Mengenang 6 Ucapan Gus Dur Yang Mempersatukan

122
Mengenang 6 Ucapan Gus Dur Yang Mempersatukan

IndonesiaOne.org – Isu Suku, Agama, dan Ras (SARA) seringkali dijadikan alat untuk mencapai kekuasaan dan memecah belah bangsa. Itulah yang seringkali terjadi di negara – negara yang berisikan beragam orang dengan latar belakang yang berbeda. Indonesia contohnya. Ada berbagai peristiwa berdarah yang terjadi di negeri kita beberapa tahun yang lampau karena isu SARA yang dihembuskan.

Peristiwa kelam itu tentunya tidak boleh terulang. Sebab Indonesia adalah bangsa yang besar dan layak menjadi contoh kedamaian dan keharmonisan walaupun berbeda suku, agama, dan ras, serta budaya.

Salah satu tokoh bangsa yang sangat konsentrasi berbicara mengenai persatuan adalah Abdurrahman Wahid, atau yang akrab disapa Gus Dur . Indonesia pada akhir tahun 2009 kehilangan beliau. Sebagai seorang yang pernah menjadi orang nomor satu di Indonesia kepergian Gus Dur meninggalkan duka yang sangat mendalam bagi banyak orang.

Sumbangsih terbesar Gus Dur terhadap bangsa adalah perjuangannya yang pantang mundur dalam mengusung pluralisme. Sehingga tak heran Kepergian sang Ketua Umum PBNU dua priode tersebut juga ditangisi oleh kelompok minoritas yang selama ini selalu dibela oleh Gus Dur. Pasalnya selama hidupnya Gus Dur selalu menjadi tokoh terdepan dalam memerangi sikap-sikap intoleran dari kelompok radikal.

Gus Dur adalah pribadi yang menjadikan Konghucu agama resmi negara. Dan beliau juga mencabut Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 1967 yang melarang kegiatan warga Tionghoa dan menetapkan Imlek sebagai hari libur nasional.

Sikap Gus Dur dalam memperjuangkan pluralisme tersebut membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjulukinya sebagai sebagai Bapak Pluralisme yang patut menjadi tauladan bagi seluruh bangsa (Antaranews.com, 30/12/2010). Menurut SBY Pluralisme dan multikulturalisme yang diajarkan Gus Dur, tidak hanya menjadi inspirasi elemen bangsa ini, tetapi bangsa-bangsa di dunia. Oleh sebab itu, Gus Dur merupakan Bapak Pluralisme yang telah memberikan inspirasi bagi semua masyarakat Indonesia.

Berikut ini adalah 6 ucapan Gus Dur yang patut kita kenang untuk memperkokoh kembali sendi – sendi persatuan bangsa Indonesia :

“Indonesia bukan negara agama, tapi negara beragama. Ada enam agama yang diakui di Indonesia, jadi tolong hargai lima agama yang lain.”

“Marilah kita bangun bangsa dan kita hindarkan pertikaian yang sering terjadi dalam sejarah. Inilah esensi kesejarahan kita, yang tidak boleh kita lupakan sama sekali!”

“Keragaman adalah keniscayaan akan hukum Tuhan atas ciptaan-Nya”

“Agama dan nasionalisme tidak bisa berdiri sendiri.”

“Kemajemukan harus bisa diterima, tanpa adanya perbedaan.”

“Tidak penting apa pun agama atau sukumu. Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak pernah tanya apa agamamu.”