Connect with us

Kesehatan

Suka manis tapi takut diabetes ? Ini Solusinya !

Diabetes sering disebut “penyakit orang perkotaan” dan “the silent killer” karena sifatnya yang tidak disadari dan tanpa sadar merusak organ-organ tubuh penderitanya. Bahkan di Indonesia sendiri, Diabetes merupakan penyakit nomor 3 yang paling banyak memakan korban jiwa.

Eits, tapi jangan keburu takut dulu, karena ada kabar baiknya :

Diabetes dapat dicegah dan diatasi dengan pola makan dan pola hidup yang sehat.

Inilah 3 kunci mengatasi diabetes :

1. Pola Makan

Kunci pertama adalah miliki pola makan yang sehat dan seimbang. 

Jika tubuh kurang asupan makanan, maka akan rentan terkena sakit penyakit, begitu juga sebaliknya kalau kelebihan maka dalam tubuh kita akan menumpuk berbagai penyakit metabolisme tubuh, termasuk diabetes.

Orang Indonesia pada umumnya membutuhkan 2.500 Kalori  (Pria dewasa) dan 2.000 Kalori (wanita dewasa) setiap harinya, yang terbagi menjadi :

  • Porsi sarapan : 20 % total kalori. (400-500 kalori)
  • Porsi makan siang : 30% total kalori (600-700 kalori)
  • Porsi makan malam : 25 % total kalori (500-600 kalori)
  • Sisa kalori dapat anda penuhi melalui cemilan ringan ataupun buah-buahan di sela kegiatan anda.

Nah untuk mempermudah anda menghitung porsi makan anda, inilah dia tabel praktis dari Indonesiaone :

Porsi Makan sehari

Semakin tinggi aktivitas anda (kerja berat, aktivitas lapangan), maka kalori yang anda butuhkan semakin besar.

Tapi terkadang kita tidak selalu bisa menghitung setiap kalori yang kita makan, untungnya kita dapat dengan praktis menghitung porsi makan hanya menggunakan bantuan tangan saja :

  • Karbohidrat (nasi, mie, pasta, ubi, kentang, dll) : 1 tangkup tangan atau seukuran bola tenis.
  • Protein (ayam, daging, ikan, telur, tempe, dll) : sebesar telapak tangan (tanpa jari)
  • Lemak ( mentega, minyak, keju, selai kacang, dll) : sebesar 1 ruas Ibu jari
  • Serat ( buah-buahan dan sayuran) : satu genggam tangan atau 1 ukuran bola baseball.

Tips Praktis Porsi Makan

 

Makanan dengan lemak tinggi, gorengan, jeroan makanan bersantan, minuman bersoda, Kue , permen, sirup ,  adalah jenis makanan yang harus betul-betul anda hindari agar kadar gula dalam darah anda tetap tekontrol.

Ganti pemanis buatan dengan pemanis alami

Tapi saya suka banget makanan dan minuman yang manis-manis, gimana donk ??

Tenang saja,  bagi anda yang suka makanan manis, dapat mengganti konsumsi gula tebu (pemanis buatan) dengan pemanis alami seperti madu, kurma, atau daun stevia.

daun Stevia karena beberapa manfaatnya yaitu :

  • Nol Kalori – Berbeda dengan gula yang membuat asupan kalori anda meroket, Stevia sangat cocok bagi anda yang ingin menjaga berat badan atau mendapatkan berat badan ideal.
  • Kadar gula darah stabil : Stevia tidak berpengaruh terhadap kadar gula darah, dan bahkan meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin dan menurunkan kadar gula dalam darah sehingga stevia sangat aman untuk dikonsumsi bahkan oleh penyandang diabetes.
  • Menurunkan tekanan darah : Stevia juga memiliki manfaat untuk menurunkan tekanan darah.
  • Alami : berasal dari daun tanaman, merupakan pemanis alami.
  • Tidak mengubah kadar gizi : Stevia sebagai pemanis ataupun bumbu masakan, tidak merubah kadar gizi di dalam makanan atau minuman tersebut, sehingga kandungan vitamin dan mineral pada makanan dan minuman tersebut tetap terjaga.

Kabar baiknya, anda kini sudah bisa mendapatkan Stevia dengan mudah. Salah satunya lewat produk olahan bubuk yang dapat langsung diseduh layaknya meminum teh, dan dapat ditambahkan ke masakan sebagai bumbu pemanis.

Anda juga bisa membeli langsung bibit pohonnya untuk dapat ditanam di pekarangan rumah, karena tanaman yang satu ini sangat mudah perawatannya. Kapanpun anda butuh, tinggal petik deh di halaman. Lebih segar, natural dan tentunya menyehatkan.

Untuk pemesanannya, anda bisa langsung memesannya lewat instagram “onehomefarm” atau pemesanan lewat Whatsapp di 081919040408

2. Olahraga teratur.

Kunci kedua adalah miliki pola olahraga yang teratur.

Olahraga punya manfaat tinggi bagi tubuh, terutama memperlancar sirkulasi darah dan memperlancar sistem metabolisme tubuh. Banyak orang menyadari pentingnya berolahraga, tetapi kadang lupa bahwa manfaat dari berolahraga hanya dapat diperoleh jika dilakukan secara teratur.

Lakukanlah olahraga minimal 30 menit dengan frekuensi 3-6 kali dalam seminggu. Intensitas olahraga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan kita.

Jika anda tidak pernah atau jarang berolahraga, sebaiknya mulailah dari olahraga yang ringan seperti jalan cepat, jogging atau bersepeda agar tubuh anda tidak “kaget”, dan tambahkan porsi atau intensitasnya di kemudian hari, sesuai kebutuhan anda.

Jika anda adalah pekerja kantoran yang memiliki aktivitas duduk dalam waktu yang lama (5-8 jam sehari), sebaiknya anda melakukan perenggangan badan dan berjalan atau beraktivitas ringan di sela pekerjaan anda.

3. Tidur cukup.

Kunci ketiga adalah tidur dan istirahat yang cukup.

Setiap orang membutuhkan tidur dan beristirahat untuk memulihkan vitalitas tubuh setelah seharian beraktivitas.  Berikut ini kebutuhan secara lengkapnya yang dapat anda lihat :

  • Bayi baru lahir (0-3 bulan): 14-17 jam tidur per hari
  • Bayi (4-11 bulan): 12-15 jam tidur per hari
  • Batita (1-2 tahun): 11-14 jam tidur per hari
  • Usia pra-sekolah (3-5 tahun): 10-13 jam tidur per hari
  • Usia sekolah (6-13 tahun): 9-11 jam tidur per hari
  • Remaja (14-17 tahun): 8-10 jam per hari.
  • Dewasa muda (18-25 tahun): 7-9 jam tidur per hari
  • Dewasa (26-64 tahun): 7-9 jam tidur per hari
  • Dewasa lanjut usia (65 tahun ke atas): 7-8 jam tidur per hari

Selain itu hindari emosi dan pikiran negatif serta stress yang akan memproduksi hormon kortisol yang secara tidak langsung dapat meningkatkan gula darah dalam tubuh anda.

Kesimpulan

3 Kunci tersebut sangat mudah untuk diingat, tetapi butuh tekad dan komitmen untuk menjalankannya.

Kesehatan adalah hal yang tidak ternilai harganya, dan kita akan menikmati banyak manfaat bagi hidup kita saat memiliki tubuh yang sehat dan bugar.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi hidup anda. Sehat selalu.

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Inspirasi

4 Tips Awali hari dengan lebih Bugar dan bertenaga

Survey membuktikan bahwa rutinitas di pagi hari memiliki pengaruh sangat besar bagi produktivitas dan bagaimana seseorang menjalani hari itu.

Rutinitas pagi yang tertata dan terencana dapat membuat kamu tetap bugar dan bertenaga sepanjang hari dan otomatis membuat harimu menjadi lebih produktif. 

Ini dia 4 tips mengawali pagi dengan bugar dan bertenaga :

1. Pasang alarm

Bagi kamu yang belum terbiasa bangun pagi, kamu bisa memasang alarm untuk membantumu bangun pagi dengan teratur. Tapi sebaiknya, kamu hanya memasang 1 alarm saja, dan gunakan musik yang menyenangkan agar kamu merasa segar dan tidak terganggu saat terbangun.

2. Membuat goal sederhana

Atmosfir matahari pagi yang cerah adalah momen paling pas untuk kamu merancangkan goal sederhana yang ingin kamu capai di pagi hari ini. Misalnya : menyapu teras, membuat resep sarapan sederhana, lari pagi 20 menit, dll.

Meskipun terlihat sederhana, tapi saat kita telah menyelesaikan goal sederhana di pagi itu, hal itu akan menstimulasi hormon dopamin di sitem otak kita. Membuat kita merasakan kepuasan setelah berhasil menyelesaikan tugas sederhana itu, dan memotivasi kita untuk produktif dalam tugas-tugas lain di hari itu.

3. Jauhi gadget

Sebaiknya pada pagi hari, berilah waktu bagi diri sendiri jauh dari gadget. Kita bisa menghabiskan waktu dengan berdoa, menenangkan diri, minum teh atau kopi, atau berolahraga pagi sehingga pikiran dan tubuh kita rileks.

4. Olahraga pagi

Berolahraga di pagi hari terbukti tidak hanya menyegarkan tubuh kita, tetapi juga mental dan emosi kita. Kita dapat melakukan olahraga ringan selama 30 menit, dan lakukan dengan teratur 3-6 kali seminggu untuk hasil yang maksimal.

Itulah 4 tips mengawali hari dari Indonesiaone, semoga bermanfaat.

Continue Reading

Kesehatan

Manis di lidah , merusak di dalam tubuh

Rasa manis adalah salah satu rasa favorit bagi kebanyakan manusia, karena sifatnya yang ringan dan mudah diterima di lidah. Apalagi rasa manis yang dimiliki oleh gula, yang juga menjadi sumber tenaga bagi manusia.

Tapi tahukah anda, akibat dari konsumsi gula yang berlebih berpotensi merusak tubuh dan menyebabkan diabetes (penyakit metabolisme tubuh, dimana kadar gula darah di dalam darah terlalu tinggi)

Diabetes sering dikenal sebagai penyakit silent killer, karena seringkali si penderita tidak menyadari bahwa ia telah mengidap penyakit ini, dan dampaknya baru diketahui saat sudah terjadi komplikasi pada organ-organ tubuhnya. Diabetes menjadi penyakit no.3 yang paling banyak menelan korban di Indonesia.

Penyakit ini umumnya menyerang orang dewasa yang hidup di perkotaan, yang notabene tubuhnya kurang berolahraga dan pola makannya tidak terjaga.

Cara terbaik untuk mengetahui apakah Anda terkena diabetes atau tidak adalah dengan melakukan tes gula darah. Namun, ada juga beberapa gejala yang bisa dicermati sebelum Anda melakukan tes gula darah:

  • Sering buang air kecil dan rasa haus yang berlebihan. Ginjal berfungsi untuk menyingkirkan semua glukosa ekstra dalam darah, dengan menyaring cairan darah lebih banyak. Hal ini yang akan membuat Anda sering ingin pipis pada malam hari. Sedangkan untuk gejala haus berlebihan, hal itu menunjukkan tubuh Anda sedang mencoba untuk mengganti cairan yang hilang tersebut.
  • Berat badan yang menurun. Kadar gula darah tinggi bisa menyebabkan penurunan berat badan yang cepat, misalnya lima hingga sepuluh kg selama dua atau tiga bulan. Tetapi ini bukan penurunan berat badan yang sehat. Mengapa bisa demikian? Karena hormon insulin tidak dapat memasukkan glukosa ke dalam sel untuk digunakan sebagai energi, maka tubuh mulai menggunakan protein dari otot sebagai sumber alternatif pembuatan energi. Ginjal juga bekerja keras untuk menghilangkan kelebihan gula, dan menyebabkan kehilangan kalori yang dapat membahayakan ginjal.
  • Rasa lapar berlebihan. Rasa lapar yang berlebihan merupakan tanda lain dari diabetes. Ini terjadi karena kadar gula darah yang tinggi namun tidak dapat masuk ke dalam sel untuk digunakan dalam proses metabolisme. Ketika kadar gula darah tidak dapat masuk ke dalam sel, tubuh berpikir belum memperoleh asupan makanan sehingga mengirim sinyal lapar untuk mendapatkan glukosa lebih banyak agar sel-sel dapat berfungsi.
  • Masalah kulit Kulit gatal, hasil dari kulit kering atau sirkulasi dari pembuluh darah yang buruk, dapat menjadi tanda peringatan diabetes. Contoh lain adalah acanthosis nigricans yakni penggelapan kulit di sekitar leher atau ketiak.
  • Penyembuhan luka yang lambat . Infeksi, luka, dan memar yang kunjung sembuh adalah tanda klasik lain dari diabetes. Hal ini biasanya terjadi karena pembuluh darah rusak oleh kadar glukosa yang berlebihan. Kondisi ini membuat darah sulit menjangkau daerah-daerah tubuh yang terluka. Selain itu, risiko infeksi pada luka meningkat akibat tingginya kadar gula di pembuluh darah.

Kadar gula dalam darah dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas, yaitu organ yang terletak di belakang lambung. Pada penderita diabetes, pankreas tidak mampu memproduksi insulin sesuai kebutuhan tubuh. Tanpa insulin, sel-sel tubuh tidak dapat menyerap dan mengolah glukosa menjadi energi.

Cara mengatasinya ?

Kabar baiknya, penyakit diabetes yang disebabkan oleh pola hidup dan pola makan, juga dapat diatasi dengan pola hidup yang sehat, diantaranya :

  • Pasien diabetes diharuskan untuk mengatur pola makan dengan memperbanyak konsumsi buah, sayur, protein dari biji-bijian, serta makanan rendah kalori dan lemak.
  • Mengganti asupan gula dengan pemanis yang lebih aman seperti sorbitol atau stevia.
  • Berolahraga secara rutin, setidaknya 10-30 menit tiap hari. Sebaiknya olahraga yang tidak terlalu berat seperti jalan cepat, atau jogging.
  • Kurangi secara drastis konsumsi minuman manis kemasan, kue manis, dan aneka olahan kue manis. Akan lebih baik lagi jika dapat berhenti total.
  • Konsumsi karbohidrat dan gula dalam porsi yang kecil. (mengurangi porsi nasi dan gula)
  • Kondumsi ikan setidaknya 2 kali dalam seminggu.
  • Mengurangi konsumsi daging merah
  • Menjaga berat badan ideal.
Continue Reading

Kesehatan

Tingkatkan Imun Tubuh dengan Pola Makan Sehat

Dalam masa pandemik covid-19 seperti sekarang ini asupan nutrisi yang sehat dan seimbang harus menjadi fokus perhatian Kita.

Pada prinsipnya penyakit itu ada dua jenis, yaitu penyakit menular dan penyakit tidak menular.

Virus Covid-19 merupakan penyakit menular, sedangkan permasalahan kesehatan yang timbul akibat kesalahan pola makan ( seperti diabetes, obesitas, kolesterol dll ) termasuk kategori penyakit tidak menular.

Namun, meskipun makanan bukan agen penyebaran virus covid-19 dan bukan penyebab timbulnya penyakit tersebut tatapi pola makan sehat sangat terkait erat dengan daya tahan tubuh kita ketika terserang virus covid-19. Seseorang dengan pola makan yang sehat tentu saja mempunyai daya tahan tubuh yang lebih baik dibandingkan dengan seseorang yang mempunyai pola makan yang tidak sehat.

Kita sekarang hidup di dalam generasi yang umurnya semakin pendek karena penderita penyakit kronis akibat pola hidup modern jumlahnya semakin banyak. Sadari juga salah satu penyebab penyakit kronis adalah pola hidup yang tidak sehat yang diwariskan oleh kebiasaan lama yang tidak sehat,terutama pola makan modern.

Ditengah arus kesibukan kehidupan sehari-hari banyak orang yang tidak menyadari hal ini, akibatnya kebanyakan orang hidup tanpa memperhatikan hal-hal yang penting bagi kesehatannya dan alhasil pola makan sehat di zaman modern ini menjadi semakin langka dan hanya dipercaya dapat dijalankan oleh segelintir orang yang kemudian dianggap ekstrim atau “aneh” dan “tidak seru” oleh orang-orang di sekelilingnya.

Tidak ada orang yang mau gemuk,terlalu kurus atau sakit semua orang ingin sehat. Tapi sayangnya,tidak banyak orang yang sadar bahwa kesehatan itu datang dengan penggunaan AKAL SEHAT dan harus diusahakan, kesehatan merupakan tanggung jawab diri masing-masing.

Perubahan akal sehat yang terus menerus akan memberikan kesadaran bagi Kita bahwa makanan yang tidak sehat adalah RACUN yang pelan-pelan akan merusak tubuh Kita dan dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan serta penyakit kronis dalam jangka waktu panjang. Sedangkan makanan yang sehat dan bergizi adalah SENJATA yang pelan-pelan juga memberikan kesehatan yang maksimal yaitu kesehatan badan,pikiran dan jiwa.

Ingat bahwa sistem kerja tubuh Kita bersifat kompleks, untuk bisa berfungsi dengan baik tubuh Kita memerlukan barbagai macam nutrisi dan mineral. Kemampuan makan dengan pintar dan benar adalah kemampuan dasar hidup yang seharusnya dimiliki oleh setiap orang, bukan karena trend tapi karena besar sekali peranannya terhadap kesehatan dan kualitas hidup Kita. Bila dipelajari dan dibiasakan kemampuan ini akan memberikan kebaikan di hari tua, sayangnya kemampuan ini mulai langka di zaman modern sekarang mulai terkikis dengan gaya hidup dan gaya makan modern yang serba instan,tidak terukur dan tidak sehat.

Prinsip pola makan sehat sebenarnya mengajarkan untuk Kita memiliki panduan untuk bisa memilih makanan yang benar dan sehat sehingga Kita mampu memahami dasar tentang cara kerja tubuh dan bagaimana hubungan antara makanan dengan kesehatan tubuh Kita.

Prinsip pola makan sehat terdiri dari :

1. Hanya mengkonsumsi makanan yang sebenarnya ( real food)

2. Disaat yang bersamaan kurangi/hentikan konsumsi makanan proses ( junk food,fast food, tepung proses, gula/fruktosa,olahan digoreng,santan berlebih,lemak tinggi dll)

3.Makan dengan komposisi,porsi serta cara yang benar dan sehat.

Melakukan ketiga prinsip diatas secara konsisten akan membuat Kita lebih paham dengan cara kerja tubuh Kita dan membuat Kita lebih pintar dalam memilih makanan dan membentuk kebiasaan makan. Menjadi tahu hubungan antara makanan dan kebiasaan makan dengan kesehatan metabolisme, kesehatan organ, keseimbangan hormon dan kesehatan Kita secara menyeluruh.

Memilih asupan gizi yang sehat dan seimbang pada masa sekarang ini memang diutamakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sangat disarankan untuk mengkonsumsi sumber protein yang bervariasi ( hewan & nabati), mengkonsumsi vitamin dan mineral lebih dari biasanya sebab ketiga komponen gizi tersebut mempunyai kontribusi besar untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Suplement makanan atau vitamin tambahan mampu memperkuat daya tahan tubuh yang dapat dikonsumsi juga secara teratur namun tidak berlebihan.

Penulis : Hendri Pardede

Continue Reading

Trending!!