Connect with us

Inspirasi

4 Tips Awali hari dengan lebih Bugar dan bertenaga

Survey membuktikan bahwa rutinitas di pagi hari memiliki pengaruh sangat besar bagi produktivitas dan bagaimana seseorang menjalani hari itu.

Rutinitas pagi yang tertata dan terencana dapat membuat kamu tetap bugar dan bertenaga sepanjang hari dan otomatis membuat harimu menjadi lebih produktif. 

Ini dia 4 tips mengawali pagi dengan bugar dan bertenaga :

1. Pasang alarm

Bagi kamu yang belum terbiasa bangun pagi, kamu bisa memasang alarm untuk membantumu bangun pagi dengan teratur. Tapi sebaiknya, kamu hanya memasang 1 alarm saja, dan gunakan musik yang menyenangkan agar kamu merasa segar dan tidak terganggu saat terbangun.

2. Membuat goal sederhana

Atmosfir matahari pagi yang cerah adalah momen paling pas untuk kamu merancangkan goal sederhana yang ingin kamu capai di pagi hari ini. Misalnya : menyapu teras, membuat resep sarapan sederhana, lari pagi 20 menit, dll.

Meskipun terlihat sederhana, tapi saat kita telah menyelesaikan goal sederhana di pagi itu, hal itu akan menstimulasi hormon dopamin di sitem otak kita. Membuat kita merasakan kepuasan setelah berhasil menyelesaikan tugas sederhana itu, dan memotivasi kita untuk produktif dalam tugas-tugas lain di hari itu.

3. Jauhi gadget

Sebaiknya pada pagi hari, berilah waktu bagi diri sendiri jauh dari gadget. Kita bisa menghabiskan waktu dengan berdoa, menenangkan diri, minum teh atau kopi, atau berolahraga pagi sehingga pikiran dan tubuh kita rileks.

4. Olahraga pagi

Berolahraga di pagi hari terbukti tidak hanya menyegarkan tubuh kita, tetapi juga mental dan emosi kita. Kita dapat melakukan olahraga ringan selama 30 menit, dan lakukan dengan teratur 3-6 kali seminggu untuk hasil yang maksimal.

Itulah 4 tips mengawali hari dari Indonesiaone, semoga bermanfaat.

Continue Reading
1 Comment

1 Comment

  1. Dinda Nurlita

    24/03/2021 at 10:55 am

    Dari artikel ini saya jadi tahu bahwa bosan itu karena adanya kegiatan yg terus berulang ulang dan pertemuan org org yang itu itu saja hingga kesannya membosankan jadi tidak ada hal yg baru dalam hidup maka dari itu untuk mengatasiny harus mencoba membuat goals, berolahraga, dan jauhi gadget

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Inspirasi

Inilah dia Pria Sejati!

Sosok seorang pria selalu identik dengan kepemimpinan dan sosok pribadi yang tangguh.

Mereka seringkali diharapkan untuk membawa harapan dan perubahan ke arah yang lebih baik bagi suatu lingkungan.

Tapi ironisnya, justru seringkali sosok pria juga yang menjadi perusak dan penghancur suatu kehidupan.

Ada banyak kehancuran rumah tangga dan kasus kriminalitas yang justru dilakukan oleh kaum Pria. Semua itu terjadi karena banyaknya pria yang belum menjadi seorang pria yang utuh.

Hal itu seringkali disebabkan oleh karena Absennya Figur seorang ayah/pria yang menjadi teladan dalam hidupnya, atau bahkan memberikan contoh yang buruk dengan sifat-sifatnya yang pemarah, tukang pukul, mabuk-mabukan, berjudi, dan main perempuan. Sayangnya, perilaku buruk tersebut biasanya menimbulkan efek pada anak lelaki yang kelak akan menjadi pria dewasa juga. Hal itu bagaikan rantaian sifat buruk yang terus berkesinambungan.

Karena itu, jika kamu adalah seorang pria yang masih menyimpan ganjalan terhadap figur seorang pria / ayah, maka tidak ada jalan lain selain melepaskan pengampunan dan berdamai dengan hal tersebut.

Dengan jalan tersebut, kamu akan bisa menerima dirimu sendiri dan terus berubah ke arah yang lebih baik menjadi seorang pria yang utuh.

Inilah beberapa karakteristik seorang pria yang utuh menurut Indonesiaone :

1. Penuh respek/hormat.

Seorang pria yang utuh akan selalu menaruh hormat/respek kepada siapapun. Mereka memandang dan memperlakukan wanita dengan penuh hormat sama seperti mereka memandang ibu/adik mereka. Mereka juga hormat kepada orang yang lebih tua, serta mengayomi orang-orang yang lebih muda dari mereka.

2. Bertanggung jawab.

Mereka tahu apa yang menjadi tanggung jawab mereka, serta dapat dipegang setiap omongannya. Mereka selalu berusaha menghadirkan rasa aman dan tentram kepada orang sekitar dan orang-orang yang mereka sayangi.

3. Rela berkorban.

Sikap yang satu ini adalah salah satu ciri dari seorang pria yang utuh. Jika seorang kanak-kanak seringkali masih egois dan memikirkan dirinya sendiri, seorang pria yang utuh akan dengan sukarela berkorban dan mendahulukan kepentingan orang lain dibandingkan dirinya sendiri.

4. Mengendalikan emosi.

Sebagai kaum yang relatif memiliki fisik lebih kuat dibandingkan kaum wanita, pria yang utuh tahu cara mengendalikan emosinya dan selalu dapat berpikir jernih dalam setiap keadaan.

Nah Sobat Indonesiaone, apakah kamu memiliki salah satu dari 4 karakteristik tersebut ?

Semakin banyak munculnya para pria yang utuh, pasti akan membawa perubahan bagi keluarganya, lingkungan sekitar, bahkan bagi banyak orang lainnya.

Dalam video-video berikutnya kami akan mencoba menjelaskan dengan lebih mendalam masing-masing dari karakter tersebut. Semoga video ini bermanfaat…

Continue Reading

Inspirasi

Uang dapat membeli segalanya

Uang adalah salah satu elemen penting dalam hidup manusia modern saat ini.

Semua orang membutuhkan uang dalam kehidupannya sehari-hari, untuk membeli bahan pangan, membeli pakaian, membayar iuran listrik, dan memenuhi kebutuhan harian lainnya. Begitu pentingnya uang bagi manusia modern, hingga muncul statemen ini :

“Uang bisa membeli semuanya, termasuk kebahagiaan.”

Pernyataan barusan memiliki dasar pemikiran, jika kamu bisa membeli barang-barang yang kamu suka, pergi ke tempat favoritmu, atau membayar jasa untuk kegiatan yang sangat kamu sukai, dan hal-hal itu membuatmu senang, artinya uang dapat membeli kebahagiaan.

Tapi benarkah seperti itu ?

Beberapa orang ahli yang mempelajari kesehatan mental manusia, menemukan kesimpulan bahwa uang hanyalah salah satu faktor/variabel kecil yang menentukan kebahagiaan seseorang. Mereka justru menemukan beberapa faktor lain yang menjadi faktor utama yang menentukan kebahagiaan seorang manusia, yaitu :

1. Tingkat rasa syukur.

Rasa syukur yang dimiliki seorang manusia memiliki korelasi positif dengan tingkat kebahagiaan yang ia miliki. Mereka juga menyimpulkan bahwa rasa syukur yang tinggi tidak dicapai lewat tingkat kekayaan seseorang, melainkan sudut pandang seseorang terhadap apa yang ia miliki dalam hidupnya.

2. Pengalaman hidup.

Orang yang memiliki tingkat kebahagiaan yang tinggi, memiliki banyak pengalaman yang berkesan dan berharga dalam hidupnya. Penelitian ini juga menyimpulkan, bahwa orang yang mengeluarkan uang untuk “membeli” pengalaman mendapatkan rasa kebahagiaan yang lebih tinggi dibandingkan membeli suatu barang.

3. Hubungan sosial.

Hubungan sosial dengan keluarga, teman dan rekan kerja memiliki korelasi yang tinggi dengan kebahagiaan seseorang. Mereka yang memiliki hubungan yang baik dengan orangtua dan keluarga memiliki rasa aman yang sangat tinggi dalam dirinya.

4. Keimanan seseorang.

Aspek spiritual memiliki hubungan yang sangat erat dengan kebahagiaan seseorang. Orang-orang yang memiliki hubungan yang baik dengan pencipta-Nya memiliki hati yang tentram dan damai. Para ahli menyimpulkan, bahwa mereka mendapatkan ketenangan dan kedamaian itu dari rasa bergantung kepada Tuhan sebagai pribadi/entitas yang lebih tinggi dan berkuasa daripada manusia, yang menghasilkan rasa tentram dan bahagia yang tidak dapat diganggu oleh hal apapun.

Beberapa hal barusan menggambarkan kepada kita bahwa rasa bahagia memang tidak dapat dibeli, karena rasa bahagia bukanlah berasal dari hal-hal yang eksternal, melainkan muncul dari dalam diri manusia.

Continue Reading

Inspirasi

Pikiran Positif MENENTUKAN masa depan kita

Pikiran Positif

Sadar ataupun tidak, seringkali emosi kita menjadi negatif akibat beratnya tekanan hidup yang ada. Kita menjadi lemah, kehilangan harapan dan bahkan enggan melanjutkan kehidupan.

Seandainya saja kita tahu cara keluar dari segala persoalan hidup yang ada, maka kita akan semakin antusias menatap masa depan yang gilang gemilang. Kabar baiknya, cara itu ternyata sangatlah mudah untuk dilakukan, dan tanpa biaya yang mahal.

Kita hanya perlu untuk melatih diri kita untuk mengeluarkan kata-kata yang positif dari mulut kita.

Hindari setiap umpatan, omelan, kekesalan atau kemarahan dan biasakan mulut kita untuk selalu bersyukur dan mengatakan

Hari ini selalu ada harapan, Tuhan itu ada. Tuhan masih terus bekerja menjadikan segala sesuatunya menjadi indah.”

Memang masalah tidak akan hilang dalam semalam seinstan yang kita kira. Tetapi hal itu perlu dilakukan dengan ketekunan. Semakin sering kita memperkatakan hal yang positif, secara sendirinya emosi kita akan menjadi positif.

Latihan ini harus kita lakukan setiap hari menjadi gaya hidup. Terlebih saat kita mengalami kejadian yang buruk atau pikiran kita sedang kacau. Setiap perkataan positif yang kita ucapkan akan menertibkan pikiran kita untuk kembali memikirkan hal-hal yang positif.

Sebagai akibatnya, setiap keputusan yang kita ambil akan menjadi solusi jitu terhadap permasalahan yang sedang terjadi.

Pernahkah kamu melihat seorang pianis bermain piano dengan mata tertutup atau seorang petenis yang dapat memukul bola yang sangat cepat ? Hal itu disebabkan karena pikiran manusia dapat “dilatih” memunculkan gaya reflek.

Semakin sering kita bertekun memperkatakan dan memikirkan hal-hal yang positif, “reflek” dalam hidup kita akan selalu positif, sehingga kalaupun ada situasi buruk menimpa kita, kita selalu menyingkapinya dengan positif dan dengan tenang mencari jalan keluarnya.

Percayalah, kenestapaan dan beratnya tekanan hidup yang ada “diizinkan” oleh Tuhan agar kita menjadi pribadi yang jauh lebih kuat, dan tentunya dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Jika ada orang yang bersalah kepada kita, maafkanlah orang tersebut. Sebaliknya, jangan sungkan untuk meminta maaf jika kita juga berbuat salah pada orang lain. Dengan cara itu kita dapat menjaga atmosfir hidup kita tetap positif dan bersukacita. Suatu saat, kita akan heran sendiri melihat bagaimana Tuhan membuat segala sesuatu dalam hidup kita berakhir dengan happy ending.

Jika kita belum happy, artinya belum ending, jika belum ending artinya Tuhan masih terus bekerja..

Jadi, sobat Indonesiaone, teruslah berharap dan jangan jemu-jemu memperkatakan dan memikirkan hal-hal yang positif. Awali setiap hari dengan doa, lewati setiap jam dengan ucapan syukur, dan akhirilah setiap hari dengan hati yang tenang, sebab kita tahu bahwa hari esok selalu ada harapan dan masa depan yang cemerlang.

 

Continue Reading

Trending!!