Connect with us

Kesehatan

12 Makanan Super untuk Penderita Diabetes

Indonesiaone.org – Diabetes adalah salah satu penyakit kronis yang banyak menyerang manusia modern terutama di perkotaan. Penyakit ini cukup menjengkelkan karena banyaknya pantangan makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes. Namun sebenarnya, ada banyak makanan yang sangat baik bagi penderita diabetes.

Berikut ini Indonesiaone merangkum 12 makanan super untuk penderita diabetes :

Dark Chocolate

Coklat Hitam

Coklat adalah makanan yang kaya akan kandungan nutrisi flavonoid yang mengurangi resistensi insulin, meningkatkan sensitivitas insulin, dan mengurangi kadar gula darah serta menurunkan nafsu makan. Tetapi tidak semua coklat baik untuk tubuh, terutama coklat campuran yang justru mengandung banyak gula dan susu.

Coklat yang baik dikonsumsi oleh penderita diabetes adalah dark chocolate atau coklat hitam. Dalam salah satu penelitian di tahun 2008 oleh University of Copenhagen, orang-orang yang mengkonsumsi coklat hitam pada umumnya merasakan penurunan nafsu makan terutama pada makanan manis, asin, dan makanan berlemak.

Flavonoid dalam coklat juga terbukti menurunkan risiko stroke, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi risiko risiko terkena serangan jantung sebanyak 2 %.

Brokoli

Brokoli

Brokoli adalah makanan super anti-diabetes. Sayuran bunga seperti brokoli, kale, dan kembang kol  mengandung senyawa sulforaphane yang memicu proses anti-inflamasi yang meningkatkan kontrol gula darah dan melindungi pebuluh darah dari kerusakan kardiovaskular yang seringkali diakibatkan oleh penyakit diabetes. (Penyakit jantung adalah penyebab utama kematian bagi penderita diabetes, sehingga perlindungan ini bisa menjadi penyelamat.)

Sulforaphane juga membantu aktivasi mekanisme detoksifikasi alami tubuh, menetralisir bahan kimia penyebab kanker yang berbahaya menjadi senyawa yang lebih ringan yang dapat dikeluarkan dengan mudah oleh tubuh.

Blueberry

BlueBerry

Blueberry adalah buah yang luar biasa bagi penderita diabetes.

Memiliki kandungan serat tidak larut (yang “membuang” lemak jahat dari sistem tubuh anda) dan serat larut (yang memperlambat proses pengosongan perut dan meningkatkan kontrol gula darah).

Dalam sebuah studi oleh USDA, konsumsi 2,5 cangkir jus blueberry per hari selama 12 minggu menurunkan kadar glukosa darah, menurunkan depresi, dan meningkatkan daya ingat. Para peneliti menyimpulkan semua ini berkat zat anthocyanin di dalam buah tersebut, yaitu bahan kimia alami yang menyusutkan sel-sel lemak dan merangsang pelepasan hormon adiponektin yang mengatur kadar glukosa darah.

Oatmeal

Oatmeal

Oatmeal kaya akan magnesium yang membantu penggunaan glukosa tubuh dan mensekresikan insulin dengan benar.

Sebuah percobaan selama 8 tahun menunjukkan penurunan 19% risiko diabetes tipe 2 pada wanita yang melakukan diet yang kaya akan magnesium. Sementara 31% penurunan risiko terkena diabetes bagi orang yang secara rutin mengkonsumsi biji-bijian.

Oatmeal penuh dengan serat, nutrisi dan antioksidan yang membantu pencernaan dan menstabilkan gula darah.

Ikan

Ikan

Ikan merupakan makanan yang sangat kaya akan protein.

Merupakan makanan yang tidak hanya enak, namun juga sangat bergizi dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Ikan juga kaya dengan omega-3 yang memiliki segudang manfaat bagi kesehatan seperti menurunkan kolesterol, membantu perkembangan fisik dan mental, dan meningkatkan penyerapan vitamin yang larut dalam lemak.

Mengkonsumsi ikan secara rutin dapat menurunkan risiko stroke sebanyak 3%. Dengan catatan, ikan diolah dengan cara dipanggang, dibakar atau dikukus saja. Ikan yang diolah dengan digoreng, justru sebaliknya menaikkan risiko terkena serangan stroke.

Minyak Zaitun

Minyak Zaitun

Konsumsi diet dengan minyak zaitun terbukti mengurangi risiko diabetes sebanyak 50 persen.

Selain itu, minyak zaitun juga meningkatkan rasa kenyang terbaik jika dibandingkan dengan mentega, minyak sayur, ataupun minyak babi.

Minyak Zaitun kaya akan nutrisi antioksiden yang melindungi sel dari kerusakan dan mencegah perkembangan penyakit jantung.

Bayam

Bayam

Bayam adalah salah satu sayuran hijau yang terbukti menurunkan risiko terkena diabetes.

Orang yang mengkonsumsi lebih dari satu porsi sehari bayam memangkas risiko terkena diabetes sebanyak 14 persen. Sayuran ini juga kaya dengan vitamin K dan mineral seperti magnesium, folat, fosfor, kalium, dan seng.

Meskipun bayam adalah makanan yang juga kaya akan kalsium, di dalam bayam terdapat nutrisi lain yang disebut asam oksalat yang mencegah penyerapan kalsium.  Tapi anda dapat menurunkan kadar asam oksalat dengan merebus bayam dengan air mendidih selama satu menit.

Ubi Jalar

Ubi Jalar

Dalam salah satu studi, para peneliti menemukan bahwa ubi jalar mengurangi tekanan HbA1c antara 0,30 sampai 0,57 persen dan glukosa darah 10 sampai 15 poin.

Ubi jalar juga mengandung anthocyanin dan antioksidan yang diyakini memiliki anti-inflamasi dan antivirus.

Kenari

Kenari

Kenari merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang dapat ditemui di hampir semua belahan dunia.

Makanan super yang satu ini mengandung asam lemak tak jenuh yang disebut asam alfa-linolenat yang telah terbukti dapat mengurangi peradangan pada tubuh. Kenari juga mengandung L-arginine, omega-3, serat, vitamin E dan fitokimia lain yang ditemukan pada jenis kacang-kacangan.

Kandungan kenari yang kaya akan antioksidan, antikanker, antivirus, dan sangat efektif menurunkan kolesterol membuatnya menjadi snack yang sangat cocok bagi anda yang ingin mengurangi dan bahkan membalikkan keadaan yang kronis akibat penyakit diabetes maupun jantung.

Kayu Manis

Kayu Manis

Rempah-rempah yang satu ini adalah salah satu makanan yang membantu mengurangi kadar gula darah. Dalam beberapa studi, menunjukkan bahwa orang yang mengkonumsi 1gram atau lebih kayu manis setiap harinya mengalami penurunan kadar gula darah sebanyak 30%.

Kayu manis juga bermanfaat dalam menurunkan triglycerin, Kolesterol LDL (Kolesterol jahat), dan Kolesterol total sebanyak 25%.

Alasan kayu manis memiliki segudang manfaat dikarenakan kandungannya yang kaya akan kromium, mineral yang meningkatkan efek dari insulin. Kayu manis juga kaya akan polifenol, antioksidan yang mengumpulkan semua radikal bebas di dalam darah dan melindungi anda dari peradangan pada sistem tubuh bagian bawah. Semua manfaat ini juga ikut menjaga tubuh anda terproteksi dari serangan diabetes dan jantung.

Sawi Hijau

Sawi Hijau

Sayuran hijau seperti Sawi hijau adalah sumber vitamin C yang sangat baik, yang membantu mengurangi cortisol  di dalam tubuh dan menurunkan peradangan di dalam tubuh.

Sawi hijau merupakan makanan yang kaya akan asam alfa-lipoic (ALA), nutrisi yang membantu tubuh mengatasi stress. ALA juga membantu mengurangi gula darah dan memperkuat syaraf yang rusak akibat neuropati diabetes.

Hanya saja, hati-hati dalam mengolah sawi hijau. Jangan sampai terlalu matang karena akan mengeluarkan bau sulfur yang kurang sedap. Kukus sawi hijau selama lima menit saja sudah cukup.

Kunyit

Kunyit

 

Kunyit mungkin telah menjadi makanan herbal yang telah berjasa menjaga kesehatan umat manusia selama ribuan tahun. Makanan tradisional India banyak mengandung beras dan nasi putih yang jika dicerna meningkatkan gula darah secara dramatis. Kari India yang terkenal selalu menjadikan kunyit sebagai bahan rempah-rempah utamanya, yang selain menambah lezat rasanya juga memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan.

Kurkumin adalah bahan aktif di dalam kunyit, yaitu senyawa yang mengatur metabolise lemak di dalam tubuh. Kurkumin bekerja langsung pada sel-sel lemak, sel pankreas, sel ginjal, dan sel-sel otot, meredakan peradangan dan memblokir aktivitas dari tumor jahat penyebab kanker.

Segudang manfaat dari kunyit ini membuatnya mampu membalikkan resistensi insulin, gula darah yang tinggi, dan kolesterol tinggi serta gejala lain yang terkait dengan obesitas.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Inspirasi

4 Tips Awali hari dengan lebih Bugar dan bertenaga

Survey membuktikan bahwa rutinitas di pagi hari memiliki pengaruh sangat besar bagi produktivitas dan bagaimana seseorang menjalani hari itu.

Rutinitas pagi yang tertata dan terencana dapat membuat kamu tetap bugar dan bertenaga sepanjang hari dan otomatis membuat harimu menjadi lebih produktif. 

Ini dia 4 tips mengawali pagi dengan bugar dan bertenaga :

1. Pasang alarm

Bagi kamu yang belum terbiasa bangun pagi, kamu bisa memasang alarm untuk membantumu bangun pagi dengan teratur. Tapi sebaiknya, kamu hanya memasang 1 alarm saja, dan gunakan musik yang menyenangkan agar kamu merasa segar dan tidak terganggu saat terbangun.

2. Membuat goal sederhana

Atmosfir matahari pagi yang cerah adalah momen paling pas untuk kamu merancangkan goal sederhana yang ingin kamu capai di pagi hari ini. Misalnya : menyapu teras, membuat resep sarapan sederhana, lari pagi 20 menit, dll.

Meskipun terlihat sederhana, tapi saat kita telah menyelesaikan goal sederhana di pagi itu, hal itu akan menstimulasi hormon dopamin di sitem otak kita. Membuat kita merasakan kepuasan setelah berhasil menyelesaikan tugas sederhana itu, dan memotivasi kita untuk produktif dalam tugas-tugas lain di hari itu.

3. Jauhi gadget

Sebaiknya pada pagi hari, berilah waktu bagi diri sendiri jauh dari gadget. Kita bisa menghabiskan waktu dengan berdoa, menenangkan diri, minum teh atau kopi, atau berolahraga pagi sehingga pikiran dan tubuh kita rileks.

4. Olahraga pagi

Berolahraga di pagi hari terbukti tidak hanya menyegarkan tubuh kita, tetapi juga mental dan emosi kita. Kita dapat melakukan olahraga ringan selama 30 menit, dan lakukan dengan teratur 3-6 kali seminggu untuk hasil yang maksimal.

Itulah 4 tips mengawali hari dari Indonesiaone, semoga bermanfaat.

Continue Reading

Kesehatan

Suka manis tapi takut diabetes ? Ini Solusinya !

Diabetes sering disebut “penyakit orang perkotaan” dan “the silent killer” karena sifatnya yang tidak disadari dan tanpa sadar merusak organ-organ tubuh penderitanya. Bahkan di Indonesia sendiri, Diabetes merupakan penyakit nomor 3 yang paling banyak memakan korban jiwa.

Eits, tapi jangan keburu takut dulu, karena ada kabar baiknya :

Diabetes dapat dicegah dan diatasi dengan pola makan dan pola hidup yang sehat.

Inilah 3 kunci mengatasi diabetes :

1. Pola Makan

Kunci pertama adalah miliki pola makan yang sehat dan seimbang. 

Jika tubuh kurang asupan makanan, maka akan rentan terkena sakit penyakit, begitu juga sebaliknya kalau kelebihan maka dalam tubuh kita akan menumpuk berbagai penyakit metabolisme tubuh, termasuk diabetes.

Orang Indonesia pada umumnya membutuhkan 2.500 Kalori  (Pria dewasa) dan 2.000 Kalori (wanita dewasa) setiap harinya, yang terbagi menjadi :

  • Porsi sarapan : 20 % total kalori. (400-500 kalori)
  • Porsi makan siang : 30% total kalori (600-700 kalori)
  • Porsi makan malam : 25 % total kalori (500-600 kalori)
  • Sisa kalori dapat anda penuhi melalui cemilan ringan ataupun buah-buahan di sela kegiatan anda.

Nah untuk mempermudah anda menghitung porsi makan anda, inilah dia tabel praktis dari Indonesiaone :

Porsi Makan sehari

Semakin tinggi aktivitas anda (kerja berat, aktivitas lapangan), maka kalori yang anda butuhkan semakin besar.

Tapi terkadang kita tidak selalu bisa menghitung setiap kalori yang kita makan, untungnya kita dapat dengan praktis menghitung porsi makan hanya menggunakan bantuan tangan saja :

  • Karbohidrat (nasi, mie, pasta, ubi, kentang, dll) : 1 tangkup tangan atau seukuran bola tenis.
  • Protein (ayam, daging, ikan, telur, tempe, dll) : sebesar telapak tangan (tanpa jari)
  • Lemak ( mentega, minyak, keju, selai kacang, dll) : sebesar 1 ruas Ibu jari
  • Serat ( buah-buahan dan sayuran) : satu genggam tangan atau 1 ukuran bola baseball.

Tips Praktis Porsi Makan

 

Makanan dengan lemak tinggi, gorengan, jeroan makanan bersantan, minuman bersoda, Kue , permen, sirup ,  adalah jenis makanan yang harus betul-betul anda hindari agar kadar gula dalam darah anda tetap tekontrol.

Ganti pemanis buatan dengan pemanis alami

Tapi saya suka banget makanan dan minuman yang manis-manis, gimana donk ??

Tenang saja,  bagi anda yang suka makanan manis, dapat mengganti konsumsi gula tebu (pemanis buatan) dengan pemanis alami seperti madu, kurma, atau daun stevia.

daun Stevia karena beberapa manfaatnya yaitu :

  • Nol Kalori – Berbeda dengan gula yang membuat asupan kalori anda meroket, Stevia sangat cocok bagi anda yang ingin menjaga berat badan atau mendapatkan berat badan ideal.
  • Kadar gula darah stabil : Stevia tidak berpengaruh terhadap kadar gula darah, dan bahkan meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin dan menurunkan kadar gula dalam darah sehingga stevia sangat aman untuk dikonsumsi bahkan oleh penyandang diabetes.
  • Menurunkan tekanan darah : Stevia juga memiliki manfaat untuk menurunkan tekanan darah.
  • Alami : berasal dari daun tanaman, merupakan pemanis alami.
  • Tidak mengubah kadar gizi : Stevia sebagai pemanis ataupun bumbu masakan, tidak merubah kadar gizi di dalam makanan atau minuman tersebut, sehingga kandungan vitamin dan mineral pada makanan dan minuman tersebut tetap terjaga.

Kabar baiknya, anda kini sudah bisa mendapatkan Stevia dengan mudah. Salah satunya lewat produk olahan bubuk yang dapat langsung diseduh layaknya meminum teh, dan dapat ditambahkan ke masakan sebagai bumbu pemanis.

Anda juga bisa membeli langsung bibit pohonnya untuk dapat ditanam di pekarangan rumah, karena tanaman yang satu ini sangat mudah perawatannya. Kapanpun anda butuh, tinggal petik deh di halaman. Lebih segar, natural dan tentunya menyehatkan.

Untuk pemesanannya, anda bisa langsung memesannya lewat instagram “onehomefarm” atau pemesanan lewat Whatsapp di 081919040408

2. Olahraga teratur.

Kunci kedua adalah miliki pola olahraga yang teratur.

Olahraga punya manfaat tinggi bagi tubuh, terutama memperlancar sirkulasi darah dan memperlancar sistem metabolisme tubuh. Banyak orang menyadari pentingnya berolahraga, tetapi kadang lupa bahwa manfaat dari berolahraga hanya dapat diperoleh jika dilakukan secara teratur.

Lakukanlah olahraga minimal 30 menit dengan frekuensi 3-6 kali dalam seminggu. Intensitas olahraga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan kita.

Jika anda tidak pernah atau jarang berolahraga, sebaiknya mulailah dari olahraga yang ringan seperti jalan cepat, jogging atau bersepeda agar tubuh anda tidak “kaget”, dan tambahkan porsi atau intensitasnya di kemudian hari, sesuai kebutuhan anda.

Jika anda adalah pekerja kantoran yang memiliki aktivitas duduk dalam waktu yang lama (5-8 jam sehari), sebaiknya anda melakukan perenggangan badan dan berjalan atau beraktivitas ringan di sela pekerjaan anda.

3. Tidur cukup.

Kunci ketiga adalah tidur dan istirahat yang cukup.

Setiap orang membutuhkan tidur dan beristirahat untuk memulihkan vitalitas tubuh setelah seharian beraktivitas.  Berikut ini kebutuhan secara lengkapnya yang dapat anda lihat :

  • Bayi baru lahir (0-3 bulan): 14-17 jam tidur per hari
  • Bayi (4-11 bulan): 12-15 jam tidur per hari
  • Batita (1-2 tahun): 11-14 jam tidur per hari
  • Usia pra-sekolah (3-5 tahun): 10-13 jam tidur per hari
  • Usia sekolah (6-13 tahun): 9-11 jam tidur per hari
  • Remaja (14-17 tahun): 8-10 jam per hari.
  • Dewasa muda (18-25 tahun): 7-9 jam tidur per hari
  • Dewasa (26-64 tahun): 7-9 jam tidur per hari
  • Dewasa lanjut usia (65 tahun ke atas): 7-8 jam tidur per hari

Selain itu hindari emosi dan pikiran negatif serta stress yang akan memproduksi hormon kortisol yang secara tidak langsung dapat meningkatkan gula darah dalam tubuh anda.

Kesimpulan

3 Kunci tersebut sangat mudah untuk diingat, tetapi butuh tekad dan komitmen untuk menjalankannya.

Kesehatan adalah hal yang tidak ternilai harganya, dan kita akan menikmati banyak manfaat bagi hidup kita saat memiliki tubuh yang sehat dan bugar.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi hidup anda. Sehat selalu.

 

 

 

 

 

Continue Reading

Kesehatan

Manis di lidah , merusak di dalam tubuh

Rasa manis adalah salah satu rasa favorit bagi kebanyakan manusia, karena sifatnya yang ringan dan mudah diterima di lidah. Apalagi rasa manis yang dimiliki oleh gula, yang juga menjadi sumber tenaga bagi manusia.

Tapi tahukah anda, akibat dari konsumsi gula yang berlebih berpotensi merusak tubuh dan menyebabkan diabetes (penyakit metabolisme tubuh, dimana kadar gula darah di dalam darah terlalu tinggi)

Diabetes sering dikenal sebagai penyakit silent killer, karena seringkali si penderita tidak menyadari bahwa ia telah mengidap penyakit ini, dan dampaknya baru diketahui saat sudah terjadi komplikasi pada organ-organ tubuhnya. Diabetes menjadi penyakit no.3 yang paling banyak menelan korban di Indonesia.

Penyakit ini umumnya menyerang orang dewasa yang hidup di perkotaan, yang notabene tubuhnya kurang berolahraga dan pola makannya tidak terjaga.

Cara terbaik untuk mengetahui apakah Anda terkena diabetes atau tidak adalah dengan melakukan tes gula darah. Namun, ada juga beberapa gejala yang bisa dicermati sebelum Anda melakukan tes gula darah:

  • Sering buang air kecil dan rasa haus yang berlebihan. Ginjal berfungsi untuk menyingkirkan semua glukosa ekstra dalam darah, dengan menyaring cairan darah lebih banyak. Hal ini yang akan membuat Anda sering ingin pipis pada malam hari. Sedangkan untuk gejala haus berlebihan, hal itu menunjukkan tubuh Anda sedang mencoba untuk mengganti cairan yang hilang tersebut.
  • Berat badan yang menurun. Kadar gula darah tinggi bisa menyebabkan penurunan berat badan yang cepat, misalnya lima hingga sepuluh kg selama dua atau tiga bulan. Tetapi ini bukan penurunan berat badan yang sehat. Mengapa bisa demikian? Karena hormon insulin tidak dapat memasukkan glukosa ke dalam sel untuk digunakan sebagai energi, maka tubuh mulai menggunakan protein dari otot sebagai sumber alternatif pembuatan energi. Ginjal juga bekerja keras untuk menghilangkan kelebihan gula, dan menyebabkan kehilangan kalori yang dapat membahayakan ginjal.
  • Rasa lapar berlebihan. Rasa lapar yang berlebihan merupakan tanda lain dari diabetes. Ini terjadi karena kadar gula darah yang tinggi namun tidak dapat masuk ke dalam sel untuk digunakan dalam proses metabolisme. Ketika kadar gula darah tidak dapat masuk ke dalam sel, tubuh berpikir belum memperoleh asupan makanan sehingga mengirim sinyal lapar untuk mendapatkan glukosa lebih banyak agar sel-sel dapat berfungsi.
  • Masalah kulit Kulit gatal, hasil dari kulit kering atau sirkulasi dari pembuluh darah yang buruk, dapat menjadi tanda peringatan diabetes. Contoh lain adalah acanthosis nigricans yakni penggelapan kulit di sekitar leher atau ketiak.
  • Penyembuhan luka yang lambat . Infeksi, luka, dan memar yang kunjung sembuh adalah tanda klasik lain dari diabetes. Hal ini biasanya terjadi karena pembuluh darah rusak oleh kadar glukosa yang berlebihan. Kondisi ini membuat darah sulit menjangkau daerah-daerah tubuh yang terluka. Selain itu, risiko infeksi pada luka meningkat akibat tingginya kadar gula di pembuluh darah.

Kadar gula dalam darah dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas, yaitu organ yang terletak di belakang lambung. Pada penderita diabetes, pankreas tidak mampu memproduksi insulin sesuai kebutuhan tubuh. Tanpa insulin, sel-sel tubuh tidak dapat menyerap dan mengolah glukosa menjadi energi.

Cara mengatasinya ?

Kabar baiknya, penyakit diabetes yang disebabkan oleh pola hidup dan pola makan, juga dapat diatasi dengan pola hidup yang sehat, diantaranya :

  • Pasien diabetes diharuskan untuk mengatur pola makan dengan memperbanyak konsumsi buah, sayur, protein dari biji-bijian, serta makanan rendah kalori dan lemak.
  • Mengganti asupan gula dengan pemanis yang lebih aman seperti sorbitol atau stevia.
  • Berolahraga secara rutin, setidaknya 10-30 menit tiap hari. Sebaiknya olahraga yang tidak terlalu berat seperti jalan cepat, atau jogging.
  • Kurangi secara drastis konsumsi minuman manis kemasan, kue manis, dan aneka olahan kue manis. Akan lebih baik lagi jika dapat berhenti total.
  • Konsumsi karbohidrat dan gula dalam porsi yang kecil. (mengurangi porsi nasi dan gula)
  • Kondumsi ikan setidaknya 2 kali dalam seminggu.
  • Mengurangi konsumsi daging merah
  • Menjaga berat badan ideal.
Continue Reading

Trending!!