Home / SARA - SELALU ADA HARAPAN / Opini / Dunia ABG Tidak Sesempit Layar Lebar

Dunia ABG Tidak Sesempit Layar Lebar

IndonesiaOne.org – ABG adalah singkatan Anak Baru Gede. Kadang sebutan ‘ABG’ sering juga dipakai untuk “meledek” anak remaja yang sok gede dan sok tau atau “blagu”. Tapi ngak semua anak remaja seperti yang disebutkan itu tentunya.

Ada hal yang cukup meggelitik kalau kita ngebahas kehidupan anak ABG. Karena ada banyak anak baru gede nekat menjalin hubungan dengan lain jenis atau biasa disebut dengan istilah pacaran.

Penyebab ABG berpacaran biasanya dikarenakan karena pergaulan dan pengaruh tayangan di media. Tapi ada juga yang dikarenakan permasalahan keluarga. Atau merasa kesepian karena kurang mendapat kasih sayang orang tua, akhirnya membuat mereka mencari kasih sayang dari sumber lainnya.

Tapi kalau mau jujur ada banyak kisah cinta ABG harus berakhir dengan tragis. Satu dari 5 remaja putri, hamil di luar nikah. Data ini disampaikan Staf Khusus Bidang Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga, Zainul Munasichin. Sedangkan data dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), sebanyak 20,9 persen remaja di Indonesia mengalami kehamilan dan kelahiran sebelum menikah.

Sungguh disayangkan jika masa depan harus suram karena memutuskan untuk berpacaran sejak remaja. Tetapi kembali lagi, bahwa setiap remaja jugalah manusia yang punya hak mengambil keputusan. Mungkin ada di antara kita yang membaca artikel ini terusik dengan cara penjabaran tulisan ini yang terkesan “menggurui” dan menghadang kebebasan masa muda.

Mungkin juga kita berdalil, dengan menganggap tidak semua remaja yang memutuskan untuk berpacaran melakukan hubungan layaknya suami istri dan berakhir hamil di luar nikah. Benar !! Memang tidak semua ! Tapi marilah kita coba mengajukan pertanyaan kembali kepada diri kita masing – masing. Sudah pantaskah kita berpacaran di masa remaja? Dan apa yang menjadi tujuannya?

Emosi masih labil, biaya hidup masih dari orang tua, bahkan tidak mengetahui apa yang menjadi tujuan hidupnya. Cobalah untuk keluar sejenak dari kisah sinetron dan drama percintaan Korea yang membuat lupa realita kehidupan. Sadarilah, kita masih remaja !! Dunia tidak sesempit layar kaca dan layar lebar. Sungguh disayangkan jika dunia remaja hanya berhenti pada kisah percintaan atau biasa yang disebut dengan cinta monyet.

Check Also

Mengenang 6 Ucapan Gus Dur Yang Mempersatukan

IndonesiaOne.org – Isu Suku, Agama, dan Ras (SARA) seringkali dijadikan alat untuk mencapai kekuasaan dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *