Home / BERANI - BERTEKAD dan NIAT / Inspirasi / Tiga Cara Meredam Amarah

Tiga Cara Meredam Amarah

IndonesiaOne.org – Biasanya setiap manusia pernah diliputi rasa marah. Banyak penyebabnya, ada yang disebabkan oleh faktor eksternal dan juga faktor internal. Terlepas dari apapun penyebab dari kemarahan, pastinya seseorang tidak mau jika dirinya menjadi pribadi yang suka marah – marah. Karena kemarahan seseorang bisa menyebabkan suasana sekitar mengalami perubahan. Suasana yang damai akan tiba – tiba berubah “mencengkam” hanya gara – gara ada satu orang yang sedang marah. Normalnya, seseorang yang habis marah pasti akan sangat menyesal dengan apa yang dirinya lakukan dalam melampiaskan kemarahan. Karena gara – gara kemarahan kita, orang sekitar menjadi terluka hatinya. Atau yang lebih ekstrem benda – benda sekitar berterbangan sebagai wujud pelampiasan kemarahan.

Jadi daripada menjadi pribadi yang merugikan diri sendiri dan orang lain, alangkah baiknya kita bisa menjadi orang yang dapat mengendalikan kemarahan. Berikut adalah tips – tipsnya :

  1. Tarik napas dalam – dalam dan tenangkan diri

happy young businessman on spring field

Jika kita ingin marah cobalah untuk menarik napas sedalam – dalamnya dan jangan terburu – buru untuk mengatakan sesuatu keluar dari mulut. Karena biasanya jika kondisi hati sedang marah perkataan yang keluar dari mulut kita akan sangat menyakitkan. Jadi lebih baik tarik napas sedalam – dalamnya dan mengendalikan pikiran untuk dapat memilih kata – kata yang tepat dalam mengekspresikan ketidak setujuan atau pendapat kita. Ingatlah, kata – kata kasar yang keluar dari mulut kita biasanya akan membuat suasana semakin runyam dan masalah justru tidak kunjung selesai.

  1. Berfokuslah mencari solusi.

mencari solusi

Tanpa disadari , orang marah sebenarnya sudah terjebak dalam “ruangan gelap” yang tidak bisa melihat jalan keluar. Oleh karena itu berfokuslah pada pencarian solusi, sehingga pikiran kita tidak tertutup oleh “emosi kemarahan”.

  1. Cepat memberikan pengampunan.

Everything will be alright

Karena kekesalan hati biasanya emosi kita menjadi tidak stabil dan cepat marah. Namun yang perlu kita lakukan sebelum marah – marah adalah memberikan pengampunan terlebih dahulu dari dalam hati kita kepada orang yang bersalah. Sehingga “kemarahan” kita dapat tetap terkendali. Kita tidak menjadi seorang yang hanya sekedar marah tetapi dapat memberikan kata – kata yang membangun orang yang bersalah kepada kita. Biasanya kita lebih cenderung marah terlebih dahulu baru mengampuni. Ini adalah cara yang salah. Jadi jauh lebih baik jika kita mengampuni terlebih dahulu baru berkata – kata.

 

 

 

Check Also

KITA ADALAH GARUDA INDONESIA, BUKAN KAMPRET DAN CEBONG!!

SADARLAH NETIZEN!!! Politik di Indonesia selalu berkaitan dengan kepentingan. Jika para aktor politik telah mencapai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *