Connect with us

Hiburan

10 Kota Termahal dan Termurah di Indonesia

Indonesiaone.org – Indonesia memang terkenal dengan keragamannya. Di setiap kota selalu ada saja hal unik yang dapat kita jumpai, entah itu makanan khasnya, kerajinan tradisionalnya, tradisi budayanya, hingga perilaku masyarakatnya yang berbeda-beda.

Selain itu, setiap kota di Indonesia memiliki perbedaan tingkat biaya hidup. Ada yang biaya hidupnya sangat tingi, ada juga yang sangat rendah. Mari kita lihat 10 kota dengan biaya hidup termahal di Indonesia dan juga 10 kota dengan biaya hidup termurah :

Termurah dan Termahal #10

kota termahal termurah

Probolinggo yang berjarak 100 km dari Kota Surabaya ini menempati urutan ke-10 kota termurah di Indonesia. Hanya dengan Rp 3,2 juta sebuah keluarga dapat mencukupi kebutuhannya selama sebulan dan hidup dengan sangat layak.

Urutan ke-10 kota termahal ditempati oleh kota Makassar yang nilai IHK nya sebesar Rp. 5.774.957 per bulan. Hal ini disebabkan karena dari aspek pembangunan dan Infrastuktur , Makassar masuk kedalam golongan kota metropolitan di Indonesia, spesifiknya urutan kedua terbesar di luar pulau Jawa setelah kota Medan.

Termurah dan Termahal #9

9

 

Tidak banyak orang yang tahu tentang kota Metro yang berada di Lampung ini. Meskipun biaya hidup di kota ini dengan cukup murah yaitu Rp 3,1 juta sebulan, namun kota ini bukan kota kecil melainkan kota terpenting kedua di Provinsi Lampung.

Ibu Kota Provinsi Riau ini memiliki nilai IHK sebesar Rp. 5.808.376 tiap bulan. Kota Pekanbaru sedang berkembang pesat menjadi kota dagang yang multi-etnik, keberagaman ini menjadi modal sosial untuk dimanfaatkan bagi kesejahteraan masyarakatnya serta mencapai kepentingan bersama.

Termurah dan Termahal #8

8

 

Kota Singaraja ini berada di Bali dan termasuk kota dengan biaya hidup yang murah. Dengan Rp 3,1 juta perbulan kamu dapat hidup dengan layak di kota ini. Selain itu, kota ini kayadengan tempat wisata dan panorama yang indah.

Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia ini menurut BPS punya IHK sebesar Rp. 6.059.488, Seperti jakarta, kota Surabaya ini menjadi salah satu kota dengan pusat bisnis yang cukup berkembang, jadi hal yang wajar apabila biaya hidup di kota pahlawan ini tergolong cukup tinggi.

Termurah dan Termahal #7

7

 

Kota Kudus di Jawa Tengah ini terkenal sebagai kota penghasil rokok dan merupakan salah satu kota dengan biaya hidup termurah di Indonesia. Biaya hidup per bulan di Kudus sebesar Rp 3 juta rupiah.

Kota Madani yang menggunakan Syariat Islam ini memiliki komoditi pangan dan sandang yang banyak didatangkan dari luar Kota Banda Aceh, Untuk nilai IHK, Banda Aceh memiliki IHK sebesar Rp. 6.159.359 tiap bulannya, sehingga kota Banda Aceh ini tergolong dalam kota dengan biaya hidup yang tinggi.

Termurah dan Termahal #6

6

Banyuwangi memiliki julukan “The Sunrise of Java”. Biaya hidup di kota ini tergolong murah dengan sekitar Rp 3 juta per bulan. Rata-rata jumlah keluarga disini terdiri dari empat orang.

Kota dengan urutan nomor #6 termahal di Indonesia adalah Manokwari yang terletak di Papua Barat. Kota yang terkenal dengan sejuta pesona alamnya ini memiliki IHK sebesar Rp.6.269.296 per bulan.

Termurah dan Termahal #5

5

 

Meskipun termasuk salah satu kota yang cukup terkenal di Indonesia, namun biaya hidup di kota Yogyakarta sangatlah murah. Sama halnya dengan Purwokerto, kota ini memiliki banyak pilihan destinasi wisata. Di kota ini kamu akan menemukan banyak penjual makanan yang harganya sangat murah. Hanya dengan uang Rp 5000 rupiah kamu sudah bisa makan berat disini.

Kota Batam yang terletak di Provinsi Kepulauan Riau dan bersebelahan dengan Singapura ini, Nilai IHK-nya menyentuh angka Rp 6.307.136, angka ini memiliki selisih yang sedikit bila dibandingkan dengan Kota Depok.

Termurah dan Termahal #4

4

 

Kota Purwokerto adalah kota yang menjadi tujuan banyak traveller karena kekayaan alam wisatanya dan biaya hidup yang rendah. Hanya dengan Rp 1,5 juta kamu dapat hidup selama sebulan di kota ini.

Kota Depok memiliki nilai IHK  mencapai Rp 6.330.690, merupakan salah satu yang tertinggi di Indonesia.

Termurah dan Termahal #3

3

 

Kota Sibolga memilki banyak pantai dan keindahan alam lereng yang menghadap ke pegunungan Sumatera. Kota ini termasuk dalam kota termurah nomor ketiga dengan pengeluaran sebesar 1-1,5 juta per bulannya.

Siapa sangka kota Ternate adalah kota dengan biaya hidup termahal ketiga di Indonesia. Ibu kota dari Provinsi Maluku Utara ini mempunyai IHK sebesar Rp 6.427.357.

Termurah dan Termahal #2

2

 

Kota Cirebon merupakan salah satu kota dengan biaya hidup terendah di Indonesia. Kamu dapat dengan mudahnya menemukan nasi kucing seharga Rp 1500 di kota ini. Biaya hidup per bulan di kota ini sebesar 600-900 ribu. Namun, kota ini minim dengan perguruan tinggi sehingga banyak anak muda disana yang pergi merantau untuk berkuliah ke kota lain.

Kota Jayapura memiliki biaya hidup yang sangat mahal, karena selain transportasi disana yang langka, Jayapura tidak memproduksi bahan-bahan kebutuhan pokok sehingga bahan kebutuhan pokok didatangkan langsung dari pulau Jawa menggunakan pesawat. Harga minuman seperti es teh saja bisa mencapai Rp 12 ribu rupiah di kota ini. Begitu juga dengan sayuran yang mencapai Rp 10 ribu seikatnya. Biaya hidup di kota Jayapura mencapai Rp 4-7 juta per bulannya.

Termurah dan Termahal #1

1

 

Kota dengan biaya hidup termurah pertama di Indonesia jatuh kepada Kota Solo. Kota yang pernah dipimpin oleh Presiden Jokowi ini merupakan salah satu kota yang dikenal dengan tempat tujuan Wisata dan terkenal dengan biaya hidup yang sangat murah. Dengan modal Rp 7 ribu saja kamu bisa menikmati makanan lengkap seperti nasi, sayur dan gorengan. Transportasi di kota ini juga sangat murah, kamu dapat berpergian dengan bus Trans Solo atau bus umum dengan biaya Rp 3 ribu hingga Rp 15 ribu. Dengan biaya bulanan Rp 500 ribu hingga 700 ribu saja kamu sudah dapat hidup layak di kota ini.

Kota Jakarta dinobatkan sebagai kota dengan biaya hidup termahal di Indonesia. Hal ini disebabkan karena lahan yang sempit, ketersediaan lahan tanaman yang terbatas dan mahalnya transportasi yang menyebabkan harga di Jakarta serba mahal. Tempat tinggal di Jakarta seperti kontrakan dan kost saja kurang lebih sekitar Rp 1 juta hingga RP 1,7 juta di tempat tinggal yang strategis. Untuk dapat hidup dengan layak di kota ini kamu membutuhkan biaya sebesar Rp 4,5 – 8 juta rupiah per bulannya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hiburan

Selamat Hari Musik Nasional !

Tahukah kamu, bahwa tanggal 9 Maret adalah hari yang spesial bagi insan musik di Tanah Air, dimana Indonesia merayakan Hari Musik Nasional sebagai simbol apresiasi untuk para pekerja musik.

Penetapan hari musik Nasional ini juga bertepatan dengan hari lahir mendiang Wage Rudolf Supratman, pahlawan nasional yang menciptakan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

Adapun pemerintah menetapkan hari musik nasional adalah untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap musik nasional, sekaligus memotivasi pegiat musik Indonesia untuk meningkatkan prestasi pada tingkat nasional, regional, dan internasional.

Di tahun 2021 ini, pemerintah Indonesia melalui kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif mengusung program “Big Bang Indonesia” yaitu kepanjangan dari Bikin Gede Bangsa Indonesia untuk memperingati hari musik nasional, yang dapat disaksikan di kanal youtube BIGBANG INA di tanggal 9 Maret ini.

Continue Reading

Hiburan

7 Produk dalam Negeri yang ngetop di luar negeri

Produk dalam negeri seringkali kalah pamor dari produk luar negeri, dan selalu dianggap kalah kualitas dibandingkan produk luar.

Namun, banyak orang yang tidak tahu, bahwa ada berbagai produk buatan Indonesia yang sanggup bersaing dengan produk luar negeri, bahkan menjadi favorit di berbagai negara di dunia.

Tanpa berlama lagi, ini dia 7 diantaranya :

  1. Indomie

Siapa yang ga kenal dengan Indomie ? Mi instan produksi PT Indofood ini telah berdiri sejak 1972 dan telah menjadi pemasok mi instan ke sejumlah negara di 5 Benua, dan bahkan Pabrik Indomie juga bisa ditemui di Timur tengah dan Afrika.

Bahkan, Indomie seringkali menjadi salah satu mi instan favorit kesukaan orang luar mengalahkan mi instan lokal disana.

  1. Tolak Angin

Produk herbal andalan PT Sido muncul ini terkenal hingga mancanegara, dan telah terbukti dapat membantu meringankan gejala flu, masuk angin, hingga kelelahan pada tubuh.

Mulai diproduksi di tahun 1951, Tolak angin kini telah dijual di pasar Amerika Serikat, Australia, Afrika dan Eropa.

  1. Sepeda Polygon

Merk sepeda yang satu ini sering disangka sebagai buatan luar, namun sepeda ini adalah produk lokal buatan PT Insera Sena yang telah ada sejak tahun 1989.

Sepeda Polygon telah diekspor ke mancanegara yakni ke Eropa, Amerika, Australia, dan kawasan Asia.

Sepeda polygon juga menjadi pilihan bagi beberapa tim dunia, salah satunya UR Team yang setia menggunakan Polygon dalam berbagai kejuaraan dunia.

  1. GT Radial

Merk ban di bawah naungan PT Gajah Tunggal ini telah diekspor ke lebih dari 80 negara di dunia.

Memiliki lebih dari 100 cabang di seluruh dunia, kualitas ban GT Radial dikenal kuat, memiliki akselerasi yang baik, tidak bising, dan memiliki daya cengkram sempurna. 

  1. Kopiko

Permen kopi yang satu ini,punya reputasi yang sangat baik di dunia. Menjadi salah satu produk yang paling diminati di kawasan Asia Tenggara seperti Filipina, Vietnam, Malaysia, India, juga kawasan Afrika dan Timur tengah, hingga Amerika Serikat. 

Bahkan di Filipina, kopiko menjadi pemimpin pasar dengan menguasai pangsa pasar sebesar 46%

  1. Handuk Terry Palmer

Siapa yang menyangka bahwa handuk premium yang satu ini adalah produk lokal buatan PT Indah Jaya asal Tangerang ? Handuk Terry Palmer mulai melakukan ekspor sejak tahun 1998 dengan target negara yaitu Jepang, Amerika dan Eropa. Menjadi hal yang cukup unik, karena di saat perusahaan lain gulung tikar karena krisis moneter yang terjadi, PT Indah Jaya justru sedang gencar-gencarnya melakukan ekspor ke luar negeri.

Handuk terry palmer dikenal dengan kualitasnya yang sangat baik , tebal dan lembut. Handuk premium ini diterima dengan baik oleh masyarakat luas, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

  1. SIlver Queen

Cokelat dengan toping kacang mede yang pasti sudah tidak asing lagi bagi kita, yaitu Silver Queen. Cokelat ini diproduksi oleh PT Petra Food, yang telah memproduksi coklat sejak tahun 1950-an.

Perusahaan asal Garut ini, memindahkan pabriknya ke Bandung pada tahun 1955, karena adanya pesanan dalam jumlah banyak oleh presiden Soekarno untuk acara Konfrensi Asia Afrika (KAA). Konon, silver queen menjadi salah satu cokelat terenak yang pernah dicicipi oleh Presiden Soekarno, yang menjadi alasan beliau melakukan order dalam jumlah banyak saat perhelatan besar KAA.

Saat ini silver queen telah diekspor ke berbagai negara di Asia Tenggara dan menjadi salah satu cokelat favorit di pasaran.

Itu dia 7 produk lokal yang berkualitas dan mendunia. Mari cintai produk-produk dalam negeri!

 

Continue Reading

Hiburan

Film White Tiger : Kesenjangan sosial

Isu kesenjangan sosial selalu menjadi fenomena di berbagai negara. Topik yang satu ini memang menarik jika diangkat menjadi sebuah film, apalagi jika dikemas dengan cerita dan sudut pandang yang berbeda. Salah satu contoh nyata film yang sukses dengan isu kesenjangan sosial adalah film Parasite yang memenangkan Film terbaik Oscar 2020.

Film The White Tiger juga mengangkat isu kesenjangan sosial di negara India, yang dikemas dengan sangat baik dan menarik.

Bercerita tentang seorang pemuda bernama Balram Halwai (Adarsh Gourav) yang berasal dari sebuah desa yang miskin. Meskipun dari keluarga miskin, ia adalah seorang yang sangat cerdas dan berambisi untuk menjadi orang yang sukses.

Jalan menuju kesuksesan mulai terlihat saat Balram diterima bekerja menjadi supir salah satu anak tuan tanah di desanya. Melalui karakter Balram, kita sebagai penonton dibawa untuk menyelami kehidupan sehari-hari masyarakat di desa beserta segala kesenjangan sosial yang dikemas dengan sangat natural, terasa sangat relevan dengan kehidupan nyata.

Film ini mengeksprorasi karakter Balram yang digali dengan dalam, bagaimana seorang pemuda miskin dengan segala emosi dan pahit manis kehidupan yang ia hadapi. Aktor Adrash Gourav menjalankan perannya dengan sangat baik dan mampu membawa penonton masuk ke dalam dunianya.

 

Continue Reading

Trending!!