Home / SARA - SELALU ADA HARAPAN / Berita Umum / Jokowi : Demokrasi di Indonesia Sudah Kebablasan

Jokowi : Demokrasi di Indonesia Sudah Kebablasan

 

Indonesiaone.org – Sejak kemerdekaan di tahun 1945, Indonesia baru benar-benar memasuki era reformasi yang terbuka lebar di tahun 1998 pasca lengsernya Presiden Soeharto. Di era inilah semua orang bebas mengeluarkan pendapat, media juga bebas bersuara sesuai Undang-undang yang berlaku.

Menanggapi kebebasan demokrasi di Indonesia saat ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki pandangannya sendiri. Orang nomor satu di Indonesia itu mengaku dalam empat sampai lima bulan terakhir mendapat banyak pertanyaan mengenai demokrasi di Indonesia yang tengah diuji oleh serangkaian persoalan. Salah satu pertanyaan yang dilontarkan kepadanya adalah apakah demokrasi Indonesia sudah kelewat batas (kebablasan).

“Apa demokrasi sudah terlalu bebas dan kebablasan? Saya jawab iya. Demokrasi kita kebablasan,” kata Jokowi saat memberikan pidato dalam rangka pengukuhan pengurus Partai Hanura di Sentul International Convention Center, Rabu (22/2) kemarin.

Tidak hanya itu, Jokowi bahkan menyatakan praktik demokrasi politik di Indonesia membuka peluang terjadinya artikulasi politik ekstrem. Sebut saja liberalise, radikalisme, fundamentalisme, sektarianisme, hingga terorisme yang bertentangan dan mengancam ideologi Pancasila.

Jokowi menjelaskan, penyimpangan praktik demokrasi dapat terlihat dengan jelas dari politisasi SARA dan black campaign. Jokowi pun menyerukan agar seluruh rakyat Indonesia menghindari praktik semacam ini.

“Sekarang ini bertebarannya kebencian, fitnah, saling memaki, menghujat, bohong. Kalau diteruskan bisa menjurus pada pecah belah bangsa kita,” kata Jokowi.

Meskipun sudah kebablasan, Jokowi meyakini jika Indonesia sebagai negara berhasil melewati ujian demokrasi ini, maka Indonesia akan semakin matang, dewasa, dan tahan uji. Namun, jangan sampai tenaga dan pikiran habis untuk hal seperti ini sehingga melupakan pekerjaan rumah yang utama yakni menyejahterakan rakyat.

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan bahwa kunci dari demokrasi yang semakin matang adalah penegakan hukum yang tegas.

“Tidak usah ragu-ragu,” tutupnya.

Check Also

Superman yang perkasa kalah melawan hukum di Indonesia

Selain Batu Kryptonite, ternyata Superman yang sangat perkasa juga takluk oleh sistem hukum di Indonesia. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *