Kasur Busa Setya Novanto Di Ruangan Tahanan KPK

Setnov

Ketua DPR Setya Novanto resmi ditahan pada hari Senin (20/11) di salah satu kamar isolasi Rumah Tahanan (Rutan) Negara Klas 1 Jakarta Timur cabang Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setnov ditahan setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP.

Di dalam Rutan KPK, Setnov tidur di atas kasur busa tipis. Terlihat sebuah kipas angin dan sebuah kloset yang bersebelahan dengan kasur busa tersebut.

KPK memastikan selama di tahanan Setnov tidak akan mendapat perlakuan istimewa. Semua fasilitas yang diterima Setnov sama dengan yang diterima tahanan lainnya.

“Intinya tidak ada perlakuan khusus,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta.

Ruang Tahanan KPK

Selain kasur busa dan kloset, Setnov akan mendapatkan peralatan mandi, boks tempat pakaian, serta sepasang bantal dan pakaian olahraga. Sementara untuk urusan makan, Setnov mendapat jatah nasi kotak setiap harinya seperti tahanan lainnya.

Saat ini, Setnov masih menjalani masa pengenalan lingkungan (Mapaling). Usai menjalani Mapaling, ia akan ditempatkan satu sel dengan tahanan kasus korupsi lainnya. Setnov masih dapat menonton televisi yang terpasang di ruang berkumpul tahanan. Para tahanan bisa keluar dari “kamar” setiap hari dari pagi hari hingga pukul 22.00 WIB. Sementara waktu besuk Setnov dibatasi hanya pada hari Senin dan Kamis setiap pukul 10.00-12.00 WIB.

Setya Novanto Ditangkap KPK

Sesuai aturan, Ketua Umum Golkar itu akan tinggal di dalam Rutan KPK maksimal selama 120 hari saat masa penyidikan. Febri belum bisa memastikan kapan berkas perkara Setnov rampung dan segera dilimpahkan ke pengadilan.

“Karena itulah penting bagi kita semua memastikan agar kasus ini sampai pada proses sidang, agar bukti-bukti pokok itu bisa diuji di sana,” ujarnya.