Connect with us

Hiburan

Selamat Hari Musik Nasional !

Tahukah kamu, bahwa tanggal 9 Maret adalah hari yang spesial bagi insan musik di Tanah Air, dimana Indonesia merayakan Hari Musik Nasional sebagai simbol apresiasi untuk para pekerja musik.

Penetapan hari musik Nasional ini juga bertepatan dengan hari lahir mendiang Wage Rudolf Supratman, pahlawan nasional yang menciptakan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

Adapun pemerintah menetapkan hari musik nasional adalah untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap musik nasional, sekaligus memotivasi pegiat musik Indonesia untuk meningkatkan prestasi pada tingkat nasional, regional, dan internasional.

Di tahun 2021 ini, pemerintah Indonesia melalui kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif mengusung program “Big Bang Indonesia” yaitu kepanjangan dari Bikin Gede Bangsa Indonesia untuk memperingati hari musik nasional, yang dapat disaksikan di kanal youtube BIGBANG INA di tanggal 9 Maret ini.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hiburan

7 Produk dalam Negeri yang ngetop di luar negeri

Produk dalam negeri seringkali kalah pamor dari produk luar negeri, dan selalu dianggap kalah kualitas dibandingkan produk luar.

Namun, banyak orang yang tidak tahu, bahwa ada berbagai produk buatan Indonesia yang sanggup bersaing dengan produk luar negeri, bahkan menjadi favorit di berbagai negara di dunia.

Tanpa berlama lagi, ini dia 7 diantaranya :

  1. Indomie

Siapa yang ga kenal dengan Indomie ? Mi instan produksi PT Indofood ini telah berdiri sejak 1972 dan telah menjadi pemasok mi instan ke sejumlah negara di 5 Benua, dan bahkan Pabrik Indomie juga bisa ditemui di Timur tengah dan Afrika.

Bahkan, Indomie seringkali menjadi salah satu mi instan favorit kesukaan orang luar mengalahkan mi instan lokal disana.

  1. Tolak Angin

Produk herbal andalan PT Sido muncul ini terkenal hingga mancanegara, dan telah terbukti dapat membantu meringankan gejala flu, masuk angin, hingga kelelahan pada tubuh.

Mulai diproduksi di tahun 1951, Tolak angin kini telah dijual di pasar Amerika Serikat, Australia, Afrika dan Eropa.

  1. Sepeda Polygon

Merk sepeda yang satu ini sering disangka sebagai buatan luar, namun sepeda ini adalah produk lokal buatan PT Insera Sena yang telah ada sejak tahun 1989.

Sepeda Polygon telah diekspor ke mancanegara yakni ke Eropa, Amerika, Australia, dan kawasan Asia.

Sepeda polygon juga menjadi pilihan bagi beberapa tim dunia, salah satunya UR Team yang setia menggunakan Polygon dalam berbagai kejuaraan dunia.

  1. GT Radial

Merk ban di bawah naungan PT Gajah Tunggal ini telah diekspor ke lebih dari 80 negara di dunia.

Memiliki lebih dari 100 cabang di seluruh dunia, kualitas ban GT Radial dikenal kuat, memiliki akselerasi yang baik, tidak bising, dan memiliki daya cengkram sempurna. 

  1. Kopiko

Permen kopi yang satu ini,punya reputasi yang sangat baik di dunia. Menjadi salah satu produk yang paling diminati di kawasan Asia Tenggara seperti Filipina, Vietnam, Malaysia, India, juga kawasan Afrika dan Timur tengah, hingga Amerika Serikat. 

Bahkan di Filipina, kopiko menjadi pemimpin pasar dengan menguasai pangsa pasar sebesar 46%

  1. Handuk Terry Palmer

Siapa yang menyangka bahwa handuk premium yang satu ini adalah produk lokal buatan PT Indah Jaya asal Tangerang ? Handuk Terry Palmer mulai melakukan ekspor sejak tahun 1998 dengan target negara yaitu Jepang, Amerika dan Eropa. Menjadi hal yang cukup unik, karena di saat perusahaan lain gulung tikar karena krisis moneter yang terjadi, PT Indah Jaya justru sedang gencar-gencarnya melakukan ekspor ke luar negeri.

Handuk terry palmer dikenal dengan kualitasnya yang sangat baik , tebal dan lembut. Handuk premium ini diterima dengan baik oleh masyarakat luas, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

  1. SIlver Queen

Cokelat dengan toping kacang mede yang pasti sudah tidak asing lagi bagi kita, yaitu Silver Queen. Cokelat ini diproduksi oleh PT Petra Food, yang telah memproduksi coklat sejak tahun 1950-an.

Perusahaan asal Garut ini, memindahkan pabriknya ke Bandung pada tahun 1955, karena adanya pesanan dalam jumlah banyak oleh presiden Soekarno untuk acara Konfrensi Asia Afrika (KAA). Konon, silver queen menjadi salah satu cokelat terenak yang pernah dicicipi oleh Presiden Soekarno, yang menjadi alasan beliau melakukan order dalam jumlah banyak saat perhelatan besar KAA.

Saat ini silver queen telah diekspor ke berbagai negara di Asia Tenggara dan menjadi salah satu cokelat favorit di pasaran.

Itu dia 7 produk lokal yang berkualitas dan mendunia. Mari cintai produk-produk dalam negeri!

 

Continue Reading

Hiburan

Film White Tiger : Kesenjangan sosial

Isu kesenjangan sosial selalu menjadi fenomena di berbagai negara. Topik yang satu ini memang menarik jika diangkat menjadi sebuah film, apalagi jika dikemas dengan cerita dan sudut pandang yang berbeda. Salah satu contoh nyata film yang sukses dengan isu kesenjangan sosial adalah film Parasite yang memenangkan Film terbaik Oscar 2020.

Film The White Tiger juga mengangkat isu kesenjangan sosial di negara India, yang dikemas dengan sangat baik dan menarik.

Bercerita tentang seorang pemuda bernama Balram Halwai (Adarsh Gourav) yang berasal dari sebuah desa yang miskin. Meskipun dari keluarga miskin, ia adalah seorang yang sangat cerdas dan berambisi untuk menjadi orang yang sukses.

Jalan menuju kesuksesan mulai terlihat saat Balram diterima bekerja menjadi supir salah satu anak tuan tanah di desanya. Melalui karakter Balram, kita sebagai penonton dibawa untuk menyelami kehidupan sehari-hari masyarakat di desa beserta segala kesenjangan sosial yang dikemas dengan sangat natural, terasa sangat relevan dengan kehidupan nyata.

Film ini mengeksprorasi karakter Balram yang digali dengan dalam, bagaimana seorang pemuda miskin dengan segala emosi dan pahit manis kehidupan yang ia hadapi. Aktor Adrash Gourav menjalankan perannya dengan sangat baik dan mampu membawa penonton masuk ke dalam dunianya.

 

Continue Reading

Hiburan

J-Hope BTS : Fans di Indonesia, jaga kesehatan ya…

BTS Kembali hadir di Indonesia pada momen acara Waktu Indonesia Belanja yang diselenggarakan oleh Tokopedia pada hari Senin (25/1).

Mewakili BTS, J-Hope menyampaikan harapan mereka untuk situasi yang segera membaik, dan harapan di tahun baru 2021 untuk Army di Indonesia.

“Kami sangat senang karena bisa berbagi momen seru kami bersama para fans Indonesia, semoga kalian memulai tahun baru dengan semangat baru. Kami berharap kalian bahagia di tahun baru ini,” ucap J-Hope.

“Tentunya jaga kesehatan ya, jangan sampai sakit,” tambahnya.

Sementara itu Suga mengungkapkan kesannya pada 2020 dan harapannya untuk 2021 untuk Army di Indonesia dan seluruh dunia.

“Situasi sekarang ini ya, sepertinya tahun 2020 berlalu begitu saja, semoga di tahun 2021 ini situasi dunia membaik, dan semua bisa menikmati performance [penampilan] kami,” kata Suga.

Selain J-Hope dan Suga, anggota BTS lain juga kompak melempar ucapan selamat tahun baru dalam bahasa Indonesia.

Aksi ini disambut dengan tawa oleh kedua pembawa acara, Jang Hansol dan Park Kyung-rim.

Dalam acara ini BTS membawakan lagu hits mereka Dynamite dengan gaya retro namun tetap kekinian.

Album BE merupakan album terbaru BTS yang dirilis pada 20 November lalu. Album ini terdiri dari delapan trek yakni Life Goes On, Blue & Grey, Telepathy, Dis-ease, Fly to My Room, Stay, Skit dan Dynamite.

 

Dynamite menjadi lagu terpopuler yang menduduki puncak Billboard Hot 100, lagu terpopuler AS selama 2 minggu berturut-turut, sekaligus membawa nama BTS masuk dalam nominasi Grammy Awards 2021.

Dalam kategori tersebut, Dynamite BTS akan bersaing dengan One Day (J Balvin, Dua Lipa, Bad Bunny & Tainy), Intentions (Justin Bieber ft. Quavo), Rain on Me (Lady Gaga, Ariana Grande), dan Exile (Taylor Swift ft. Bon Iver).

Continue Reading

Trending!!