Home / SARA - SELALU ADA HARAPAN / Berita Umum / Cara Perpanjang Sim Yang Baik dan Benar (1)

Cara Perpanjang Sim Yang Baik dan Benar (1)

IndonesiaOne.org – Bagi anda yang ingin memperpanjang SIM C atau Surat Ijin mengemudi untuk kendaraan roda dua, tidak perlu ragu untuk datang ke gerai – gerai kepolisian terdekat. Biasanya fasilitas dari kepolisian tersebut berpindah – pindah tempat. Untuk mengetahui jadwal dimana gerai tersebut berada anda dapat menghubungi layanan umum kepolisian, Telp: (021) 5442283, 5442301, 5442302.

Tetapi bagi kita yang ingin langsung mengurus ke Samsat dapat langsung datang ke Kantor Bersama Samsat Jakarta Barat, Jl. Daan Mogot KM. 13, Cengkareng, Jakarta Barat. Biasanya bagi orang yang ingin memperpanjang SIM akan mengurungkan niatnya untuk mengurus sendiri karena berpikir akan “ribet”.

Oleh karena itu IndonesiaOne akan memberikan tips jitu agar mengurus SIM tidak menjadi “ribet” seperti yang dikira :

  1. Siapkan foto copy KTP dan foto Copy SIM minimal 5 lembar

Di tiap loke nantinya akan dimintakan foto copy KTP. Jika anda lupa membawa di Samsat ada warung foto copy, tetapi belum buka jika anda datang pagi – pagi. Jadi lebih baik disediakan terlebih dahulu.

  1. Siapkan bulpen

Bulpen akan digunakan untuk mengisi formulir. Jika lupa membawa bulpen disana juga telah tersedia tempat membeli bulpen

 

  1. Bawa juga SIM asli kita yang lama

Jangan sampai ketinggalan yang satu ini, karena jika ketinggalan maka kita akan gagal total dalam mengurus SIM. Karena SIM lama anda pasti akan diminta untuk diganti dengan SIM baru.

  1. Siapkan uang PAS

Siapkanlah uang senilai Rp 200.000 namun dalam bentuk pecahan dua puluh ribu, 10 ribu dan juga lima ribu Rupiah. Hal ini bertujuan untuk proses administrasi berlangsung cepat. Di loket kesehatan anda akan dikenakan biaya Rp 25.000. Tetapi anda akan diminta membayar dengan uang pas.

  1. Datang ke SAMSAT sepagi mungkin ( Info : hari sabtu SAMSAT tetap buka )

Upayakan paling lambat datang pada pukul 06:30 pagi walaupun loket – loket baru dibuka pukul 07:45. Walaupun tempat parkir belum dibuka masuk saja ke tempat parkir. Tapi jangan lupa bawa STNK, karena nanti sewaktu keluar akan ditanya STNK.

 

  1. Katakan tidak pada ‘CALO’

Biasanya para Calo sudah memantau dan mengincar “mangsa”. Biasanya mereka berdiri disekitar tempat parkir dan menawarkan jasa mereka. Harga yang ditawarkan cukup mahal, untuk perpanjang SIM motor dibutuhkan biaya Rp 300.000. Sedangkan untuk buat SIM C baru dikenakan biaya Rp. 600.000. Iming – iming yang dikatakan calo biasanya proses hanya akan berlangsung satu jam saja. Para pembuat SIM juga nantinya hanya akan masuk untuk foto saja. Iming – iming tersebut memang cukup menarik, tetapi jika kita menerimanya maka kita akan melewati sebuah proses menarik dalam mengurus SIM. Proses tersebut tentunya akan jauh lebih mahal dan berharga daripada kita menggunakan cara cepat. Minimal kita dapat mengerti cara – cara mengurus SIM dengan baik dan benar. Sehingga tidak perlu mengeluarkan uang banyak.

  1. Datang ke loket kesehatan terlebih dahulu

Setiap orang yang mengurus perpanjangan SIM diwajibkan untuk cek kesehatan mata. Tempatnya tidak jauh dari loket pintu masuk kendaraan. Disini anda akan dikenakan biaya 25 ribu Rupiah. Petugas disini sangat tegas. Mereka akan meminta anda untuk tertib mengantri. Jadi sebelum antrian terus memanjang ke belakang, akan lebih baik jika anda datang pertama dan sudah berdiri di depan loket sejak awal. Disini akan diminta Foto Copy KTP dan SIM untuk menerima formulir pemeriksaan kesehatan mata. Dari loket anda akan langsung dialihkan ke ruang pemeriksaan mata. Disana anda akan diperlihatkan beberapa angka dan huruf di dinding, jika anda bisa membacanya maka anda lulus. Prosesnya tidak sampai satu menit diruangan ini. Jika lulus, maka anda menerima slip berwarna merah atau biru untuk dibawa masuk ke kantor selanjutnya.

Baca artikel selanjutnya : Cara Perpanjang Sim Yang Baik dan Benar (2)

Check Also

Cerita Menegangkan di Atas Pesawat Saat Jokowi Mengunjungi Afghanistan

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengisahkan detik-detik saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan tetap melakukan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *