Penjara Pink Unyu Unyu di Swiss

2-Penjara

Indonesiaone.org – Apa yang ada di benakmu saat mendengar kata “penjara” ?

Tempat yang menyeramkan dengan nuansa gelap, dengan sel-sel penjara yang kadang bau dan kotor. Penghuninya pun para tahanan yang memiliki badan kekar, bertato dengan muka sangar.

Namun ada pemandangan yang sangat berbeda jika kamu melihat penjara yang satu ini. Penjara yang berlokasi di kota Biel Bienne, Swiss ini mengusung tema pink sebagai warna utamanya.

Nuansa serba pink ini ditemui di seluruh bangunan dan sudut-sudut ruangan hingga ke setiap sel penjara. Bahkan, baju yang dikenakan oleh para tahanan pun berwarna pink menggemaskan. Konsep unik ini diterapkan sejak tahun 2005 dan terus diterapkan hingga saat ini.

Unyu Unyu3

Penjara di kota Biel Bienne ini bukanlah satu-satunya penjara yang mengadopsi konsep ini. Di Swiss ada 30-an penjara yang juga memakai konsep pinky-pinky ini. Di benua Eropa, Negara Jerman juga mulai mencoba konsep penjara unyu ini. Beberapa penjara di Dortmund, Hagen, Kleve, dan Attendorn juga menerapkan konsep serupa.

Konsep yang unik ini ternyata memiliki alasan di balik pemilihan warna utamanya yang serba pink. Menurut seorang psikolog bernama  Daniela Spath, teori ‘terapi warna’-lah yang digunakan dalam konsep penjara tersebut. Warna pink disebut memiliki efek menenangkan dan meneduhkan. Jadi alih-alih bertambah agresif dan emosi, para tahanan yang ada di sana diharapkan akan bersikap lebih tenang.

Konsep ini sering disebut sebagai “Cooldown Pink”

Dan ternyata konsep ini berhasil. Para tahanan yang ditempatkan dalam sel berwarna pink selama 2 jam emosinya jadi lebih tenang dan lebih terkendali.

Efek Jera

Selain efek warna yang menenangkan emosi dari para tahanan, ada juga faktor pendukung lainnya seperti efek jera bagi para tahanan.

Muka kekar, bertato, wajah seram, namun menggunakan pakaian unyu merupakan salah satu hukuman sosial yang dianggap mempermalukan diri mereka.

Unyu4

Bahkan menurut salah seorang tahanan, dikurung dalam sel berwarna pink tersebut adalah hal paling memalukan dalam hidupnya. Hal tersebut membuatnya merasa seperti “anak perempuan yang dihukum oleh orangtuanya.” Nah efek jera dan mempermalukan seperti itu yang akan membuat kriminal berpikir ulang saat melakukan kejahatan.

Menurut kalian mungkin nggak sih konsep penjara pink gini diterapkan di Indonesia? Mungkin kita akan tertawa geli kalau melihat para tahanan KPK yang sedang berbaris memakai pakaian unyu berwarna pink…