Ternyata Menyembuhkan Hati Yang Terlanjur Tersakiti, Itu Tidak Sesulit Yang Kita Pikirkan !!

menyembuhkan hati yang terluka

IndonesiaOne.org – Setelah kamu membaca artikel-artikel mengenai “10 Ciri Orang Yang Hatinya Terluka” dan ternyata kamu mendapati bahwa kamu memiliki salah satu ciri orang yang hatinya sedang terluka, maka kamu harus membaca artikel yang satu ini, karena kita harus jujur pada diri sendiri, terus menerus menyimpan luka pasti sangat tidak enak bahkan bisa membuat penyakit dalam diri kita. Untuk itu, dibutuhkan keputusan untuk keluar dari setiap perasaan luka yang masih tersimpan di dalam diri kita.

Memang pastinya akan ada banyak alasan dan penyebab yang kamu berikan atas luka yang kamu rasakan ini. Biasanya kamu akan cenderung untuk menyalahkan orang serta peristiwa yang ada di sekitarmu. Namun jika kamu terus berputar di alasan-alasan itu maka kamu tidak akan pernah bisa menjadi pribadi yang pulih dari konflik batin yang terus menghantuimu. Ada 5 tips untuk membantu kamu bisa keluar dari konflik hati ini :

1.  Sadari Bahwa Dirimu Sesungguhnya Menyimpan luka Kehidupan. Buka Dirimu Untuk Terima Penyembuhan Hati

Crying-sad-girl-says-im-fineimage via : graphico.in

Akui jika memang kamu ternyata selama ini menyimpan sakit hati kepada seseorang, atau bahkan sering merasa disakiti oleh orang-orang yang ada di sekelilingmu atau peristiwa yang menimpa hidupmu. Karena dengan adanya keterbukaan hati, kamu akan mengetahui sebenarnya apa yang menjadi akar kamu sering merasa tersakiti. Mungkin akan terasa sakit dan berat untuk mulai membuka diri, tetapi sama seperti luka pada kulit yang diberi alkohol pastinya akan terasa sakit tetapi justru kesakitan itulah yang akan menghasilkan pemulihan yang cepat sehingga kita tidak perlu terinfeksi penyakit-penyakit lainnya.

Demikian juga hati manusia yang sedang terluka, terkadang menyakitkan saat alami proses kesembuhan. Tapi percayalah hanya dengan cara inilah kamu akan bisa menikmati hatimu pulih dari segala luka yang ada. Mulailah membuka hati untuk alami setiap proses pemulihan yang diberikan oleh Tuhan dalam hidupmu. Caranya :

– Ceritakan semua keluh kesahmu kepada Tuhan dengan cara berdoa, karena Dialah sumber kekuatan dan kesembuhan bagi kita semua.

– Mulai beranikan diri untuk menceritakan apa yang sedang kamu alami kepada orang yang kamu anggap sudah memiliki kematangan dan kedewasaan dalam karakter serta memiliki integritas dalam hidupnya.

– Ganti setiap pikiran negatifmu dengan hal-hal yang positif dan kelebihan dari orang yang kamu rasa telah menyakitimu.

– Bersyukur dengan setiap peristiwa apapun yang sedang terjadi dalam dirimu. Percayalah apapun yang terjadi atasmu itu mendatangkan kebaikan bagimu

2.  Bersedia Melepaskan Pengampunan Terhadap Siapapun yang Dianggap Bertanggung Jawab Atas Luka Kehidupan Yang Kamu Alami

Life Quote - ForgivenessHampir kebanyakan orang yang hatinya terluka sangat susah untuk bisa memaafkan atau mengampuni orang yang ia anggap telah menyakitinya. Bahkan hubungan yang ada pun menjadi renggang dan semakin rusak. Kita harus menyadari bahwa tindakan yang sangat merugikan diri kita dan orang-orang yang ada di sekitar kita, karena atmosfir kebencian lebih kuat dibanding kedamaian yang kita pancarkan.

Untuk itu, sebagaimana Tuhan selalu mengampuni manusia karena dosanya, begitu pula kita juga harus memberi pengampunan kepada orang-orang yang menyakiti kita. Bukalah hatimu dan lepaskan pengampunan. Mungkin terasa berat, tetapi percayalah hal ini tidaklah mustahil untuk dilakukan. Karena sesungguhnya langkah pengampunan adalah obat bagi dirimu sendiri.

baca juga :  5 Alasan Mengapa Kamu Harus Memilih Untuk Tidak MEMBENCI Seseorang

3.  Kamu Membuka Diri Untuk Dapat Mengenal Cinta dan Kasih Dari Sang Pencipta

gods-sunriseimage via : sysministriesinc.wordpress.com

Sering merasa dilukai, tersinggung ataupun konflik batin sejenisnya hanya menunjukkan bahwa ada ruang hati yang kosong di dalam dirimu. Di mana kekosongan itulah yang membuatmu selalu merasa tidak puas dengan orang-orang yang di sekitarmu ataupun peristiwa yang kamu hadapi. Dan akhirnya kamu seringkali merasa disakiti, padahal sesungguhnya itu sumbernya dari hatimu yang kosong. Kamu tidak bisa mengisi atau menyembuhkannya dengan sesuatu yang kamu sukai seperti hobi, pekerjaan, kesibukan aktivitas sehari-hari ataupun mencari seseorang yang kamu anggap bisa membantumu melupakan orang yang sebelumnya menyakiti hatimu.

Satu-satunya cara mengatasi ini, kamu harus membuka dan mendekatkan diri lebih lagi kepada Sang Maha Kuasa. Karena hanya di dalam Dialah kamu akan mendapatkan cinta dan kasih yang sejati yang bisa memuaskan setiap kekosongan hati kita. Kenalilah Dia sebagai Tuhan sumber cinta dan kasih, dengan demikian kamu pun akan menjadi pribadi yang mudah memberi kasih dan kedamaian kepada orang-orang yang ada di sekitarmu.

Kamu harus menyadari dan mengakui bahwa untuk bisa mengampuni serta menerima kesembuhan dari hati yang terluka adalah dengan mengenal lebih lagi akan cinta serta kasih dari Sang Pencipta.

4.  Kamu Mulai Membuka Diri Untuk Dimentor Oleh Orang-Orang yang Telah Terbukti Memiliki Kematangan Karakter yang Matang

Speed-Friendingimage via : speedfriendingevents.com

Mulailah membuka diri dan terbuka untuk dimentor oleh orang-orang yang memiliki kedewasaan karakter yang matang yaitu orang-orang yang berintegritas, bermoral, berakhlak mulia dan mempunyai pola hidup yang benar.

Karena jika kamu mencurahkan kekesalanmu ke orang yang ternyata suka membicarakan kejelekan orang lain maka alhasil pembicaraan yang dihasilkan akan berujung dengan bergosip ria. Dan tindakan kamu justru seperti sedang menumpuk ‘gunungan sampah konflik’ bersama lawan bicaramu itu. Jika kamu mau memiliki kondisi hati yang sehat, maka carilah orang yang memiliki kondisi hati yang sehat. Dan ciri orang yang memiliki kondisi hati yang sehat adalah orang yang selalu membawa energi positif : membicarakan hal-hal yang positif, membangun, memberi kedamaian, menginspirasi dan menilai segala sesuatunya dari sudut pandang kebenaran.

5.  Terima Koreksian Tentang Sikap Hati, Konsep Berpikir Maupun Dasar Keyakinan Yang Tidak Selaras Dengan Nilai Kebenaran Hidup

proofreadingimage via : www.pinterest.com

Buka diri untuk bisa terima berbagai koreksian, entah itu yang mengarah pada sikap hati, konsep pikir maupun filosofi hidupmu. Karena jika kamu terus menjalani kehidupan dengan sikap hati, konsep pikir, filosofi hidup yang salah maka kamu akan mendapati kehidupanmu yang selalu penuh dengan konflik batin. Mengapa ?? Hal itu dikarenakan segala ekspetasi atau harapanmu tidak pernah terpenuhi dan akhirnya membuat kamu menyalahkan kondisi serta orang yang ada di sekitarmu. Padahal ekspetasimu itu di dasari dari hal yang keliru dan tidak tepat.

Seringkali kita tidak bisa melihat area kekosongan atau kelemahan kita karena telah tertutupi dengan setiap kebencian dan amarah yang menyala dalam diri kita. Untuk itu, kita membutuhkan orang lain yang bisa melihat di mana letak kekosongan hati kita itu. Dan mulailah belajarlah untuk menerima setiap koreksian dari orang lain. Karena prinsip koreksian pastinya untuk membuat hal yang salah menjadi benar.

Mulailah selaraskan setiap dasar keyakinan hidupmu dengan prinsip kebenaran yang benar. Maka perlahan tapi pasti setiap konflik batin dalam dirimu akan mulai lenyap dan tergantikan dengan hati yang mengampuni dan damai sejahtera. Ingatlah kehidupan yang dipenuhi dengan sukacita dan kedamaian adalah jauh lebih indah dan menyenangkan dibanding terus hidup di dalam lingkaran kebencian.

 Penulis : Sherlynda Oktavia