Tips membeli Iphone Bekas

Awas Salah Beli! Ini 7 Tips Membeli iPhone Bekas

Bagikan Artikel ini :

Indonesiaone.org – Meskipun sudah banyak handphone android yang canggih dan murah, tapi iPhone tetap tidak tergantikan di hati sebagian orang. Fiturnya yang kece dan user friendly, kameranya yang sangat kekinian selalu menjadi daya tarik tersendiri dari iPhone.

Hanya saja, harganya yang relatif mahal, kadang membuat kita hanya bisa gigit jari mendambakan iPhone impian kita. Itulah mengapa banyak orang memilih opsi untuk membeli Hp iPhone bekas sebagai solusinya. Tapi, kamu harus extra hati-hati dalam membeli iPhone bekas, karena tampilan yang mulus saja tidak menjamin kalau kondisi iPhone tersebut masih oke dan terawat.

Baca Juga : Keunggulan Android dari iPhone

Nah, supaya kamu tetap untung dan tidak buntung, ini dia beberapa tips memilih iPhone bekas, :

1. Rekomendasi tipe iPhone (pilih jangan yang terlalu jadul).

Tips pertama, jangan pilih tipe iPhone yang sudah terlalu jadul, karena hanya dalam waktu sebentar saja handphone yang kamu beli pasti akan ketinggalan jaman, dan bahkan tidak bisa diupdate ke iOS terbaru.

iPhone second yang layak dipakai di 2022 setidaknya dapat diupdate softwarenya hingga iOS 13.4

Indonesiaone merekomendasikan tipe iPhone 6s sebagai pilihanmu, jika kamu ingin menggunakan iPhone second sebagai smartphone utamamu.

Di marketplace, iPhone 6s masih bisa kamu dapatkan di harga 1,8 jutaan (16GB) hingga 2,4 jutaan (128GB).

Baca juga : Realme vs Xiaomi, siapa unggul di 2022?

2. Beli iPhone yang Masih Garansi.

Jika kamu berniat membeli secara online, carilah iPhone yang masih bergaransi resmi. Biasanya memang harganya lebih mahal, tapi keamanannya terjamin.

Jika kamu mendapatkan barang yang sudah habis masa garansi, cari yang garansinya belum lama habis dan jangan yang sudah digunakan 2-3 tahun.

Harus kamu ketahui bahwa tidak ada istilah garansi internasional untuk iPhone, yang benar adalah garansi regional. Artinya iPhone hanya bisa klaim garansi di negara iPhone tersebut dikeluarkan. Untuk mengetahuinya, kamu bisa lihat di dus belakang kiri bawah. Contoh kode negara untuk iPhone:

Kode iPhoneNegara (Regional)
MY/AMalaysia
LL/AAmerika
X/AAustralia
ZP/ASingapura, Hong Kong
PA/AIndonesia

3. Cek kelengkapan dan tanya nomor IMEI.

Kalau kamu sudah ketemu tipe yang kamu incar, dan kamu sudah pastikan bergaransi, step ketiga yang perlu kamu perhatikan adalah cek kelengkapan produk :

  • Kelengkapan perangkat ( pastikan komplit dan masih original – karena harga perangkat original iPhone dengan “KW” nya sangatlah jauh berbeda)
  • Cek deskripsi produk (pastikan spesifikasi sesuai dengan produk yang ada)

Sebelum deal untuk membeli, mintalah nomor IMEI dari iPhone tersebut.

Kamu bisa melihat nomor IMEI di setting>general>about dan kamu bisa mengeceknya di website Apple. klik di sini.

Apa gunanya kamu tahu IMEI iPhone tersebut ? Agar kamu bisa mencocokannya dengan nomor yang tertera di dus, sehingga penjual nggak bisa bohong dan memberimu barang yang palsu.

tips beli iphone bekas 9

Pastikan kamu bertransaksi dengan sistem Cash on Delivery (COD), jangan bayar di muka, agar kamu terhindar dari penipuan.

Kamu juga harus paham perbedaan jenis iPhone, jangan sampai mendapatkan barang yang salah. Jangan sampai kamu diberi iPhone 6 padahal kamu membeli iPhone 6s.

Dari segi desain, perbedaan iPhone 6 dan 6s akan sangat sulit dibedakan. Desain fisik yang ada pada iPhone 6 dan iphone 6s sama-sama memiliki bentuk yang stylish dan berkelas.

Namun, perbedaan iPhone 6 dan 6s bisa dirasakan saat menggenggamnya. iPhone 6 hadir dengan ukuran 138.1 x 67 mm dengan ketebalan 9.7 mm dan berat 129 gram. Sementara iPhone 6s memiliki dimensi 138.3 x 67.1 dengan ketebalan 7,1 mm dan berat 143 gram.

Perbedaan iPhone 6 dan 6s dari tampilan luarnya bisa dilihat pada casing bagian belakangnya. Jika diperhatikan dengan seksama terdapat perbedaan tulisan di bagian belakangnya. Pada iphone 6 tertulis iPhone. Sementara pada iPhone 6s terdapat tulisan iPhone S dengan tambahan huruf s dengan kotak kecil.

Perbedaan iPhone 6 dan 6s lainnya terdapat pada varian warna yang diluncurkan. Pilihan warna iPhone 6 ada tiga, yakni Space Grey, silver dan gold. Sementara iPhone 6s hadir dengan warna space grey, silver, gold dan Rose gold.

4. Cek Kondisi saat Handphone sudah di tangan.

Ketika handphone sudah sampai di tanganmu, jangan buru-buru membayarnya. 

Jangan lupa untuk cek kondisi fisik iPhone secara teliti dan pastikan semuanya sesuai dengan deskripsi yang diberikan oleh penjual :

  • Cek jaringan selular dan internet, : masukkan SIM card dan cobalah test jaringan selulernya, lalu hubungkan ke jaringan WiFi. Kamu juga bisa cek konektivitas lain seperti Bluettoth dan GPS.
  • Periksa tombol Home, cek responsivitasnya dan pastikan masih empuk dan berjalan dengan baik tanpa ada sesuatu yang aneh. Pasalnya komponen yang satu ini terkenal cepat rusak.
  • Periksa tombol Power, pastikan masih dalam keadaan normal dan berfungsi maksimal.
  • Pastikan earphone berfungsi karena kelengkapan dan keaslian perangkat sangat penting untuk  meningkatkan harga jual jika di kemudian hari kamu ingin menjual handphonenya.
  • Cek charger dan kabel lighting berfungsi, pastikan berfungsi dan tidak longgar. Mengingat jenis USB yang digunakan khusus, bukan microUSB seperti yang ada dibanyak smartphone Android. Tentunya akan sangat merepotkan bila charge asli iPhone rusak, harga charge iPhone juga tergolong mahal untuk yang asli.
  • Cek jack audio, pastikan suara yang dihasilkan tidak tersendat-sendat.
  • Tes speaker dan earpiece, coba gunakan untuk mendengarkan musik atau melakukan panggilan telepon untuk memastikan suara tetap jernih dan tidak pecah. Jika suara terasa pecah, bisa jadi telah terkena air atau kerendam.
  • Cek kesehatan baterai, caranya buka menu Setting > General > Usage > Battery Usage.
  • Periksa responsivitas layar secara keseluruhan, pastikan fungsi layar sentuh (touchscreen) semua berjalan. Dari atas bawah, kanan kiri hingga sudut-sudut layar. Coba pula sensor rotasinya (Accelerometer), apakah berjalan dengan baik.
  • Cek ambient light sensor. Sensor ini akan meredupkan layar iPhone ketika berada di kegelapan. Cara mengeceknya, tutup bagian 1/3 layar atas dengan tangan atau alat bantu lain. Kemudian tekan tombol sleep dan hidupkan kembali dengan menekan tombol sleep (dengan keadaan 1/3 layar masih ditutup). Seharusnya layar akan lebih redup dari sebelumnya.
  • Cek kamera, coba kamu utak-atik kameranya dan ambil foto dengan Flash atau tanpa Flash serta lihat hasilnya.

5. Cek Kondisi software

Nah ini juga tidak kalah pentingnya, Cek iCloud dan reset di tempat.

Untuk mengecek iCloud masih aktif atau tidak, kamu bisa cek melalui Setting > iCloud dan pastikan sudah kosong. Begitu juga fitur Find My iPhone, fitur ini memungkinkan iPhone dapat dikendalikan dari jarak jauh. Jadi, pastikan untuk Find My iPhone dimatikan dan hapus account.

iPhone juga akan selalu meminta password di setiap aktivitas penting, seperti menginstal aplikasi dan lainnya. Jadi, langsung reset di tempat, masuk ke setting>iCloud>Find My iPhone dan matikan.

Kemudian hapus semua konten di Setting>General>Reset>Erase All Content and Setting.

6. Perhatikan iPhone SU dan iPhone FU

Sebagai informasi tambahan saat kamu beli iPhone bekas, kamu juga wajib mengetahui perbedaan dari istilah iPhone SU dan iPhone FU.

iPhone SU atau Software Unlock merupakan jenis iPhone yang sudah di-unlock menggunakan software dari sebelumnya yang hanya bisa menggunakan satu kartu provider saja.

Dengan proses unlock, kamu pada akhirnya bisa menggunakan kartu provider lain. Walaupun cara ini perlu jailbreak yang bakal mengubah fungsi iPhone itu sendiri.

Sementara iPhone FU atau Factory Unlock adalah jenis iPhone yang tidak dikunci dari pabrik, sehinga dapat menggunakan berbagai jenis kartu provider di seluruh dunia.

Maka dari itu, saat membeli iPhone bekas, pastikan kamu membeli iPhone dengan jenis FU atau Factory Unlock, untuk menghindari kecurangan dari si penjual.

Waspada barang refurbish

Ingat sekali lagi, bahwa tidak ada iPhone garansi internasional, melainkan garansi regional yang bisa diklaim di negara tempat iPhone tersebut dirilis.

Barang refurbish adalah produk yang dikembalikan konsumen karena punya kerusakan kecil. Pabrikan akan memperbaiki kerusakan dan menjualnya lagi dengan harga murah dan bergaransi resmi.

iPhone Refurbished yang dikeluarkan Apple terjamin keasliannya karena sudah tersertifikasi oleh Apple, meskipun merupakan barang bekas. Namun terkadang ada beberapa pihak selain Apple yang juga melakukan ‘refurbished‘ pada iPhone. Mereka biasanya merupakan pihak ketiga seperti distributor

Ciri-ciri barang refurbish abal-abal, biasanya penjual akan mengatakan bahwa iPhone tersebut

  • bergaransi internasional
  • harga sangat miring
  • beberapa komponen kecil yang hilang (seperti tulisan, dan detail-detail kecil lainnya)

Meskipun tidak semua handphone refurbish dari distributor memiliki kualitas yang buruk, tapi rata-rata produk iPhone tersebut nggak awet, sinyalnya lemah, bahkan tidak bisa di update versi iOS terbaru.

Karena itu pastikan, kamu membeli iPhone bekas dari sumber yang terpercaya, seperti dari penjual tangan pertama, atau melalui Apple Premium Reseller, seperti iBox.

7. Terakhir, Cek Ulang melalui Aplikasi

Aduh, ribet banget sihh.., udah cek sana-sini, harus cek ulang lagi pakai aplikasi..

Memang langkah terakhir ini lebih ribet dari yang sebelumnya, karena kamu harus memiliki laptop untuk cek ulang iPhone tersebut saat melakukan COD, tapi jika kamu ingin mendapatkan iPhone second dengan kualitas terbaik, kami sarankan kamu tetap melakukan langkah ini.

3uTools adalah aplikasi untuk cek iPhone bekas. Kamu hanya tinggal menghubungkan iPhone ke laptop dengan kabel lighting (usahakan original). Buka aplikasi 3uTools hingga iPhone kamu ditampilkan dan klik tombol View Verification Report.

Kamu akan diperlihatkan status iPhone tersebut, jika statusnya berwarna hijau artinya masih original, sementara jika status berwarna merah berarti sudah pernah dibongkar atau diganti.

Perhatikan juga Testing Score yang ada di bagian bawah. Jika Skornya antara 90 hingga 100, artinya kamu mendapatkan iPhone bekas dengan kondisi yang masih sangat baik.

Nah, kalau kamu sudah dengan teliti mengecek semuanya, mulai dari garansi, cek fisik, hingga software, kamu bisa langsung deal dan silahkan menikmati iPhone barumu…

Penulis : YS (KaGet – Komunitas Gadget)

GOD BLESS CELL — Jl.Moses Gatot Kaca No.1c
Wa/sms/tlf : 087734855333
God bless Cell (Google Map)

Menerima :
✓Tukar-tambah
✓Jual-beli hp baru/bekas
✓Service semua merk dan type hp

 

Bagikan Artikel ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *