpikir dan yakin, jika ada harta yang melimpah maka kedamaian dan keharmonisan dapat dimiliki. Pertanyaannya, bagaimana jika hartanya hilang/habis? ‘Surga’ pun pasti turut lenyap bersamaan harta. Tapi logika berpikir tersebut sulit diterima. Banyak rumah tangga yang akhirnya sibuk mencari dan mengejar harta yang melimpah demi mendatangkan kedamaian. Walaupun sebenarnya, bersamaan dengan itu, mereka sedang kehilangan kedamaian.

baca juga : Inilah yang Harus Dimiliki Suami Istri Untuk Keluar Dari Konflik Keluarga !!

  1. Menghormati janji pernikahan.

Sorga-5

Hal inilah yang seringkali pasang suami istri lupakan, yaitu janji pernikahan yang disampaikan dihadapan Tuhan dan para saksi. Janji untuk setia dalam segala situasi dan kondisi seringkali terbentur dengan fakta negatif dalam kehidupan. Walaupun sebenarnya kita sangat sadar, bahwa janji itu kita ucapkan dihadapan Tuhan. Tapi emosi negatif selalu membuat kita berpikir pendek dan melakukan tindakan yang justru menyakiti pasangan kita. Seandainya setiap suami dan istri dapat terus sadar dan mempraktekkan janji nikahNya, pastilah kedamaian dan kebahagiaan seperti yang ada disurga dapat hadir di dalam rumah tangga mereka.