Gajah Mada

Strategi Gajah Mada Menaklukan Bali

Bagikan Artikel ini :

Ave Neohistorian!

Kerajaan Majapahit menaklukkan Bali pada tahun 1343 M di bawah pimpinan Gajah Mada dengan akal cerdiknya yang menggunakan berbagai strategi hingga dapat menundukkan Bali dengan sukses.

Strategi pertama merupakan penggunaan tipu daya atau akal tipu muslihat. Gajah Mada mengalahkan Patih Ki Kebo Iwa menggunakan strategi tersebut dengan cara mengundang Patih Ki Kebo Iwa untuk pergi ke Pulau Jawa dengan alasan akan menikahkannya dengan gadis Jawa yang cantik. Gajah Mada meminta Patih Ki Kebo Iwa agar bersedia membuat sumur di tempat yang telah ditentukan. Namun itu hanyalah jebakan. Ki Kebo Iwa akhirnya ditemukan tewas tertimbun batu dan air kapur.

Strategi kedua yaitu menggunakan strategi militer, yang mana diluncurkan serangan darat darat secara frontal dan dibaginya pasukan menjadi empat armada tempur yang mendarat di empat wilayah Bali. Dua armada mendarat di bagian Utara Bali, dan dua armada lainnya mendarat dari arah Selatan. Tujuan awal penyerbuan ini adalah menundukkan Keraton Bali di daerah Bedahulu, tempat Raja Sri Asthasura Ratna Bhumi Banten beserta keluarganya tinggal. Strategi militer Gajah Mada yang memaksimalkan serangan dari segala penjuru untuk mengepung Bali agar tentara Bali tidak dapat berkutik berhasil digunakan. Dengan memakai strategi itu, seluruh Pulau Bali dapat ditaklukkan.

-Dhany Saputra
Editor: Berniko

Sumber:
Pangestika, Armadira E. Susanto, Henry. Imanita, Myristica. 2019. Penaklukan Bali oleh Kerajaan Majapahit Tahun 1343 M. Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah (PESAGI) FKIP Unila. 7:5, 10 – 11.

AveNeohistorian #majapahit #gajahmada #SejarahIndonesia 🇮🇩 #nusantara #baliisland🌴☀️🌊🌺

Bagikan Artikel ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *