Home / BERANI - BERTEKAD dan NIAT / Inspirasi / Secarik Surat Kematian Dari Terpidana Hukuman Mati Narkoba

Secarik Surat Kematian Dari Terpidana Hukuman Mati Narkoba

IndonesiaOne.org – Andrew Chan sebagai terpidana mati narkoba telah menjalani eksekusi mati pada beberapa waktu lalu. Upaya pemerintahan Australia dan dunia Internasional meminta pengampunan dari presiden Indonesia ternyata tidak bisa menahan pelaksanaan eksekusi mati terhadapnya. Terlepas dari kisah usaha penyelamatan tersebut, ternyata Andrew Chan ternyata telah sangat siap secara mental untuk menjalani eksekusi mati itu.

Melalui surat – surat yang dituliskannya, Andrew Chan telah menunjukkan pertobatan dari jalan kelam yang pernah dilaluinya. Bahkan dirinya sempat menuliskan sebuah surat untuk keponakannya yang sangat menyentuh hati. Di dalam surat tersebut, Andrew memberikan penekanan untuk keponakannya yang bernama Kai dapat menjadi anak yang taat pada orang tua dan selalu mengikuti jalan hidup Yesus.

Berikut dibawah ini adalah surat Andrew sebelum dieksekusi mati :

“25-04-2015

Kai sayang, 
Hai Kai, ini pamanmu Andrew. Saat kamu membaca surat ini mungkin kamu sudah sudah bisa bicara dan berjalan. Terakhir aku melihatmu, kamu baru bisa berguling-guling di dalam pondok ketika kamu mengunjungiku di Bali. 
Ini adalah perjalanan panjang Kai, aku melakukan hal buruk ini ketika aku masih muda yang mengakibatkanku mendekam di dalam penjara. Saat ini, surat ini yang kutujukan untukmu adalah satu-satunya surat yang akan kamu baca hingga tiba saatnya kita bertemu di surga nanti. 
Aku sering bermimpi tentangmu, bahkan suatu saat nanti saat kamu dewasa aku bisa menyaksikan pernikahanmu, namun hal itu tidak akan pernah terjadi.
Aku banyak belajar ketika berada di dalam penjara mengenai betapa berharganya sebuah kehidupan. Aku sungguh berharap dapat mengenalkanmu kepada Jesus yang telah menyadarkanku dan mengasihiku dengan cara yang luar biasa. 
Kai, aku sangat menyayangimu. Namamu sudah ku tato di dalam hatiku, kamu akan selalu menjadi keponakan favoritku. Tolong, selalu dengarkan apa kata ibu dan ayah. Mereka adalah orangtua yang sangat baik dan selalu menyayangimu bagaimanapun keadaannya.
Aku berdoa agar suatu saat nanti aku dapat melihatmu kembali di surga, Kai. Kamu kuberi nama panggilan kesayangan ‘piggytron’ saat kamu lahir dulu.
Aku menyayangimu Kai, teruslah percaya dan berada di jalan Jesus, dan belajarlah dari kesalahanku.
Aku yang selalu menyayangimu,
Pamanmu, Andrew Chan”

Check Also

Inilah Sosok Pria Sejati

Sosok seorang pria selalu identik dengan kepemimpinan dan sosok pribadi yang tangguh. Mereka seringkali diharapkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *