Connect with us

Uncategorized

5 Jawaban Apakah Ciuman Sebelum Nikah Adalah Bukti Cinta

IndonesiaOne.org – Mencium pasangan seringkali menjadi simbol dari rasa sayang dan cinta. Dalam suatu pernikahan pun, mencium kening pasangan menjadi salah satu simbol dari rasa cinta yang kudus dan murni.

Berciuman juga sudah menjadi gaya berpacaran bagi anak muda di zaman sekarang. Rasanya kalau belum “cup cup” si dia, pacaran itu belum afdol dan sah menjadi pacar.

Pertanyaannya, apakah betul bahwa ciuman di luar pernikahan itu adalah bukti cinta ?

1. Setiap Wanita Mendambakan ‘True Love Kiss

Ciuman Bukti Cintaimage via : flowers-kid.com

Meski ada wanita yang malu mengakui bahwa ia menantikan ciuman sejati dari pria idamannya tapi hampir seluruh wanita mendambakan hal tersebut. Tetapi sayangnya pengertian dari konsep ‘true love kiss’ ini menjadi salah kaprah karena pengaruh kebudayaan asing yang dibawa melalui cerita dongeng, film dan lain sebagainya.

Coba saja kamu lihat film-film Barat, dimana seorang pria dan wanita yang baru bertemu beberapa menit yang lalu, lalu jatuh hati, dan kemudian berciuman. Betapa mudahnya seorang pria dan wanita melakukan hal itu dan menganggap bahwa hal itu adalah ungkapan sayang kepada lawan jenis.

Padahal konsep ‘the true love kiss’ atau ciuman yang sejati hanya akan bisa lahir saat dua insan yang saling mencintai dengan tulus dan suci dipersatukan di dalam pernikahan yang kudus. Dimana dua pribadi itu sama-sama mengucapkan janji nikah untuk menjalani kehidupan bersama hingga maut memisahkan mereka.

Setelah mengucapkan janji nikah dan mereka diperbolehkan untuk saling mencium satu sama lain. Di situlah ‘the true love kiss’ itu lahir karena kita telah menemukan pasangan hidup yang sesungguhnya.

Sebaliknya, jika kita melakukan ciuman dengan pacar di luar ikatan pernikahan sebetulnya hal itu menjerumuskan diri kita sendiri dalam kondisi yang menyulitkan.

Bagaimana jika hubungan ini harus berhenti di tengah jalan ?

Akankah juga akan memberikan apa yang kita punya entah itu hati, emosi, perasaan atau bahkan tubuh kita untuk aktivitas seksual seperti ciuman kepada pengganti yang baru ini ??

Pertanyaannya mau sampai kapan kita memberikan diri kita ke berbagai pria hanya untuk mendapatkan cinta sejati di hidup kita ??

Dan bagi pria, apakah dengan kita mencium pacar kita itu benar-benar bukti cinta kita kepada mereka ?? Ataukah hanya tempat pemuas hasrat yang dapat kita salurkan ?? Apabila kita bersikeras bahwa ciuman adalah bukti cinta kita. Jika kasusnya sama seperti di atas, mau berapa puluh wanita yang akan kita lecehkan harga diri dan kita hancurkan ketulusan hatinya karena mengatas-namakan bukti cinta kita kepada mereka ??

Permasalahannya kita belum mengetahui siapakah sebenarnya pasangan hidup kita yang sesungguhnya. Maka dari itu kita tidak bisa sembarangan memberikan ciuman kepada sembarang orang sampai kita menemukan pasangan hidup kita. Hal yang perlu kita lakukan sekarang adalah tidak melakukan ciuman sebelum masuk pernikahan. Karena hal inilah yang akan terus menjagai hubungan kita tetap suci dan langgeng hingga masuk ke dunia pernikahan.

Mari sebagai pria dan wanita kita mulai cek kembali cara kita menilai dan membangun hubungan dengan lawan jenis. Ikuti tuntunan hati nuranimu dan kembalilah ke jalan yang benar.

2. Pikiran Menjadi Cabul

Ciuman Bukti Cintaimage via : spicy.robadadonne.it

Saat kita sudah melakukan ciuman di luar ikatan pernikahan bersama pasangan maka secara otomatis momen itu akan terus terbayang di pikiran kita. Mungkin awalnya kita merasa momen itu adalah momen yang romantis dan manis untuk diingat kembali.

Namun sadarkah bahwa lambat laun momen itu akhirnya mulai menciptakan pikiran-pikiran ‘liar’ meski kita anggap imajinasi tersebut merupakan bentuk ungkapan cinta antara kita dengan pasangan.

Tapi mari kita bertanya kepada hati nurani kita, apakah betul cinta sejati itu akan selalu diartikan dengan tindakan seksual belaka ??? Jika iya, maka pertanyaan berikutnya apakah pasangan yang sudah lanjut usia yang tidak memungkinkan lagi untuk melakukan aktivitas seksual tidak bisa dikategorikan sebagai pasangan yang tidak lagi memiliki cinta sejati ??

Mungkin bagi sebagian dari kita bercumbu itu adalah hal yang biasa atau wajar. Tetapi tidak bisa dipungkiri dari percumbuan tersebutlah akhirnya membuat kedua sejoli saling mengimajinasikan pasangannya dengan ‘cabul’.

Arti Perzinahan/ Zinah/ Zina sendiri dalam kamus Bahasa Besar Indonesia adalah perbuatan bersanggama antara laki-laki dan perempuan yang tidak terikat oleh hubungan pernikahan (perkawinan).

Yang berarti memikirkan hal-hal yang cabul merupakan salah satu bentuk tindakan zinah yang kita lakukan di dalam hati dan pikiran kita.

“Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.”

Dan pada akhirnya membawa kita untuk melakukan tindakan seksual selanjutnya yaitu Masturbasi. Kita melakukan masturbasi atau onani dengan mengimajinasikan si pasangan sebagai lawan main kita. (Baca disini : Bolehkah Kita Masturbasi ?? )

Lalu yang menjadi pertanyaan sekarang apakah ini yang dinamakan bukti dari cinta sejati ?? Atau apakah sebenarnya ini adalah bukti bahwa ciuman di luar ikatan pernikahan merupakan perzinahan ??

“Siapa melakukan zinah tidak berakal budi; orang yang berbuat demikian merusak diri”

3. Merembet Ke Tindakan Seks Bebas

ciuman bukti cintaimage via : self.com

Tak bisa dipungkiri setelah kita melakukan ciuman pertama dengan pasangan di luar ikatan pernikahan. Akan selalu ada ciuman kedua, ketiga, keempat dan kesekian kalinya. Awalnya kita beralasan itu adalah bukti cinta tapi saat kita bercumbu berulang-ulang kali tanpa disadari nafsulah yang mengendalikan kita.

Biasanya di tahap ini kita akan melontarkan alasan yang membenarkan tindakan kita.

Step 1 : “Ya, kan cuma cium tangan. Ga masalah kali

Step 2 : “Cium pipi sama jidat, tanda sayang plus gemeslah. Normal kali..

Step 3 : “Cium bibir. Ah.. gak apa-apa deh. Lagian gue sama dia saling cinta kok. Ga ada yang ditutupin dari kita

Step 4 : “….. ????

Tahap keempat ini, biasanya tahap dimana pasangan sudah tidak bisa lagi mengontrol nafsu mereka dan akhirnya terjadi peristiwa yang tidak diinginkan. Saat melakukan aktivitas seksual itu, sebenarnya ada hormon-hormon seks yang keluar dari tubuh kita salah satunya hormon oxytocin atau sering disebut dengan hormon cinta. Hormon ini mampu mempengaruhi efek fisik dan psikologis wanita maupun pria.

Dalam kutipan seksualitas.net, hormon oxytocin atau Cuddling Hormone adalah hormon yang bertanggung jawab menciptakan emosional di antara pasangan. Hormon ini juga ditemukan di antara bayi dan ibu. Tetapi dalam urusan seksualitas, hormon ini terdapat di area hypothalamus dalam otak.

Saat pasangan yang telah melakukan tindakan aktivitas seksualitas sepeti ciuman. Bagi wanita akan mulai terjadi sebuah rangsangan yang memproduksi hormon oxytocin yang sangat banyak. Sementara pada pria yang mengalami ejakulasi, diketahui memiliki kadar hormon oxytocin tiga kali lipat banyaknya. Hasil penelitian terakhir menunjukan bahwa semakin banyak hormon oxytocin yang dihasilkan saat melakukan hubungan seksual maka akan semakin kuat orgasme yang dirasakan.

Jadi tak bisa dipungkiri saat kita bercumbu dengan pasangan akan membuat adanya hormon seks atau ransangan yang keluar. Biasanya di titik inilah para pasangan jatuh ke dalam pencobaan yakni berhubungan badan di luar ikatan pernikahan. Kita pun merasa ketagihan untuk melakukan kembali hubungan seks itu dengan pasangan. Dan pada akhirnya kita sudah mulai terbiasa serta menganggap normal untuk selalu melakukan aktivitas seksual yang satu ini jika sedang bertemu dengan pacar.

Lalu yang menjadi pertanyaan, apakah ini benar-benar bukti cinta ?? Jikalau memang cinta, apakah harus dibuktikan dengan tindakan seksualitas seperti ciuman, bersenggama hingga berhubungan badan ??

Jika jawabannya ini adalah bukti cinta, pertanyaan yang sama seperti artikel sebelumnya. Mau sampai berapa puluh wanita yang kita akan ‘nikmati’ agar mendapatkan pasangan cinta sejati kita ?? Dan sebaliknya, mau sampai berapa puluh pria yang akan ‘menggerayangi’ tubuhmu dan menikmati harga dirimu ??

Seorang pria yang sejati adalah pria yang bisa menghormati wanita dan mengerti dengan tepat bagaimana ia mengungkapkan cintanya tanpa harus ‘melecehkan’ si wanita. Karena sebagai pria, kitalah yang akan menjadi imam kepala rumah tangga nantinya. Sehingga pria harus dapat menjadi teladan dan contoh bagi si wanita. Begitupula sebaliknya kaum wanita, harus bisa dengan baik menjaga harga dirinya dan tidak mencobai para pria yang ada.

Karena ini yang harus kita semua ketahui, baik kaum pria maupun wanita adalah makhluk ciptaan Tuhan yang suci dan bermoral.

poin ke 4 dan 5 tidak kalah menghebohkan lho dari poin1-3… lanjut bacanya yuk di SINI

Ciuman Bukti Cinta Sejati 5 Jawaban Apakah Ciuman Sebelum Nikah Adalah Bukti Cinta (part 2)

Penulis : Sherlynda Oktavia

Continue Reading
2 Comments

2 Comments

  1. Kelvin Duha

    22/10/2020 at 6:16 pm

    Apakah akibat terlalu mencintai seseorang akan menimbulkan nafsu?

  2. Kelvin Duha

    22/10/2020 at 6:17 pm

    Apakah akibat terlalu mencintai seseorang adalah menimbulkan nafsu?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Umum dan Opini

SYARAT TERPENTING MELAMAR JADI PNS

IndonesiaOne.org – Tentunya menjadi pegawai negeri sipil bagi banyak orang telah menjadi cita – cita tersendiri. Orang rela melakukan apapun demi mengejar status PNS. Tapi selain gelar dan syarat administratif lainnya, ada lagi persyaratan yang terbilang sangat penting. Yaitu jujur, rajin, mendahulukan kepentingan orang lain, rela berkorban, dan profesional. Sebab keprofesionalan kerja tanpa etika dan norma yang benar pasti akan menyelewengkan jabatannya demi kepentingan sendiri. Tapi juga sebaliknya, jujur saja tapi tidak berkompeten maka hasil kerja tidak akan maksimal. Bangsa Indonesia hanya membutuhkan pegawai negeri sipil yang tidak merugikan bangsa dan negara, namun bertekad untuk membangun birokrasi yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia!

  1. Persyaratan umum
  • Warga Negara Indonesia
  • Berkelakuan Baik
  • Tidak Jadi Pengurus Partai Politik
  1. Persyaratan khusus
  • Berijazah magister/Master (S2), sarjana (S1), dan diploma (D3) sesuai formasi jabatan yang dipilih.
  • Lulusan S2 IPK minimal: 3,00 (tiga koma nol nol) dan 2,65 (dua koma enam lima) untuk lulusan s1
  • Nilai TOEFL 400 untuk S1 dan 500 untuk S2
  • Usia 18 – 30 tahun (S1), 32 (S2)
  1. Persyaratan terpenting
  • Jujur
  • Berintegritas
  • Rajin
  • Rela berkorban
  • Melayani masyarakat dengan maksimal
  1. Mengirimkan berkas berkas sebagai berikut
  • Formulir pendaftaran yang telah dicetak, daftar riwayat hidup, fotokopi ijazah dan transkrip nilai yang sudah dilegalisir (cap dan tanda tangan asli)
  • Fotokopi surat keterangan sehat dari dokter instansi kesehatan pemerintah
  • Surat penyataan yang disyaratkan pada persyaratan umum dan menyetujui ketentuan dan syarat seleksi CPNS, ditandatangani di atas materai Rp 6.000
  • Pas foto terbaru ukuran 3×4 berwarna berlatar belakang merah 3 lembar : 1 lembar foto ditempel di formluir pendaftaran dan 2 lembar lainnya ditulisi nama pelamar di bagian belakang foto.
  • Fotokopi sertifikat TOEFL dan KTP

Semua kelengkapan disusun rapi sesuai urutan dan dimasukan dalam map, lalu dimasukan kedalam amplop coklat. Di pojok kiri atas amplop ditempelkan nomor pendaftaran dan dikirimkan melalui pos.

  1. Tata dan Cara Pendaftaran
  • Pendaftaran melalui situs online masing – masing kementerian/CPNS Daerah yang sudah diumumkan
  • Mengisi formulir pendaftaran secara online dan mencetaknya lalu menandatanganinya dengan tinta hitam
  • Mengunggah foto terbaru berlatar merah, scan ijazah asli dan transkrip nilai

Continue Reading

IKRAR - Indonesia Berkarya

Perempuan ini Menyulap Limbah Kayu Menjadi Produk Kreatif

Jika bagi banyak orang, pembuangan adalah tempat terakhir untuk sampah, hal ini justru tidak dirasakan oleh Rachel dan Seto dari Umakayu. Dari tangan keduanya, lahirlah produk yang berasal dari sisa-sisa pengerjaan kayu furnitur.

Bekerja sebagai arsitek dan interior designer, Rachel Febrina kerap datang dan melihat pengerjaan produksi kayu di berbagai workshop. Dari sekian kali kunjungan, ada satu hal yang rasanya cukup mengganjal di hatinya. Tumpukan sisa hasil pengerjaan kayu. Teronggok dan hanya dibiarkan menumpuk menjadi sampah. Dalam benaknya, kumpulan sampah ini masih bisa menjadi hal lain yang berguna. “Rasanya sayang, nggak tega melihat kayu dibuang begitu aja,” ujar wanita kelahiran Jakarta, 8 Februari 1992 ini.

Pada akhir 2015, Rachel pun mendirikan Umakayu, sebuah brand yang berfokus untuk mendayagunakan sisa produksi kayu menjadi produk baru yang punya nilai lebih. Bersama rekannya, Seto Aji yang menangani produksi, berbagai produk seperti kalung, gelang, cincin, hingga home decor semisal tatakan gelaslampu, dan pun tercipta. Sementara Rachel lebih banyak berkutat dengan marketing dan desain produksinya.

rachel

Dengan desain yang apik. produk-produk buatan Umakayu pun terlihat cukup berkarakter. Dengan menggunakan material seperti kayu jati, mahoni, hingga pinus yang dikerjakan secara handmade, customer Umakayu biasanya adalah orang-orang yang menghargai seni kayu, penggemar aksesoris, hingga pengusaha bakery. Material yang ia dapatkan biasanya berasal dari sejumlah workshop yang sudah menjadi ‘langganannya’.

Namun mengembangkan bisnis yang berbasis sisa sampah ternyata juga ada hambatan tersendiri. Dan hal itu kerap kembali pada bahan baku produknya. “Kadang orang minta produk yang spesifik sama. Sulitnya di situ, karena kan bahannya dari sisa-sisa kayu yang mungkin berbeda,” ucapnya.

Ke depannya, Rachel berharap Umakayu bisa menjadi brand yang dikenal karena kearifan lokal, menghargai alam, dan minim sampah. “Kalau bisa sama sekali nggak membuat sampah, malah lebih bagus,” tutupnya.

Sumber : GNFI

Continue Reading

Uncategorized

Bosen Nge-Jomblo Terus ?? Nah Ini Dia Cara Untuk Kamu Bisa Mencari Pasangan Hidup Yang Tepat !!

IndonesiaOne.org – Banyak orang bertanya, gimana sih sebenarnya cari pasangan hidup yang tepat dan gimana membangun hubungan pacaran yang langgeng dengan pasangan tersebut ??

Nah untuk kamu bisa memiliki pasangan yang tepat dan hubungan yang langgeng, sebenarnya sederhana asal kamu bisa melewati beberapa fase-fase atau step kehidupanmu di bawah ini dengan baik. Berikut beberapa fase-fase yang harus kamu lalui untuk menemukan pasangan hidupmu yang tepat menurut IndonesiaOne.org :

1.  Kamu Harus Menemukan Tujuan Hidupmu yang Sesungguhnya

mencari pasangan hidup 1Sebelum kamu mendapatkan jodoh atau pasangan idamanmu yang tepat, fase awal yang harus dimasuki olehmu adalah kamu harus tahu terlebih dahulu mengerti dan mendapatkan apa yang menjadi tujuan hidupmu yang sesungguhnya atau tujuan Ilahi dalam dirimu.

Tanpa kamu mengetahui dan mengenali apa yang menjadi tujuan hidupmu maka percayalah hubungan yang kamu bangun nantinya juga tidak memiliki tujuan yang benar dan pasti. Dan pada akhirnya hidupmu berakhir hanya dengan rantai kehidupan yang biasa tanpa menyelesaikan tujuan hidupmu yang spesifik.

Kebanyakan perpisahan dalam sebuah hubungan terjadi diakibatkan kedua insan tidak mengetahui apa yang menjadi TUJUAN DARI HUBUNGAN yang sedang mereka bangun sesungguhnya, hanya berlandaskan sebatas suka sama suka. Padahal jika mereka mengetahui penyatuan hubungan antara pria dan wanita yang sesungguhnya itu sudah ditetapkan untuk memiliki tujuan yang mulia dari Yang Maha Kuasa.

Sudahkah kamu tahu apa yang menjadi tujuan

2.  Mulai Wujudkan Tujuan Hidupmu

mencari pasangan hidup 2Setelah kamu mengetahui apa yang sebenarnya menjadi tujuan hidupmu ada di bumi ini, maka dalam dirimu akan mulai muncul suatu kerinduan untuk bisa mewujudkan tujuan itu. Sudah pasti untuk merealisasikan tujuan itu, langkah awalnya adalah kamu harus menghidupi prinsip kebenaran dalam dirimu dengan cara mengikuti tuntunan hati nurani yang murni.

Dalam fase ini, kamu akan mendapati bagaimana seluruh fokus, waktu, tenaga dan keberadaan hidupmu sepenuhnya tercurah untuk mewujudkan setiap arahan dan perintah yang Tuhan taruh melalui hati nuranimu tersebut. Sehingga kamu tidak lagi mengejar sesuatu yang manusiawi atau fana belaka namun mulai fokus mewujudkan tujuan hidupmu yang sesungguhnya.

Mungkin kamu bertanya, “mengapa sangat penting untuk kita semua harus mengetahui tujuan hidup kita yang sesungguhnya ???“. Sebelum menjawab pertanyaan itu, coba kamu lihat benda-benda yang ada di sekitarmu sekarang atau mungkin smartphone/ komputer yang sedang kamu gunakan untuk membaca artikel ini. Nah benda-benda itu diciptakan selalu memiliki TUJUAN dan FUNGSInya. Terlebih kita sebagai manusia, pastinya punya tujuan yang mulia mengapa Tuhan menciptakan kita di masa sekarang ini.

Jika kamu sudah mengetahui apa yang menjadi tujuan hidupmu, maka kamu akan merasakan bagaimana menemukan pasangan hidup yang tepat dan membangun sebuah kelanggengan dari hubunganmu tersebut. Bahkan pasangan yang telah Tuhan siapkan itu, nantinya akan menjadi dinamo yang membuat kamu berjalan lebih kuat dan cepat dalam mengarungi perjalanan kehidupan ini.

3.  Akan Mulai Ada Gambaran Mengenai Sebuah Keluarga

mencari pasangan hidup 3

Sementara kamu terus berjalan dalam tujuan hidupmu itu dan terus berusaha untuk hidup dalam prinsip kebenaran. Maka Sang Pencipta akan mulai menanamkan suatu kerinduan dan angan-angan dalam hatimu tentang  keluarga yang didambakan. Dengan lembut dan sangat perlahan Tuhan akan mulai menyingkapkan melalui suara hati nuranimu yang murni mengenai sekelumit dari rencana Sang Pencipta bagi keluarga yang akan kamu bangun di masa depanmu nanti.

Tetapi jika kamu salah meresponi fase ini, maka kamu akan dengan TERBURU-BURU MENCARI PASANGAN dan melakukan segala cara untuk mengejar target dalam memiliki pasangan. Pada akhirnya kamu pun harus mengalami hal-hal yang menyakitkan akibat salah memilih pasangan. Andaikan saja kamu mau bersabar dan terus mengikuti waktu Tuhan, maka percayalah di waktu serta kondisi yang tepat Sang Pencipta itu akan mempertemukan kamu dengan pasangan hidupmu itu.

Maka dari itu, mulailah berfokus untuk menumbuhkan kematangan atau kedewasaan karakter dalam dirimu setiap harinya. Sehingga saat waktu pertemuan dengan jodohmu itu datang, kamu dan calonmu itu sudah berada dalam posisi seseorang yang memiliki mentalitas yang matang.

4.  Menyadari Kekurangan/ Keterbatasanmu

mencari pasangan hidup 4Kamu akan mulai menyadari kekurangan atau keterbatasan yang kamu miliki dalam menjalani tujuan hidupmu itu. Karena pada dasarnya tanpa adanya keberadaan seorang wanita yang mendampingi pria, maka pria tersebut akan menjadi seseorang yang ‘tidak sempurna’.

Sementara kamu terus berusaha merealisasikan tujuan hidupmu yang sesungguhnya, secara otomatis kamu akan terhisap dalam sebuah komunitas yang juga memiliki prinsip kebenaran hidup yang sama dengan dirimu. Ketika kamu mulai tergabung dengan komunitas tersebut, maka kamu akan merasa ada teman-teman lain yang sanggup memberikan support, inspirasi, penjagaan dan lain sebagainya kepadamu untuk melakukan sesuatu dengan lebih baik lagi secara bersama-sama.

Nah di dalam komunitas itulah, Tuhan akan mulai membawa dan mempertemukanmu dengan calon pasangan itu kepadamu.

5.  Mulai Menyadari Bahwa ‘Unsur Yang Hilang’ Dalam dirimu, Ternyata Ada Di Dalam Diri Calon Pasanganmu

mencari pasangan hidup 5Secara perlahan, kamu akan mulai dekat dengan seseorang yang istimewa. Ada sesuatu yang sangat menarik perhatianmu dari wanita tersebut, yang membuatmu merasa suka berada di dekatnya. Orang-orang mungkin menyebut hal itu sebagai ‘gejala awal’ jatuh cinta. Tetapi sebetulnya hal itu terjadi karena konsep jatuh cinta yang selama ini orang miliki terbentuk oleh film dan cerita-cerita percintaan yang ada, padahal keinginan untuk berdekatan itu hanyalah disebabkan karena kamu merasa ‘MENJADI LENGKAP’ pada saat bersama dengan orang itu.

Sampai pada titik ini, jika kamu tidak meresponi secara dewasa, kamu bisa terjebak dalam kasus-kasus percintaan yang membuatmu melepaskan nilai-nilai moral dan akhlak yang ada. Akhirnya tindakan amoral bahkan parahnya banyak yang terjebak dalam hal freesex. Yang seharusnya kamu lakukan pada fase ini adalah mulai belajar menjembatani kekurangan yang kamu miliki dengan kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh seseorang yang istimewa itu bagimu.

Dan sebelum kamu menyatakan cinta kepadanya, pastikan kamu menceritakan hal itu kepada orangtua dan pemimpin kerohanianmu, agar setiap keputusanmu tidak bersifat subjektif atau hanya menilai dari sudut pandangmu sendiri. Kita sangat membutuhkan tuntunan dan arahan, jangan merasa berlagak tahu dan akhirnya mengambil keputusan yang salah. Bukalah diri terhadap penilaian-penilaian orang lain, itu akan membantumu mempertajam setiap pengambilan keputusanmu ini.

Ingat memilih pasangan itu SALAH SATU ASPEK YANG SANGAT KRUSIAL, karena caramu memilih pasangan akan menentukan BAGAIMANA PERJALANAN KEHIDUPANMU SELANJUTNYA !!

Penulis : Sherlynda Oktavia

Continue Reading

Trending!!