Home / BERANI - BERTEKAD dan NIAT / Inspirasi / Menyingkirkan Trauma Menyambut Masa Depan

Menyingkirkan Trauma Menyambut Masa Depan

Rasa trauma seringkali menjadi penghambat bagi kita untuk meraih masa depan yang gilang gemilang. Bahkan membuat kita menjadi pribadi yang seringkali murung, minder, atau terlalu percaya diri untuk menutupi luka hati yang tersembunyi.

Ada banyak peristiwa yang terjadi ; dari bullying pada masa kecil, penolakan sejak dalam kandungan, aniaya fisik, keretakan rumah tangga,kecelakaan, sampai pada pelecehan seksual.

Ingin rasanya mencabut trauma – trauma tersebut. Namun sulit untuk melupakannya. Apalagi mengampuni orang – orang yang membuat trauma. Tapi sampai kapan kita mau menyimpan trauma? Bukankah itu yang menyiksa batin kita? Bukankah itu yang menjadi tembok pembatas untuk kita beroleh kebahagiaan?

Mari kita runtuhkan tembok trauma dalam batin kita:

  1. Ingat, dibalik segala peristiwa pasti ada hikmahnya. Daripada kita mempertahankan trauma, lebih baik kita mencari hikmah. Luangkan waktu untuk berkomunikasi dengan Tuhan, dan lakukan konseling dengan orang yang kita bisa percaya. Curahkan isi hati, dan buka hati untuk menerima masukkan. Yakinlah, dibalik peristiwa pasti ada hikmah.
  2. Ingat, ada orang lain yang pernah mengalami peristiwa yang lebih parah. Jika mereka bisa bangkit dari keterpurukan, mengapa kita tidak? Jika mereka bisa jadi inspirasi bagi orang lain, mengapa kita justru memilih untuk tetap terpuruk? Memang, untuk menaklukkan trauma masa lalu tidak semudah mengatakannya. Tapi pasti bisa, jika kita mau! Karena kita pun bisa menjadi inspirasi untuk kebangkitan orang lain yang mengalami hal yang sama seperti kita.
  3. Ingat, rasa trauma akibat peristiwa kelam pasti menghambat diri kita untuk mengalami kemajuan. Pilihan untuk bangkit dari trauma dan sembuh dari luka masa lalu ada di tangan kita! Mengampuni dan melupakan merupakan pilihan tepat untuk kita bisa sembuh dari trauma dan konflik masa lalu.

Mari kita lanjutkan hidup ini dengan penuh kedamaian. Tanggalkan trauma masa lalu kita dan raihlah masa depan yang gilang gemilang. Kebahagiaan dalam batin jauh lebih berharga daripada menyimpan trauma masa lalu!

Check Also

20 Ciri Pribadi Yang Dewasa

IndonesiaOne – Selama ini orang berpikir, semakin bertambahnya usia maka seseorang akan menjadi dewasa. Ternyata …

One comment

  1. Sangat setuju, dukungan keluarga, teman dekat, dan orang sekitar bisa menghilangkan trauma. Ketika itu sudah hilang, menyambut masa depan untuk membangun negeri akan terbuka lebar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *