Hadiah Terindah Untuk Anak Jalanan di Jakarta

4- Inspiration Factory - IKRAR 15

“Adik kalau sudah besar mau jadi apa ?”

“Saya gamau jadi apa-apa”

Itulah sepenggal percakapan antara Jenny Choa dengan salah satu anak jalanan yang tinggal di kolong jembatan. Jenny pulang ke Indonesia di akhir tahun 2013 setelah kuliah dan bekerja di luar negeri selama 15 tahun. Hatinya merasa terusik mendengar jawaban anak tersebut.

Bagaimana bisa seorang anak betumbuh dewasa tanpa cita-cita ?

Bersama seorang temannya, Georges Hilaul, seorang pesulap profesional berdarah Indonesia-Belanda, Jenny mendirikan Inspiration Factory Foundation pada tahun 2014. Mereka berdua meninggalkan kenyamanan perkotaan dan kemapanan kerja dan bekerja full-time untuk menjalankan Inspiration Factory.

Inspiration Factory dalam bahasa Indonesia artinya Pabrik Inspirasi, yang secara aktif mengubah kehidupan di kolong jembatan kota Jakarta. Mereka mengajarkan pengetahuan akademik, meningkatkan kepercayaan anak-anak jalanan sejak usia dini, dan mendorong anak-anak tersebut untuk berani bermimpi serta mewujudkannya.

pabrik2

Di bawah kolong jembatan, organisasi ini bersama para relawan mengadakan program sekolah setiap hari Minggu pagi. Setiap anak diberikan baju seragam dan tas sekolah. Hampir 300 anak jalanan dari umur 6-12 tahun ikut serta dalam kegiatan ini.

Dalam kegiatan belajar mengajar, mereka diajarkan baca tulis, Bahasa Inggris, dan pentingnya disiplin dan tanggung jawab. Untuk meningkatkan kedisiplinan anak-anak, para pengajar secara rutin memantau kartu daftar hadir pelajar dan mewajibkan anak-anak untuk mengikuti upacara sebelum kegiatan belajar dimulai.

Tidak hanya keterampilan akademis dan kedisiplinan saja, anak-anak didik juga diberi “buku mimpi” tempat mereka menuliskan cita-cita mereka. Di setiap akhir sesi, mereka akan diminta untuk menghubungkan apa yang mereka pelajari barusan dengan cita-cita mereka.

“Setiap anak berhak untuk memiliki cita-cita,” kata Jenny.

pabrik3

Kami mengajak anak-anak ke bioskop baru-baru ini,” kata Georges. Mall mewah dengan bioskop besar terletak sangat dekat dari pemukiman kumuh tempat anak-anak tinggal.

Salah satu tujuan kegiatan tersebut adalah membuka cakrawala pikiran dari anak-anak tersebut, bahwa ada banyak pekerjaan lain di luar sana. Selama ini anak-anak itu hanya hidup di kolong jembatan seperti katak dalam tempurung, tanpa mengetahui dunia di luar kolong jembatan. Selama ini anak-anak tersebut hanya mengetahui pekerjaan sebagai pemulung, pedagang asongan, pengamen, atau bahkan preman dan pekerja seks.

Di Minggu terakhir setiap bulan, anak-anak yang berulang tahun pada bulan tersebut mendapatkan perayaan ulang tahun dan kado ulang tahun.

Jenny dan Georges bercerita bahwa beberapa anak bahkan tidak tahu kapan ulang tahunnya, dan orang tua mereka pun tidak mencatat tanggal lahir mereka. Inspiration Factory akhirnya berinisiatif untuk memberikan tanggal ulang tahun, sehingga anak-anak tersebut merasa percaya diri.

pabrik4pabrik5

Bagi Inspiration Factory Foundation, ilmu, keterampilan, serta kado ulang tahun hanyalah sepenggal bagian dari kado yang sebenarnya mereka berikan. Karena kado terindah dari mereka adalah rasa percaya diri, harapan, dan cita-cita untuk anak-anak jalanan.

Kini, anak-anak jalanan tersebut akan tumbuh dewasa dengan cita-cita dan kemampuan untuk mewujudkannya.

Inspiration Factory Foundation juga mengajak sebanyak mungkin orang yang ingin ikut terlibat untuk menjadi sukarelawan ataupun memberikan donasi. Selengkapnya kamu bisa klik disini : Inspiration Foundation Support